Minyak Atsiri Agarwood
Bouya Viscous (Aetoxylon sympetalum) dari DDistillers sangat serbaguna dan
dapat diaplikasikan dalam berbagai formulasi aromaterapi, parfum alami, serta
produk perawatan kulit dan tubuh. Berikut adalah beberapa inspirasi formulasi
yang telah diuji secara empiris dan didukung literatur ilmiah:
1. Parfum
Roll-On “Sacred Oud Elixir”
Fungsi: Parfum pribadi spiritual dan grounding
Komposisi:
- 5 ml minyak pembawa (jojoba atau
fraksinasi kelapa)
- 3 tetes Agarwood Bouya Viscous Oil (Aetoxylon
sympetalum)
- 2 tetes Frankincense (Boswellia
carterii)
- 2 tetes Rose Otto (Rosa damascena)
Cara pakai: Aplikasikan di pergelangan tangan,
belakang telinga, atau area nadi sebelum meditasi atau doa.
Referensi: [7,2,8,11]
2. Campuran
Difuser Tidur Nyenyak “Oud Serenity”
Fungsi: Menenangkan sistem saraf dan meningkatkan
kualitas tidur
Komposisi:
- 3 tetes Agarwood Bouya Viscous Oil
- 3 tetes Lavender (Lavandula
angustifolia)
- 2 tetes Clary Sage (Salvia sclarea)
Cara pakai: Teteskan ke difuser sebelum tidur dan
nyalakan 30–60 menit sebelum waktu tidur.
Referensi: [8,9]
3. Salep Herbal
Kulit Sensitif “Healing Oud Balm”
Fungsi: Meredakan iritasi kulit, gatal, peradangan
ringan
Komposisi:
- 10 ml Virgin Coconut Oil (VCO)
- 3 tetes Agarwood Bouya Viscous Oil
- 2 tetes Tea Tree Oil (Melaleuca
alternifolia)
- 1 tetes German Chamomile (Matricaria
recutita)
Cara pakai: Oleskan tipis pada area kulit yang gatal,
merah, atau perih. Gunakan 2–3 kali sehari.
Referensi: [8,9]
4. Body Mist
Spiritual “Divine Oud Aura”
Fungsi: Penyegar tubuh dan energi spiritual
Komposisi:
- 50 ml air mawar
- 2 tetes Agarwood Bouya Viscous Oil
- 2 tetes Sandalwood (Santalum album)
- 1 tetes Patchouli (Pogostemon
cablin)
- 1 ml etanol 70% sebagai solubilisator
Cara pakai: Kocok sebelum digunakan. Semprotkan ke
tubuh atau ruangan untuk menciptakan suasana tenang dan damai.
Referensi: [7,8]
KEGUNAAN:
- Digunakan sebagai wewangian pribadi maupun
komunal untuk meditasi atau doa kelompok.
- Digunakan sebagai minyak dasar dalam pembuatan
attar, body mists, dan parfum.
- Digunakan sebagai bahan aromatik dalam
perlengkapan mandi dan kosmetik.
- Produsen minyak atsiri gaharu menyediakan
minyak dalam jumlah yang dibutuhkan dengan kemasan kedap udara dan transisi
yang aman di setiap bagian dunia untuk keperluan industri dan rumah tangga.
- Minyak memiliki sifat menghangatkan,
menyeimbangkan, memurnikan, dan unik yang menenangkan pikiran dan tubuh.
- Menghilangkan energi negative di sekitar
aura penggunanya.
- Memiliki banyak efek kuratif dan berguna
dalam aromaterapi.
- Berfungsi sebagai tonik alami untuk berbagai kondisi kesehatan seperti epilepsi, mual, diare, kanker, dan tumor.
- Mengurangi kemerahan, kekeringan,
kegelapan, bengkak, dan iritasi serta menyembuhkan luka, gatal, dan infeksi[2,7].
MANFAAT TERAPEUTIK:
Gaharu telah menjadi bagian dari berbagai
praktek pengobatan alternatif termasuk Ayurveda, Unani, Pengobatan Tradisional
Cina, Pengobatan Sufi, Tibet, Arab dan sistem pengobatan Asia Timur tertentu
lainnya sebagai pengobatan untuk kondisi psikologis, sirosis hati, dan untuk
berbagai masalah kulit. Kandungan kimia minyak gaharu buaya yang paling
menonjol adalah alpha eudesmol dan beta-eudesmol.
