Minyak Atsiri Agarwood
Malino dari DDistillers sangat serbaguna dan dapat diaplikasikan dalam
berbagai formulasi aromaterapi, parfum alami, serta produk perawatan kulit dan
tubuh. Berikut adalah beberapa inspirasi formulasi yang telah diuji secara
empiris dan didukung literatur ilmiah:
1. Campuran
Difuser “Malino Serenity”
Fungsi: Menenangkan saraf dan pikiran
Komposisi:
- 3 tetes Agarwood Malino Oil
- 2 tetes Lavender
- 2 tetes Marjoram
2. Roll-On
“Royal Oud Touch”
Fungsi: Parfum spiritual untuk meditasi
Komposisi:
- 5 ml jojoba oil
- 2 tetes Agarwood Malino Oil
- 2 tetes Rose Absolute
·
1
tetes Sandalwood
3. Salep
“Sacred Skin Balm”
Fungsi: Redakan iritasi kulit ringan
Komposisi:
- 10 ml VCO
- 2 tetes Agarwood Malino Oil
- 2 tetes Chamomile Blue
- 1 tetes Tea Tree
4. Body Mist
“Mystic Oud Aura”
Fungsi: Menyegarkan & meningkatkan energi spiritual
Komposisi:
- 50 ml air mawar
- 2 tetes Agarwood Malino Oil
- 1 tetes Patchouli
- 1 tetes Frankincense
- 1 ml etanol 70%
DISKLAIMER:
Informasi ini hanya untuk keperluan pemakaian di luar/ topikal dan tidak
dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan atau nasihat medis
profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi kesehatan.
Jangan pernah menelan minyak atsiri dan ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak olive atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan konstitusi individu yang unik.
Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen
Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk
ekspor spesies dilindungi)
KEGUNAAN:
- Digunakan sebagai wewangian pribadi maupun
komunal untuk meditasi atau doa kelompok.
- Digunakan sebagai minyak dasar dalam
pembuatan attar, body mists, dan parfum.
- Digunakan sebagai bahan aromatik dalam
perlengkapan mandi dan kosmetik.
- Produsen minyak atsiri gaharu menyediakan
minyak dalam jumlah yang dibutuhkan dengan kemasan kedap udara dan transisi
yang aman di setiap bagian dunia untuk keperluan industri dan rumah tangga.
- Minyak memiliki sifat menghangatkan,
menyeimbangkan, memurnikan, dan unik yang menenangkan pikiran dan tubuh.
- Menghilangkan energi negative di sekitar
aura penggunanya.
- Memiliki banyak efek kuratif dan berguna
dalam aromaterapi.
- Berfungsi sebagai tonik alami untuk berbagai kondisi kesehatan seperti epilepsi, mual, diare, kanker, dan tumor.
- Mengurangi kemerahan, kekeringan, kegelapan, bengkak, dan iritasi serta menyembuhkan luka, gatal, dan infeksi[2,7].
Daftar Referensi Ilmiah
- Jurnal UNS: Kandungan kimia
& distilasi gaharu
- NatureInBottle:
Agarwood Essential Oil Profil
- ScienceDirect:
Aquilaria malaccensis – Topik Kimia dan Botani
- Jurnal
UINSA: Sejarah pengobatan kayu India (gaharu)
- AgarwoodIndonesia.com:
Sejarah Perdagangan Gaharu di Nusantara
- Digilib
ULM: Ekologi & Inokulasi Gaharu
- Eden Botanicals: Agarwood Fine
Grade
- Chinese
Academy of Sciences – Profil Fitokimia Gaharu
- PubMed: Review Terapi Gaharu
MANFAAT TERAPEUTIK:
Gaharu telah menjadi bagian dari berbagai
praktek pengobatan alternatif termasuk Ayurveda, Unani, Pengobatan Tradisional
Cina, Pengobatan Sufi, Tibet, Arab dan sistem pengobatan Asia Timur tertentu
lainnya sebagai pengobatan untuk kondisi psikologis, sirosis hati, dan untuk
berbagai masalah kulit.
Kandungan kimia minyak gaharu yang paling menonjol adalah agarol (sesquiterpene), aquillochin (couinarinolignan), α- agarofurans, β- agarofurans, agarospirol, jinkohol, jinkohol-eremol, selinene, iso- dihydroagarofuran, kusenol, dan dihydroagarofuran.
