Informasi
ini hanya untuk keperluan pemakaian di
luar/ topikal dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan
atau nasihat medis profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi
kesehatan.
Jangan pernah menelan minyak atsiri dan ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak Jojoba atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan konstitusi individu yang unik.
Sertifikat
halal: 15240067741220
Dokumen
ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS, Phitosanitary, CITES
[1]https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19115256/
[2]https://repository.unair.ac.id/59308/
[3]https://scholar.unand.ac.id/484642/
[4]https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/3/6/3675
[7]https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4507489/
[8]https://www.tamanhusadagrahafamili.com/5332
[9]http://scholar.unand.ac.id/484546/
[10]https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4290147/
[11]https://jtpc.ff.unmul.ac.id/index.php/jtpc/article/view/66/61
[14]https://www.sciencedirect.com/topics/pharmacology-toxicology-and-pharmaceutical-science/excavata
Minyak
atsiri Clausena excavate memiliki berbagai manfaat terapeutik seperti
antibakteri, antijamur, antioksidan, antiinflamasi, analgesic, larvaasida,
insektisida, penyembuhan luka, relaksasi, dan aromaterapi[6,9,10,11,12,13,14].
- Penelitian
menunjukan bahwa Clausena excavata memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan
jamur Candida albicans, yang merupakan penyebab umum infeksi kandidiasis.
Minyaknya menunjukkan adanya aktivitas anti bakteri.
- Minyak
atsiri dari daun dan ranting Clausena excavata telah terbukti efektif sebagai
larvasida alami terhadap larva nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang
merupakan vektor penyakit demam berdarah dan chikungunya.
- Minyak
Clausena excavate memiliki potensi sebagai agen penyembuh luka melalui efek
antiinflamasi dan antioksidan.
- Sifat
antiinflamasi dan analgesic memiliki potensi dalam meredakan peradangan dan
nyeri, sehingga dapat digunakan dalam terapi alami untuk masalah sendi, otot,
dan kulit.
- Aroma minyak klausena yang segar dan sedikit citrus dapat digunakan sebagai aromaterapi untuk mengurangi stress dan meningkatkan relaksasi[6,9,10,11,12,13,14].
CLAUSENA
OIL
Merk: DDistillers
INCI name: Clausena Excanvata (Leaf) Oil
Kategori Produk: Single essential oil, purity: 100%
HS Code: 33019090
CAS#: -
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Destilasi Uap
DESKRIPSI:
Minyak
atsiri Clausena excavata, dikenal sebagai minyak klausena, minyak kami
diperoleh dari hasil ekstraksi daun Clausena excavata melalui proses destilasi uap.
Minyak yang dihasilkan berupa cairan berwarna kuning dengan aroma khas dan
segar karena kandungan senyawa didalamnya. Minyak klausena memiliki berbagai
potensi bioaktivitas, dalam pengobatan tradisional, sifat antiinflamasinya membantu
dalam pengobatan luka dan infeksi kulit. Minyak atsiri Clausena excavata
memiliki potensi besar dalam industri farmasi, kosmetik, dan insektisida alami[1,2,3].
SEKILAS
BOTANICAL:
Clausena excavate
merupakan spesies tumbuhan dari famili Rutaceae yang tersebar luas di wilayah
Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tanaman ini umumnya ditemukan di hutan hujan
primer dan sekunder, tumbuh pada ketinggian hingga 1.500 meter di atas
permukaan laut. Habitat alaminya mencakup negara-negara seperti India, Myanmar,
Tiongkok selatan, Taiwan, Thailand selatan, Malaysia, Singapura, Filipina,
Indonesia, dan Brunei hingga Papua Nugini.
Secara
botani, Clausena excavata merupakan semak atau pohon kecil yang dapat mencapai
tinggi hingga 15 meter. Tanaman ini memiliki daun majemuk menyirip dengan 7
hingga 20 pasang anak daun yang tersusun berselang-seling. Anak daun berbentuk
lonjong hingga lanset dengan panjang antara 2 hingga 20 cm dan lebar 1 hingga 7
cm, serta memiliki pangkal yang asimetris. Bunga-bunganya kecil, berwarna
kuning pucat atau kehijauan, dan tersusun dalam malai sepanjang 10 hingga 45 cm
yang muncul di ujung ranting atau ketiak daun. Buahnya berbentuk elipsoid
halus, berukuran 0,8 hingga 2 cm, yang berubah warna dari hijau saat muda
menjadi putih atau merah muda saat matang, dan mengeluarkan aroma jeruk yang
asam saat dihancurkan.