Sifat terapeutik yang memperhitungkan
manfaat penyembuhannya yang luar biasa adalah peremajaan, tonik, anti-rematik,
afrodisiak, diuretik, anti-stres, antimikroba, karminatif, anti-kejang,
anti-asma, anti-kanker, relaksan, analgesik, transformatif, pencernaan,
antioksidan, psikoaktif, detoksifikasi, diaphoretic (yg mengeluarkan keringat),
anti-depresan[3,8,9].
DISKLAIMER:
Informasi ini hanya untuk keperluan pemakaian di luar/ topikal dan tidak
dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan atau nasihat medis
profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi kesehatan.
Jangan pernah menelan minyak atsiri dan
ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak olive
atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik
dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri
pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika
Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda
sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan
konstitusi individu yang unik.
DAFTAR
REFERENSI ILMIAH
- UNS Journal – Kajian Biologi Gaharu
- Nusaroma –
Agarwood Bouya Product Page
- ScienceDirect –
Aquilaria malaccensis Profile
- UINSA Repository –
Pengobatan Tradisional Kayu India
- Agarwood Indonesia
– Sejarah Gaharu Indonesia
- ULM Digilib –
Gaharu Kalimantan
- Eden Botanicals – Agarwood Fine Oil
Profile
- China Agarwood
Research Institute – Essential Oil Therapeutic Use
- PubMed – Eudesmol Activity in Agarwood
- ResearchGate –
Populasi Gaharu Buaya di Kapuas
- LeSourceur – Black
Agarwood EO
- The Ferns –
Tropical Plants Info on Aetoxylon
Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen Ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS, Phitosanitary, CITES
AGARWOOD BOUYA VISCOUS OIL DDistillers – MINYAK GAHARU BUAYA VISCOUS
Metode Ekstraksi: Penyulingan uap (steam distillation)
DESKRIPSI
Minyak gaharu
buaya viscous (Agarwood Bouya Viscous Oil) DDistillers diperoleh dari distilasi
uap kayu Aetoxylon sympetalum, salah satu spesies gaharu endemik
Kalimantan. Proses alami terbentuk saat pohon diinokulasi jamur parasit seperti
Phialophora parasitica, menghasilkan oleoresin harum dan bernilai
tinggi. Minyak ini menjadi bahan dasar dari parfum mewah Arab yang dikenal
dengan sebutan Oud, dan secara global dipandang sebagai bahan aromatik
yang spiritual dan terapeutik [1][2][6].
SEKILAS
BOTANICAL
Gaharu berasal dari famili Thymelaeaceae,
Euphorbiaceae, dan Leguminoceae dengan genus Aqullaria sp., Aetoxylon sp.,
Enkleia sp., Gonystylus sp. Pohon ini merupakan endemic Pulau Kalimantan.
Gaharu umumnya ditemukan tumbuh di dataran habitat hutan primer
dan sekunder, dan tumbuh baik di sepanjang lereng bukit dan punggung bukit,
hingga ketinggian 750 m. Persebaran pohon ini meluas dari benua
India hingga Myanmar, Semenanjung Malaya dan Pulau Kalimantan, serta
Filipina. Pohon sumber minyak atsiri Gaharu kami berasal dari Kalimantan
yang dipanen dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan. Mereka
diinokulasi secara manual saat mereka mencapai usia 10 tahun; setelah diinfeksi
dibiarkan merambat selama 2 tahun, pohon dipanen untuk distilasi.
Aetoxylon sympetalum
merupakan pohon yang tumbuh setinggi sekitar 18 - 40 meter. Batangnya lurus,
terkadang dengan pangkal bergalur, dan diameter sekitar 30 - 60cm. Tanaman ini membutuhkan waktu minimal 10
tahun untuk tumbuh sepenuhnya. Kayunya adalah salah satu kayu paling berharga
di dunia. Minyak atsiri yang diperoleh dari pohon ini sangat harum dan paling
mahal. Berbagai spesies dapat tumbuh di Indonesia (Aceh, Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi, Papua, dan Sumbawa). Jenis & varietas, lokasi geografis, bagian
pohon, lamanya waktu infeksi (getah keluar saat batang terluka), dan metode
pemanenan serta pengolahan mempengaruhi kualitas aromatik minyak atsiri gaharu[3,10,12].
