A. Efek Psikologis & Sistem Saraf

  • Anxiolytic / Anti-Kecemasan:
    Cedarwood EO memiliki efek anxiolytic (anti-kecemasan) dalam studi hewan, dihubungkan dengan kandungan cedrol yang berinteraksi dengan neurotransmitter di sistem saraf pusat.
  • Mood & Relaksasi:
    Aromanya yang hangat membantu menenangkan pikiran, meredakan ketegangan, dan memberikan sensasi grounding yang mendukung relaksasi emosional.
  • Mendukung Tidur Nyenyak:
    Cedrol dipelajari juga karena potensinya sebagai sedatif ringan (yang mendukung rasa tenang sebelum tidur).

B. Efek Bioaktif Lainnya

  • Anti-Inflamasi (Pendukung):
    Beberapa komponen minyak cedarwood menunjukkan sifat anti-inflamasi, yang dapat membantu meredakan gejala inflamasi ringan pada kulit saat digunakan topikal dengan carrier oil.
  • Antimikroba / Antiseptik:
    Dalam penelitian in vitro, cedarwood memperlihatkan potensi antibakteri, yang membantu aktivitas antiseptik pada kulit, meskipun bukti klinis langsung masih terbatas.
  • Astringent & Tonik Kulit:
    Sifat astringent minyak cedarwood dapat membantu mengecilkan pori-pori, memberikan tampilan kulit yang lebih halus.
  • Respiratory Support (Tradisional):
    Dalam praktik aromaterapi tradisional, minyak ini kadang digunakan untuk support sistem pernapasan, meskipun bukti ilmiah terkini masih sangat terbatas dan diperlukan lebih banyak studi klinis.

A. Aromatherapy Roll-On (Pribadi & Industri)

Deskripsi:
Sediaan roll-on aromaterapi memberikan aplikasi aromatik yang mudah dan portable (mis. untuk relaksasi atau keseimbangan mood).

Bahan

  • Cedarwood (Virginia) Essential Oil – 1,5%–2% dari total volume (sekitar 9–12 tetes per 10 mL)
  • Carrier oil (mis. Jojoba Oil / Sweet Almond Oil / Grapeseed Oil) – sisanya hingga 10 mL
  • Whey atau vitamin E minyak (opsional) – 0,2% (sebagai antioksidan & stabilitas)
  • Botol roll-on gelap 10 mL

Cara Pembuatan

  1. Sterilkan botol roll-on, pipet, dan wadah kerja.
  2. Tambahkan carrier oil ke dalam botol.
  3. Hitung dan masukkan Cedarwood EO (Β±9–12 tetes) ke botol.
  4. Tutup rapat, kocok perlahan hingga homogen.
  5. Labeli dengan tanggal produksi, nama EO, dan instruksi penggunaan.

Cara Pemakaian

Gulir ke pergelangan tangan / belakang leher / area bahu 1–2 kali sehari untuk kesejukan aromatik.

Hindari area sensitif (mata, luka terbuka).


B. Aromatherapy Candle (Non-Topikal / Inhalasi)

Deskripsi:
Lilin aromaterapi melepaskan aroma hangat saat dibakar, efektif untuk suasana relaksasi. Berdasarkan penelitian serupa lilin minyak atsiri, rasio EO dalam wax sekitar 6-10% tergantung wax dipilih.

Bahan

  • Wax tumbuhan (soy wax / beeswax) – 100 g
  • Cedarwood (Virginia) Essential Oil – 6–10 g (6–10%)
  • Wick lilin, wadah tahan panas

Cara Pembuatan

  1. Lelehkan wax secara lembut di water bath hingga mencair.
  2. Turunkan suhu ke Β±60–65 Β°C.
  3. Tambahkan Cedarwood EO, aduk rata.
  4. Tuang ke dalam wadah dengan wick yang sudah diposisikan stabil.
  5. Biarkan keras alami 12–24 jam.

Cara Pemakaian

  1. Nyalahkan lilin di area terbuka tanpa angin, jauh dari jangkauan anak & hewan.
  2. Matikan sebelum meninggalkan ruangan.

Pengujian & Evaluasi:
Lilin dapat dievaluasi untuk:
βœ” Uji organoleptik (warna, aroma)
βœ” Uji waktu bakar
βœ” Konsistensi dan homogenitas scent throw
(formulasi serupa diuji dalam studi lilin aromaterapi)


C. Massage / Body Oil Blend

Deskripsi:
Blend ini untuk aplikasi relaksasi otot dan sensasi aromatik pada kulit.