Morfologi
Clausena excavata ditandai dengan percabangan yang banyak dan batang yang
tertutup oleh rambut halus. Daunnya mengeluarkan aroma kuat seperti resin,
jeruk nipis, dan ivy ketika diremas. Tanaman ini juga dikenal sebagai sumber
makanan bagi ulat kupu-kupu seperti Papilio palinurus dan Papilio demoleus
malayanus, serta buahnya kemungkinan dimakan oleh burung[4,5,6].
SEJARAH:
Clausena
excavata adalah spesies tumbuhan dari famili Rutaceae yang tersebar luas di
wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tanaman ini dikenal dengan berbagai
nama lokal, seperti "temurui" di Aceh, "pink lime-berry"
dalam bahasa Inggris, dan "假黄皮"
(jia huang pi) dalam bahasa Mandarin. Secara botani, Clausena excavata
merupakan semak atau pohon kecil yang dapat mencapai tinggi hingga 15 meter,
dengan daun majemuk menyirip yang mengeluarkan aroma khas saat diremas.
Bunga-bunganya kecil, berwarna kuning pucat atau kehijauan, dan tersusun dalam
malai yang muncul di ujung ranting atau ketiak daun. Buahnya berbentuk elipsoid
halus, berubah warna dari hijau saat muda menjadi putih atau merah muda saat
matang, dan mengeluarkan aroma jeruk yang asam saat dihancurkan.
Secara
historis, Clausena excavata telah dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan
masyarakat di wilayah distribusinya. Di Aceh, daun "temurui"
digunakan sebagai bumbu dalam masakan tradisional, memberikan aroma dan rasa
khas pada hidangan seperti gulai dan kari. Selain itu, tanaman ini juga
memiliki nilai dalam pengobatan tradisional. Beberapa spesies Clausena
diketahui memiliki potensi dalam pengobatan penyakit kulit dan gangguan
pernapasan.
Meskipun
penggunaan tradisional daun Clausena excavata telah terdokumentasi dengan baik,
informasi spesifik mengenai sejarah penggunaan minyak atsiri yang diekstraksi
dari tanaman ini masih terbatas. Namun, penelitian ilmiah modern telah mulai
mengeksplorasi potensi terapeutik ekstrak daun Clausena excavata, termasuk
aktivitas antioksidan dan penyembuhan luka, yang mendukung penggunaannya dalam
praktik pengobatan tradisional.
Secara keseluruhan, Clausena excavata memiliki peran penting dalam budaya kuliner dan pengobatan tradisional di berbagai komunitas Asia Tenggara dan Asia Selatan. Potensi terapeutiknya yang mulai terungkap melalui penelitian ilmiah modern membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang kesehatan dan farmasi[4,5,6,7,8].
VISIT OUR MARKETPLACE:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber
bahan: Daun |
| Penanaman | Daun
klausena dipanen secara konvensional dan ditanam berkelanjutan |
| Isi | Limonene, γ-terpinene, terpinolene, β-myrcene, 3-carene, and p-cymene |
| Organoleptik | Warna: Cairan
berwarna kuning pucat hingga kuning terang
Aroma: Khas |
| Solubility | Larut dalam alkohol dan minyak, tidak larut
dalam air |
| Level of note | Note: Middle Note, Excellent Fixative |
| Blend well | Minyak Cedarwood, Clove bud, Frankincense, Myrrh, Rosemary, Clary sage, Galbanum, Nutmeg, Cardamom, Geranium, Myrtle, Coconut, Olive, Jojoba |
| Aplikasi produk hilir | Aromatherapy, natural perfumery, toiletries, natural cosmetics, herbal pharmacy, body/skin care, dan lainnya |
| Umur Simpan | 5 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Simpan
minyak atsiri dalam botol amber (berwarna gelap). Jika kemasan yang digunakan adalah botol
aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol aluminium ke botol kaca gelap
amber. Simpan di tempat yang kering dan
jauhkan dari sinar matahari. |
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Kami
menyarankan Anda untuk mengambil tindakan pencegahan berikut: -
Minyak atsiri Clausena terkonsentrasi di alam sehingga disarankan untuk tidak
menggunakan minyak tanpa mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai. - Hindari penggunaan minyak atsiri Clausena pada area sensitif, mata, dan selaput lendir. - Ibu menyusui, anak-anak balita, dan wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak yang luar biasa ini. |