SEJARAH
Gaharu Indonesia sudah tercatat sejak era
Kerajaan Sriwijaya sebagai komoditas ekspor Minyak atsiri Black
Oud (Aetoxylon Sympetalum) merupakan varietas yang mirip dengan gaharu yang
merupakan bagian dari keluarga Ouds. Itu bersumber di Indonesia, di pulau
Kalimantan. Kayu dan minyaknya telah digunakan selama berabad-abad untuk
mengatasi masalah emosional, saraf dan psikologis, berkat kemampuannya untuk
menginduksi keadaan meditasi yang mendalam. Dalam sejarahnya ribuan tahun yang
lalu kerajaan Sriwijaya menjadi sejarah penting hadirnya gaharu di Indonesia.
Sriwijaya terkenal
sebagai pedagang rempah-rempah, camphor, cendana, gaharu, gading serta emas dan
perak, perdagangan ini berada di Barus. Suku Batak Porsea diketahui menjual
gaharu ke Arab dan Persia dengan menggunakan jalur sungai Asahan. Di Indonesia
ada beberapa penamaan lokal untuk gaharu, yang paling populer adalah Gaharu,
dalam bahasa lokal seperti Melayu menamai Karas atau Depu, dalam bahasa Batak
diberi nama Hau Halim, dalam bahasa Lampung disebut Kayu Alim, dalam bahasa
Minang diberi nama gaharu dengan Kayu Kareh.
Minyak Gaharu secara umum terkenal dengan
sebutan Oudh, Oud, Gaharu, Agar, Eaglewood, Aloeswood dan Agarwood.
Pohon ini diklaim berasal dari berbagai belahan dunia, termasuk India,
Malaysia, Cina Selatan, Laos, Myanmar, Thailand, Indonesia, Filipina, dan
Kamboja.
Minyak atsiri gaharu telah menjadi kebiasaan budaya dan agama yang sangat penting sejak zaman kuno di berbagai peradaban. Dupa dan parfum yang terbuat dari minyak gaharu sangat dihargai untuk tujuan spiritual, mewah, dan afrodisiak. Referensi ditemukan dalam teks Hindu, Islam, Kristen, dan Budha. Penggunaan gaharu secara spiritual keagamaan digunakan dalam pengobatan[4,5,6,11].
KUNJUNGI MARKETPLACE KAMI:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Inti kayu / gubal Asal Minyak: Kalimantan/Borneo dan Papua |
| Penanaman | Dipanen
secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Alpha-eudesmol, Beta-eudesmol |
| Organoleptik | Warna: Cairan kental kuning cerah hingga kecoklatan
Aroma: Kayu aromatik, manis, hangat |
| Solubility | Larut
dalam alcohol dan minyak, tidak larut dalam air |
| Level of note | Base Note, Excellent Fixative |
| Blend well | Jasmine,
Rose, Carnation, Geranium, Cedarwood, Amyris, Sandalwood, Patchouli |
| Aplikasi produk hilir | Dupa, attar, body mists, parfum natural,
perlengkapan mandi, kosmetik natural, tonik alami berbagai kondisi kesehatan. |
| Umur Simpan | 5
years |
| Instruksi penyimpanan | Simpan minyak atsiri dalam botol amber (berwarna
gelap). Jika kemasan yang digunakan
adalah botol aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol aluminium ke
botol kaca gelap amber. Simpan di tempat
yang kering dan jauhkan dari sinar matahari. Simpan pada suhu ruangan normal
(sekitar 20–25°C). Jika minyak terlalu kental, Anda bisa memanaskannya perlahan
menggunakan metode water bath (air hangat, sekitar 40°C) untuk
mengencerkan tanpa merusak kualitas minyak. |
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Kami menyarankan Anda untuk mengambil
tindakan pencegahan berikut: - Minyak atsiri Agarwood terkonsentrasi
di alam sehingga disarankan untuk tidak menggunakan minyak tanpa
mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai. - Hindari penggunaan minyak atsiri Agarwood
pada area sensitif, mata, dan selaput lendir.
- Ibu menyusui, anak-anak balita, dan
wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan
minyak yang luar biasa ini. |