Bahan

  • Cedarwood (Virginia) EO – 2% dari campuran
  • Carrier oil (jojoba / sweet almond) – 98%
  • Botol 50 mL

Cara Pembuatan

  1. Campurkan Cedarwood EO dengan carrier oil di botol.
  2. Kocok hingga tercampur homogen.
  3. Label dengan informasi produk & konsentrasi.

Cara Pemakaian

  1. Oleskan ke area yang diinginkan (punggung/otot) secara lembut.
  2. Tidak dianjurkan untuk penggunaan pada wajah.

D. Room / Linen Spray (Non-Topikal)

Deskripsi:
Spray ini memberikan aroma ruangan yang nyaman tanpa kontak langsung dengan kulit.

Bahan

  • Air suling – 80 mL
  • Alkohol / Vodka (untuk membantu disperse) – 15 mL
  • Cedarwood (Virginia) EO – 5–10 tetes (β‰ˆ1%)

Cara Pembuatan

  1. Campurkan EO dengan alkohol untuk membantu disperse.
  2. Tambahkan air, kocok hingga rata.
  3. Tuang ke botol spray amber.

Cara Pemakaian

  1. Semprot di udara atau kain (tidak langsung ke kulit).
  2. Kocok sebelum setiap pemakaian.

Pengamanan & Pengujian Akhir Produk

Untuk semua sediaan berbasis EO, jalankan langkah-langkah berikut:

1. Patch Test (Keamanan Kulit)

  • Sebelum penggunaan kulit luas, lakukan patch test:
  • Oleskan sedikit produk pada lengan dalam dan tunggu 24 jam.
  • Hentikan jika muncul iritasi/kemerahan.
    Ini penting karena EO pekat dapat menyebabkan reaksi kulit jika tidak diencerkan.

2. Pengujian Organoleptik

  • Uji aroma, warna, homogenitas produk di beberapa batch untuk konsistensi kualitas.

3. pH & Stabilitas (Untuk Produk Topikal)

  • Produk topikal harus diuji pH untuk memastikan kompatibilitas kulit (ideal 4,5–6,5). Ini telah dilakukan dalam formulasi roll-on aromaterapi sebagai parameter penting.

4. Label & Instruksi Penggunaan

Setiap produk harus mencantumkan:
βœ” Nama produk & bahan lengkap
βœ” Konsentrasi EO & carrier
βœ” Cara pakai
βœ” Peringatan efek samping & petunjuk keselamatan


Catatan Keamanan Utama

βœ” EO harus diencerkan pada produk topicalβ€”tidak diaplikasikan neat/langsung ke kulit.
βœ” Gunakan carrier oil bersifat stabil & tidak berbau tajam sesuai fungsi produk.
βœ” Penyimpanan produk dalam botol gelap di tempat sejuk & kering dapat memperpanjang umur simpan.
βœ” Hindari pemakaian pada bayi di bawah 6 bulan tanpa supervisi profesional aromaterapi. 

A. Kegunaan dalam Industri

  • Bahan Fragrance & Parfum (Aromatik):
    Cedarwood Virginia EO dikenal sebagai bahan wewangian aroma woody, hangat, dan balsamic, digunakan dalam formulasi parfum, after-shave, deodorant, sabun, dan produk kosmetik lainnya untuk memberi nuansa aroma kayu yang tahan lama.
  • Bahan Fragrance Produk Rumah Tangga:
    Digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi, reed diffuser, atau produk ambient fragrance karena aromanya yang hangat dan grounding.
  • Insektisida dan Repelen Serangga (Industri Pengusir Hama):
    Minyak ini memiliki sifat insect-repellant yang diaplikasikan dalam produk natural untuk mengusir serangga seperti ngengat atau kutu dari pakaian dan ruang simpanan.
  • Kosmetik & Perawatan Kulit:
    Cedarwood EO ditambahkan dalam lotion, krim, sabun, dan produk perawatan kulit lainnya karena sifat astringent dan toniknya yang membantu tekstur kulit.

B. Kegunaan Non-Industri / Umum

  • Aromaterapi Relaksasi & Stress Relief:
    Aroma hangatnya memberikan efek menenangkan, sering digunakan dalam diffuser untuk menciptakan suasana santai dan mengurangi ketegangan emosional.
  • Mendukung Kualitas Tidur:
    Beberapa studi menunjukkan bahwa aroma cedarwood dapat membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur saat digunakan aromatik sebelum tidur.
  • Perawatan Kulit Sehari-hari:
    Cedarwood digunakan sebagai bahan campuran dalam perawatan kulit karena sifat antiseptik, astringent, dan tonik yang membantu menyamarkan pori-pori dan menenangkan kulit.
  • Perawatan Rambut:
    Ditambahkan pada shampoo atau masker rambut bersama minyak lain untuk membantu merangsang sirkulasi kulit kepala dan mendukung kesehatan rambut.

