Citronella Ceylon DDistillers: Rahasia Penyulingan Sereh Wangi Berkualitas Dunia dari PT Syailendra Bumi Investama

PT Syailendra Bumi Investama, melalui brand DDistillers, telah dikenal sebagai salah satu produsen minyak atsiri berkualitas tinggi di Indonesia. Salah satu produk unggulannya adalah minyak sereh wangi (Citronella Oil) yang berasal dari dua jenis tanaman, yaitu Cymbopogon nardus (Ceylon) dan Cymbopogon winterianus (Java). Minyak sereh wangi ini banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik, aromaterapi, hingga sebagai pengusir serangga alami. Artikel ini akan membahas secara detail bagaimana DDistillers menghasilkan minyak sereh wangi melalui proses steam distillation dengan standar internasional.


1. Sumber Bahan Baku yang Berkualitas

DDistillers memperoleh bahan baku sereh wangi dari pertanian keluarga di berbagai daerah di Indonesia, terutama Sumedang, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Komitmen terhadap keberlanjutan membuat perusahaan bekerja sama dengan petani yang menanam secara organik tanpa pestisida kimia. Daun sereh dipanen pada waktu yang tepat, umumnya pagi hari, untuk memastikan kandungan minyak atsiri dalam daun berada pada tingkat optimal.

Panen dilakukan secara hati-hati agar kualitas daun tetap terjaga dan terhindar dari kontaminasi. Jenis Cymbopogon nardus digunakan untuk varian Ceylon, sedangkan Cymbopogon winterianus untuk varian Java, yang dikenal memiliki kandungan citronellal lebih tinggi.


2. Proses Penyulingan Uap (Steam Distillation)

Untuk mengekstraksi minyak sereh wangi, DDistillers menggunakan metode steam distillation atau penyulingan uap. Metode ini adalah teknik paling umum dan efektif dalam industri minyak atsiri untuk menjaga kualitas dan kemurnian produk.

Tahapan Proses:

  • Persiapan Bahan: Daun sereh dibersihkan untuk menghilangkan debu dan kotoran. Sebagian dikeringkan ringan agar kadar air berkurang, sementara sebagian digunakan segar untuk mempertahankan aroma alami.

  • Pemasukan ke Ketel: Daun dimasukkan ke dalam ketel penyuling berbahan stainless steel agar tidak bereaksi dengan minyak.

  • Pengaliran Uap: Uap panas dengan suhu 100–120°C dialirkan melalui daun untuk memecah sel tanaman, melepaskan senyawa aromatik seperti citronellal dan geraniol.

  • Kondensasi: Campuran uap dan minyak didinginkan hingga menjadi cairan. Minyak atsiri akan mengapung di atas air (hydrosol).

  • Pemisahan: Minyak dipisahkan dari hydrosol menggunakan separator. Hydrosol ini kemudian dimanfaatkan untuk produk sampingan seperti pengharum ruangan.

  • Penyaringan: Minyak disaring kembali untuk menghilangkan partikel pengotor sebelum masuk tahap pengemasan.


3. Teknologi dan Inovasi

Untuk menjaga kualitas dan efisiensi, DDistillers mengintegrasikan teknologi modern seperti:

  • Vacuum Distillation: Digunakan pada proses tertentu untuk mengurangi suhu penyulingan, sehingga mencegah kerusakan senyawa sensitif.

  • Sensor Otomatis: Memantau suhu, tekanan, dan durasi penyulingan secara real-time untuk hasil yang konsisten.

  • Pengolahan Data Produksi: Memastikan setiap batch sesuai standar internasional melalui kontrol terpusat.

Inovasi ini memungkinkan DDistillers menghasilkan minyak sereh wangi dengan aroma lebih segar dan kandungan aktif lebih tinggi dibanding metode konvensional.


4. Kontrol Kualitas yang Ketat

Minyak sereh wangi yang diproduksi DDistillers melalui pengujian Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Tes ini memastikan kandungan citronellal (35–45%) dan geraniol (20–30%) sesuai standar internasional. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk Certificate of Analysis (COA) dan Material Safety Data Sheet (MSDS) untuk setiap batch.

Selain itu, minyak ini telah bersertifikasi halal, organik, dan memenuhi standar keamanan global, sehingga layak untuk pasar domestik maupun ekspor.


5. Keberlanjutan dan Konsep Zero-Waste

DDistillers menerapkan pendekatan zero-waste untuk meminimalkan dampak lingkungan:

  • Limbah daun setelah penyulingan diolah menjadi pupuk organik.

  • Hydrosol (air sisa penyulingan) digunakan untuk membuat produk sampingan, seperti pengharum ruangan.

  • Mengoptimalkan energi biomassa sebagai bahan bakar alternatif.

Prinsip ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi kepada petani lokal.


6. Kolaborasi dengan Petani Lokal

Perusahaan membentuk Paguyuban Emas Hijau, sebuah komunitas yang berfungsi untuk:

  • Memberikan pelatihan budidaya sereh wangi organik.

  • Memberi bantuan peralatan dan pembiayaan.

  • Memastikan petani mendapatkan harga yang adil.

Kerja sama ini tidak hanya menjamin pasokan bahan baku berkualitas tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani di daerah Sumedang dan sekitarnya.


7. Keunggulan Proses Produksi DDistillers

  • Kemurnian 100%: Tanpa bahan tambahan sintetis, aman untuk kosmetik, aromaterapi, dan kebutuhan rumah tangga.

  • Standar Ekspor: Minyak sereh wangi DDistillers telah diekspor ke Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat dengan volume ratusan ton per tahun.

  • Fleksibilitas Skala: Produk tersedia mulai dari kemasan kecil 10 ml hingga 5 liter untuk kebutuhan industri.

  • Sertifikasi Lengkap: Halal, organik, dan lolos uji GC-MS.


8. Hasil Akhir dan Aplikasi

Minyak sereh wangi yang dihasilkan berwarna kuning muda hingga bening, dengan aroma segar citrus yang khas. Kandungan citronellal membuatnya efektif sebagai pengusir nyamuk alami, sedangkan geraniol bermanfaat untuk kosmetik dan aromaterapi.

Produk dikemas dalam botol kaca gelap untuk menjaga kualitas dan dapat bertahan hingga 5 tahun jika disimpan dengan benar.


Kesimpulan

Dengan kombinasi antara teknologi modern, praktik berkelanjutan, dan kolaborasi petani lokal, DDistillers telah menciptakan standar baru dalam industri minyak atsiri Indonesia. Minyak sereh wangi mereka bukan hanya sekadar produk, tetapi juga cerminan komitmen terhadap kualitas, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.


Website Shopee Tokopedia Lazada BliBli 

Leave Your Comment