Sifat terapeutik yang memperhitungkan manfaat penyembuhannya yang luar biasa adalah peremajaan, tonik, anti-rematik, afrodisiak, diuretik, anti-stres, antimikroba, karminatif, anti-kejang, anti-asma, anti-kanker, relaksan, analgesik, transformatif, pencernaan, antioksidan, psikoaktif, detoksifikasi, diaphoretic (yg mengeluarkan keringat), anti-depresan[3,8,9].
Agarwood Malino Oil – DDistillers
INCI name: Aquilaria malaccensis (Agarwood Malino) Wood Oil
Kategori Produk: Minyak atsiri tunggal (100% murni)
Metode ekstraksi: Distilasi uap dari kayu inti (gubal)
Asal bahan: Malino, Sulawesi Selatan – ditanam dan dipanen secara
berkelanjutan
Kelompok aroma: Base note, excellent fixative
CAS#: 94350-09-1 ; 958663-49-5
HS Code: 33012990
Kemasan: 1 ml, 2 ml, 3 ml, 6 ml, 12 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 0,5 KG, 1
KG, 2 KG, 5 KG, 10 KG
Deskripsi Produk & Proses Produksi
Agarwood Malino
Oil DDistillers adalah
minyak atsiri premium yang diperoleh dari proses distilasi uap kayu Aquilaria
malaccensis yang telah membentuk resin aromatik secara alami. Pohon ini
dikembangkan di kawasan hutan tropis Sulawesi Selatan, di bawah sistem budidaya
berkelanjutan dan ramah lingkungan, melalui metode inokulasi manual.
Inokulasi ini
dilakukan saat pohon berusia ±10 tahun, yang kemudian memicu pohon untuk
menghasilkan resin sebagai respons terhadap infeksi mikroorganisme (seperti Fusarium
dan Phialophora). Setelah masa pembentukan resin selama 1,5–2 tahun,
pohon dipanen untuk disuling. Resin yang terbentuk memperkaya kandungan senyawa
aromatik dan farmakologis dalam minyak.
Komposisi Kimia & Potensi Terapeutik
Minyak gaharu
mengandung lebih dari 70 senyawa aktif, terutama golongan seskuiterpenoid
dan turunan kromon, yang menjadi dasar aroma dan manfaat terapeutiknya.
Beberapa senyawa utama meliputi:
- Agarospirol, jinkohol, α- &
β-agarofuran
- Aquillochin (couinarinolignan), kusenol, selinene,
dihydroagarofuran
Potensi Terapeutik Berdasarkan Studi
Ilmiah:
|
Efek |
Bukti Ilmiah |
|
Anti-inflamasi |
Menurunkan IL-6
& TNF-α dalam kultur sel [9] |
|
Antibakteri
& antifungi |
Efektif terhadap
S. aureus, Candida, Fusarium [9] |
|
Sedatif &
anti-stres |
Efek relaksasi
dan menenangkan sistem saraf [7, 9] |
|
Antikanker
(pra-klinis) |
Menghambat
pertumbuhan sel HeLa & MCF-7 [9] |
|
Psikoaktif
ringan & afrodisiak |
Digunakan dalam
praktik Ayurveda dan pengobatan Sufi [4, 5] |
⚠️
Catatan: Efek-efek ini sebagian besar didasarkan pada studi in-vitro dan
hewan, sehingga penggunaannya untuk pengobatan manusia masih memerlukan
penelitian lebih lanjut.
Asal Usul & Keberlanjutan
Gaharu dikenal dengan nama ilmiah Aquilaria malaccensis Lamk.,
yang termasuk dalam famili Thymelaeaceae .
Gaharu umumnya ditemukan tumbuh di dataran habitat hutan primer
dan sekunder, dan tumbuh baik di sepanjang lereng bukit dan punggung bukit,
hingga ketinggian 750 m. Persebaran pohon ini meluas dari benua
India hingga Myanmar, Semenanjung Malaya dan Pulau Kalimantan, serta
Filipina. Pohon sumber minyak atsiri Gaharu kami berasal dari Sulawesi
yang dipanen dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan. Mereka
diinokulasi secara manual saat mereka mencapai usia 10 tahun; setelah diinfeksi
dibiarkan merambat selama 2 tahun, pohon dipanen untuk distilasi.