  • Penggunaan Routine Aromatic di Rumah:
    – Ambient spray natural
    – Sachet wewangian wardrobe
    – Produk sabun aromatik atau mandi aromaterapi.
  • Minyak Cedarwood (Virginia) esensial bukan obat dan tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.
  • Informasi ini bersifat edukatif dan aromaterapi, bukan rekomendasi medis.
  • Penggunaan terapeutik belum diuji secara klinis pada manusia.

Sertifikat Halal:  33110034666001125

Dokumen Pendukung untuk Ekspor

  • Certificate of Analysis (COA)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Phytosanitary Certificate
  • Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)

CEDARWOOD (VIRGINIA) ESSENTIAL OIL / MINYAK ATSIRI CEMARA VIRGINIA By DDISTILLERS

Merk: DDistillers

INCI name: Juniperus Virginiana Wood Oil

Kategori Produk: Single Essential oil, purity: 100

HS Code: 33012990

CAS#: 8000-27-9

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Destilasi uap


DESKRIPSI PRODUK:

Cedarwood (Virginia) Essential Oil merupakan minyak atsiri murni yang diperoleh melalui proses destilasi uap (steam distillation) dari heartwood (inti kayu) pohon Juniperus virginiana L., spesies konifer yang tumbuh di wilayah timur dan tenggara Amerika Utara. Minyak ini tidak diekstraksi dari daun atau ranting, melainkan dari bagian kayu yang sudah kering dan serutannya, sehingga menghasilkan profil komponen yang khas dan konsisten secara organoleptik.

Secara fisik, Cedarwood (Virginia) Essential Oil umumnya hadir sebagai cairan yang agak kental dengan rona yang bervariasi dari kuning pucat hingga kuning-coklat/amber tergantung batch dan asal bahan baku, yang mencerminkan sifat alami minyak dari kayu J. virginiana.

Dalam hal organoleptik (indra), minyak ini dikenal dengan aroma yang kuat, hangat, woody (kayu) dengan nuansa earthy (bumi), balsamic, dan sedikit manis. Aromanya lebih lembut dan halus dibandingkan cedarwood atlas, namun tetap kaya akan karakter kayu yang stabil dan mudah menyatu dalam formulasi parfum, aromaterapi, atau produk kosmetika.

Profil komposisi kimia Juniperus virginiana essential oil telah dianalisis secara ilmiah menggunakan teknik GC/MS (Gas Chromatography–Mass Spectrometry), yang menunjukkan bahwa minyak ini terdiri dari campuran seskuiterpena dan seskuiterpenol sebagai komponen utama. Senyawa-senyawa dominan tersebut meliputi Ξ±-cedrene, Ξ²-cedrene, thujopsene, dan cedrol dengan persentase yang bervariasi berdasarkan sumber dan batch, namun umumnya berada dalam rentang berikut:

  • Ξ±-Cedrene (~20–38 %) – memberikan karakter aroma woody yang khas,
  • Ξ²-Cedrene (~5–10 %) – isomer cedrene tambahan yang turut memperkaya profil bau,
  • Thujopsene (~10–25 %) – senyawa seskuiterpena lain yang mendukung kesan kayu hangat,
  • Cedrol (~16–30 %) – seskuiterpenol yang sering dikaitkan dengan sifat sedatif/tenang serta memberikan nuansa manis dan resinous pada aroma minyak.

Komposisi ini menjadikan Cedarwood (Virginia) Essential Oil unik secara aromatik dan fungsional, berbeda dari berbagai varian cedarwood lainnya (misalnya Atlas atau Texas cedarwood), karena tingginya kandungan cedrol dan cedrene yang berkontribusi terhadap aroma yang kaya dan daya stabilitasnya dalam formulasi wewangian maupun penggunaan aromaterapi.

Secara keseluruhan, Deskripsi fisik dan organoleptik Cedarwood (Virginia) Essential Oil dapat dirangkum sebagai minyak kayu dengan cair yang agak kental, kuning hingga amber, dan beraroma woody-balsamic yang dalam, halus namun kompleks, yang mencerminkan komposisi kimia kaya seskuiterpena serta khas dari Juniperus virginiana yang diteliti secara ilmiah.


