Rahasia Membuat Sabun Padat Alami dengan Minyak Kayu Putih: Ramah Kulit, Ramah Lingkungan

Sabun padat adalah salah satu produk perawatan tubuh yang hampir selalu ada di setiap rumah. Namun, sebagian besar sabun komersial mengandung bahan sintetis yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Oleh karena itu, banyak orang mulai beralih pada sabun padat alami berbahan minyak nabati dan minyak atsiri. Salah satu inovasi menarik adalah sabun padat dengan tambahan minyak kayu putih, yang tidak hanya memberikan kebersihan tetapi juga manfaat kesehatan kulit.

Artikel ini akan membahas bahan, langkah pembuatan, serta keunggulan sabun padat alami dengan minyak kayu putih, sekaligus memberikan panduan praktis untuk Anda yang ingin membuatnya sendiri di rumah.


Mengapa Minyak Kayu Putih untuk Sabun?

Minyak kayu putih (Cajeput oil) dikenal luas di Indonesia sebagai minyak serbaguna. Selain digunakan untuk meredakan masuk angin, sakit perut, atau pegal linu, minyak kayu putih juga memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antiinflamasi.

Dalam sabun padat, minyak kayu putih bermanfaat untuk:

  • Membantu melawan bakteri penyebab bau badan.

  • Memberikan aroma segar alami tanpa tambahan parfum sintetis.

  • Menenangkan kulit yang iritasi ringan atau gatal.

  • Meningkatkan daya tahan kulit terhadap infeksi ringan.

Kombinasi minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak kayu putih menghasilkan sabun padat yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga menutrisi kulit.


Bahan yang Digunakan

Berikut bahan utama untuk membuat sabun padat alami dengan minyak kayu putih:

  • NaOH kering (soda api): 206,6 gr

  • Air suling (aquades): 494 gr

  • Minyak kelapa: 800 gr

  • Minyak sawit: 400 gr

  • Minyak atsiri kayu putih: 5 gr

Bahan-bahan ini dipilih untuk keseimbangan antara busa, kekerasan sabun, dan kelembutan pada kulit. Minyak kelapa memberikan busa melimpah, minyak sawit membuat sabun lebih padat, sementara minyak kayu putih menambah khasiat terapeutik.


Tahapan Pembuatan Sabun Padat Minyak Kayu Putih

Berikut langkah-langkah praktis membuat sabun padat:

  1. Menyiapkan bahan sesuai ukuran
    Timbang semua bahan dengan akurat menggunakan timbangan digital agar hasil sabun sesuai standar.

  2. Membuat larutan alkali (larutan NaOH)
    Masukkan air suling ke dalam wadah plastik tahan panas, lalu tambahkan NaOH sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. Biarkan larutan ini dingin pada suhu ruang. (Catatan: selalu tambahkan NaOH ke air, jangan sebaliknya, untuk menghindari reaksi berbahaya).

  3. Menyiapkan campuran minyak
    Dalam wadah berbeda, campurkan minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak atsiri kayu putih. Aduk perlahan hingga homogen.

  4. Menggabungkan minyak dengan larutan NaOH
    Setelah larutan NaOH dingin, tuangkan perlahan ke dalam campuran minyak.

  5. Mengaduk hingga trace
    Gunakan hand mixer untuk mempercepat proses. Aduk hingga campuran mencapai konsistensi “trace” atau kental berjejak. Ini tanda sabun mulai terbentuk.

  6. Menuang ke cetakan
    Tuangkan adonan ke dalam cetakan sabun. Tutup dengan plastik agar terhindar dari debu dan biarkan selama 24 jam.

  7. Proses curing awal
    Setelah 24 jam, sabun akan mengeras. Keluarkan dari cetakan, lalu simpan di ruang terbuka untuk proses pengeringan (curing) selama ±30 hari.

  8. Pengujian pH
    Setelah masa curing, lakukan uji pH. Potong sedikit sabun, busakan dengan air, lalu ukur pH menggunakan pH meter. Sabun yang sesuai standar SNI memiliki pH 9–11.


Keunggulan Sabun Padat Minyak Kayu Putih

  1. Alami dan bebas bahan kimia berbahaya
    Menggunakan minyak nabati murni dan minyak atsiri alami.

  2. Memiliki sifat antiseptik alami
    Kandungan minyak kayu putih membantu melawan bakteri penyebab bau badan.

  3. Aroma segar yang menenangkan
    Tidak perlu parfum buatan, aroma khas kayu putih memberikan kesegaran alami.

  4. Ramah lingkungan
    Sabun padat ini bebas deterjen sintetis dan aman bagi lingkungan.

  5. Memberikan kelembutan pada kulit
    Minyak kelapa menjaga kelembapan, sedangkan minyak sawit memberikan tekstur sabun yang halus.


Tips Keselamatan dalam Membuat Sabun

  • Gunakan sarung tangan dan masker saat bekerja dengan NaOH.

  • Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.

  • Gunakan wadah plastik atau kaca tahan panas, jangan gunakan aluminium.

  • Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara baik.


Kesimpulan

Membuat sabun padat alami dengan minyak kayu putih adalah cara cerdas untuk menghadirkan produk sehat dan ramah lingkungan ke dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak kayu putih memberikan manfaat ganda: membersihkan, merawat kulit, sekaligus menjaga kesehatan kulit dengan sifat antiseptik alaminya.

Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana di atas, siapa pun dapat menghasilkan sabun padat berkualitas tinggi yang aman digunakan dan sesuai standar pH sabun. Produk ini bahkan bisa menjadi peluang bisnis home industry yang menjanjikan, seiring meningkatnya tren penggunaan produk alami.

Djoru, M. R. B., & Neonufa, G. F. (2023). Pelatihan pembuatan sabun cair dan sabun padat berbasis minyak atsiri pada siswa SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kupang.SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,2(5), 510-515.https://doi.org/10.55681/swarna.v2i5.519


Website Shopee Tokopedia Lazada BliBli 

Leave Your Comment