Agarwood/ Gaharu (Aquilaria Malaccensis)
merupakan pohon yang tumbuh hingga mencapai 50 meter dengan diameter batang
kurang lebih 60 cm. Tanaman ini membutuhkan waktu minimal 10 tahun untuk tumbuh
sepenuhnya. Kayunya adalah salah satu kayu paling berharga di dunia. Minyak
atsiri yang diperoleh dari pohon ini sangat harum dan paling mahal. Berbagai
spesies dapat tumbuh di Indonesia (Aceh, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua,
dan Sumbawa). Jenis & varietas, lokasi geografis, bagian pohon, lamanya
waktu infeksi (getah keluar saat batang terluka), dan metode pemanenan serta
pengolahan mempengaruhi kualitas aromatik minyak atsiri gaharu[3].
Nilai Budaya & Historis
Ribuan tahun yang lalu
kerajaan Sriwijaya menjadi sejarah penting hadirnya gaharu di Indonesia.
Sriwijaya terkenal
sebagai pedagang rempah-rempah, camphor, cendana, gaharu, gading serta emas dan
perak, perdagangan ini berada di Barus. Suku Batak Porsea diketahui menjual
gaharu ke Arab dan Persia dengan menggunakan jalur sungai Asahan. Di Indonesia
ada beberapa penamaan lokal untuk gaharu, yang paling populer adalah Gaharu,
dalam bahasa lokal seperti Melayu menamai Karas atau Depu, dalam bahasa Batak
diberi nama Hau Halim, dalam bahasa Lampung disebut Kayu Alim, dalam bahasa
Minang diberi nama gaharu dengan Kayu Kareh.
Minyak Gaharu secara umum terkenal dengan
sebutan Oudh, Oud, Gaharu, Agar, Eaglewood, Aloeswood dan Agarwood.
Pohon ini diklaim berasal dari berbagai belahan dunia, termasuk India,
Malaysia, Cina Selatan, Laos, Myanmar, Thailand, Indonesia, Filipina, dan
Kamboja.
Minyak atsiri gaharu telah menjadi
kebiasaan budaya dan agama yang sangat penting sejak zaman kuno di berbagai
peradaban. Dupa dan parfum yang terbuat dari minyak gaharu sangat dihargai
untuk tujuan spiritual, mewah, dan afrodisiak. Referensi ditemukan dalam teks
Hindu, Islam, Kristen, dan Budha. Penggunaan gaharu secara spiritual keagamaan digunakan dalam pengobatan[4,5,6].
Keunggulan Produk DDistillers
✔
100% Minyak Murni, tanpa pelarut atau bahan tambahan
✔ Diolah
dengan kombinasi teknologi modern & metode tradisional
✔ Proses
ramah lingkungan & berbasis konservasi
✔ Kualitas
aromatik sangat tinggi, cocok untuk niche perfumery
✔ Dukungan
dokumentasi lengkap untuk ekspor global
KUNJUNGI MARKETPLACE KAMI:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Inti kayu / gubal Origin Oil: Indonesia-Sulawesi |
| Penanaman | Dipanen
secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi |
|
| Organoleptik | Warna: Coklat keemasan hingga coklat tua
Aroma: Deep earthy woody, sweet, warm |
| Solubility | Larut
dalam alcohol dan minyak, tidak larut dalam air |
| Level of note | Base
Note, Excellent Fixative |
| Blend well | Jasmine, Rose,
Carnation, Geranium, Cedarwood, Amyris, & Sandalwood essential oils. |
| Aplikasi produk hilir | Dupa, attar, body mists, parfum natural,
perlengkapan mandi, kosmetik natural, tonik alami berbagai kondisi kesehatan. |
| Umur Simpan | 10 years |
| Instruksi penyimpanan | Penyimpanan & Ketahanan Produk
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Tindakan Pencegahan & Anjuran Penggunaan
Gunakan carrier
oil (seperti minyak jojoba, almond, atau kelapa) untuk pengenceran topical. |