BOTANIKAL DAN MORFOLOGI:

Juniperus virginiana L., sering disebut Eastern Red Cedar meskipun secara taksonomi termasuk dalam genus Juniperus (kadarjuniper) dan bukan cedar sejati, adalah spesies konifer hidup sempurna di keluarga Cupressaceae yang terkenal karena kayu aromatiknya dan juga sebagai sumber minyak atsiri cedarwood.

Karakteristik Umum Tanaman

Juniperus virginiana adalah pohon evergreen (berdaun hijau sepanjang tahun) yang tumbuh lambat namun sangat tahan kondisi lingkungan yang berbeda. Ia dapat hidup selama ratusan tahun dan kadang mencapai tinggi yang signifikan di habitat alaminya.

  • Tinggi: Umumnya mencapai 5–20 m, namun ada laporan dapat tumbuh hingga 27 m di kondisi ideal.
  • Akar & Batang: Batangnya tegak dengan bentuk mahkota yang cenderung konikal, kolumnar, atau sedikit oval.
  • Kulit Kayu: Warna coklat-kemerahan hingga abu-abu, berserat, dan mengelupas tipis menjadi strip panjang yang mudah dikenali.
  • Pertumbuhan: Tumbuh baik di tanah yang kering hingga agak lembap, dan termasuk spesies yang toleran terhadap berbagai kondisi tanah, termasuk yang kurang subur.

Daun dan Sistem Foliage

Ciri morfologi daun Juniperus virginiana sangat khas karena dua bentuk daun berbeda (heteroblasty), yaitu:

Daun Juvenil:

  • Bentuknya berupa jarum kecil/panjang berukur ~5–10 mm.
  • Umumnya tampak pada cabang muda atau bagian tertutup naungan.

Daun Dewasa:

  • Bentuknya lembar sisik kecil yang rapat menempel pada ranting, berukuran ~2–4 mm.
  • Susunan daun dewasa biasanya dalam 4 baris rapat yang tumpang tindih, memberikan tampilan yang stabil dan kompak.
  • Daun dewasa yang rapat inilah yang memberikan pohon ini tekstur hijau gelap khas sepanjang tahun, sekaligus menjadi ciri khas dalam identifikasi spesies ini.

Sistem Reproduksi & Konus (Bunga & Buah)

Juniperus virginiana adalah tanaman dioecious, artinya pohon jantan dan betina terpisahβ€”setiap pohon hanya menghasilkan satu jenis konus reproduktif.

???? Konus Jantan:

  • Kecil, berwarna kuning hingga coklat, biasanya muncul pada akhir musim dingin atau awal musim semi saat melepaskan serbuk sari.

???? Konus Betina (Buah):

  • Bentuknya berubah menjadi mirip β€œberry-like cone” (struktur berbentuk baga yang tidak terbuka), awalnya berwarna hijau, lalu menjadi biru-ungu dengan lapisan lilin keabu-abuan (glaucous) saat matang.
  • Ukurannya Β±3–7 mm dalam diameter dan biasanya matang dalam 6–8 bulan setelah penyerbukan.
  • Buah-buah kecil ini menjadi sumber makanan bagi berbagai spesies burung, yang membantu dalam penyebaran biji secara alami.

Habitat & Persebaran Asli

Juniperus virginiana berasal dari Amerika Utara bagian timur dan menyebar dari Nova Scotia (Kanada) ke selatan hingga Florida, serta ke barat sampai Texas dan Oklahoma.
Pohon ini sering tumbuh di padang rumput terbuka, pinggiran hutan, lereng batu, hingga area yang terganggu oleh aktivitas manusia, menunjukkan kemampuan adaptasi yang kuat terhadap berbagai kondisi tanah dan cuaca.


Ringkasan Poin-Poin Morfologi Utama

Fitur Morfologi

Deskripsi

Jenis

Evergreen conifer (tumbuh sepanjang tahun)

Tinggi

5–20 m (terkadang sampai ~27 m)

Bentuk Mahkota

Konikal, kolumnar, atau oval

Kulit Kayu

Reddish-brown/abu-abu, berserat, mengelupas

Daun

Dua bentuk: juvenile (jarum) & dewasa (sisik)

Reproduksi

Dioecious (pohon jantan & betina terpisah)

Buah

Berry-like cone biru-ungu, 3–7 mm

Distribusi Asli

Amerika Utara timur, luas jangkauan alami


SEJARAH DAN PENGGUNAAN

Asal Usul Umum Minyak Cedarwood

Minyak cedarwood dikenal sejak ribuan tahun yang lalu sebagai salah satu minyak esensial pertama yang digunakan manusia. Bukti teks kuno menunjukkan bahwa minyak ini sudah digunakan setidaknya sejak sekitar 1800–2000 SM, terutama di wilayah Mesopotamia (sekarang Irak) dan Levant, berdasarkan catatan artefak dan tablet kuno yang menyebut β€œcedar oil” sebagai bahan dalam berbagai aplikasi termasuk penggunaan aromatik dan praktis.

Misalnya, minyak cedarwood sering dipakai oleh masyarakat Sumeria dalam dekorasi dan pembuatan bahan-bahan artistik pada wadah keramik mereka. Sementara itu di Mesir Kuno, minyak cedarwood dipakai dalam praktik embalming (pembalseman) karena sifatnya yang aromatik dan antiseptik, serta penggunaannya dalam ritual keagamaan dan spiritual yang penting di kalangan elite dan pendeta.

Meskipun minyak cedarwood pada masa kuno biasanya diperoleh dari cedar asli (mis. Cedrus libani, Cedar of Lebanon), tradisi penggunaan minyak kayu cedar ini menjadi dasar bagi perkembangan penggunaannya termasuk variasi lain seperti yang berasal dari Juniperus virginiana (Virginia cedarwood) di masa kemudian.

Penggunaan di Amerika β€” Cedarwood (Virginia)

Di Amerika Utara, pohon Juniperus virginiana yang dikenal sebagai Eastern Red Cedar atau cedar Virginia memiliki sejarah panjang sebagai sumber kayu aromatik dan minyak aromatik di kalangan masyarakat Indigenous (Penduduk Asli Amerika) jauh sebelum kedatangan penjajah Eropa.

Penduduk asli Amerika menggunakan bagian-bagian cedar ini dalam berbagai cara:

  • Sebagai incienso/obat bakar untuk upacara purification (pembersihan spiritual) dan ritus penyembuhan.
  • Kayu cedar dibakar untuk membantu mengusir serangga, membersihkan ruang, dan melindungi dari energi negatif atau roh jahat dalam berbagai ritus budaya.
  • Infus dan teh yang dibuat dari daun, kulit, dan buah (serupa β€œberry” juniper) dipakai dalam pengobatan tradisional untuk batuk, flu, nyeri, hingga gangguan pernapasan dan pencernaan, serta kondisi kulit tertentu.
  • Kayunya digunakan sebagai arang aromatik dan bahan pembuat alat, serta untuk tujuan praktis seperti tiang, rak, atau struktur pelindung.

Penggunaan tradisional ini merupakan bukti kuat bahwa sejak dulu masyarakat asli telah memanfaatkan sifat aromatik, antiseptik, dan terapeutik dari cedarwood J. virginiana, termasuk dalam bentuk yang berhubungan dengan ekstraksi minyak.

Perkembangan Ekstraksi menjadi Minyak Atsiri

Dengan berkembangnya teknik modern seperti destilasi uap (steam distillation), minyak cedarwood dari Juniperus virginiana kini diekstraksi secara lebih sistematis dari heartwood (inti kayu) pohon ini, menghasilkan minyak esensial yang kaya kandungan seskuiterpena seperti cedrol, Ξ±-cedrene, Ξ²-cedrene, dan thujopsene yang menjadi ciri khasnya.

Proses modern ini memungkinkan produksi minyak secara industri untuk aplikasi aromaterapi, kosmetik, parfum, dan produk aromatik lainnya, sekaligus mempertahankan warisan lama dari sifat aromatik alami cedarwood yang sudah dikenal manusia selama ribuan tahun.


Ringkasan Sejarah Penggunaan Cedarwood (Virginia) Essential Oil

Era / Periode

Konteks Penggunaan

Kuno – Mesopotamia / Mesir

Minyak cedar digunakan sebagai bahan aromatik, antiseptik, dan untuk embalming.

Masyarakat adat Amerika

Kayu cedar dan aromanya digunakan untuk ritus spiritual, pembersihan, pengusiran serangga, hingga pengobatan tradisional.

Abad Modern – Industri Essential Oil

Metode destilasi uap mengubah bahan baku heartwood cedar menjadi minyak esensial murni yang dipakai dalam aromaterapi dan produk komersial lainnya.


Dengan demikian, sejarah minyak Cedarwood (Virginia) Essential Oil mencerminkan perjalanan panjang penggunaan kayu dan aroma cedar dalam budaya manusia dari ritual religius dan medis tradisional hingga praktik aromaterapi dan industri modern yang lebih luas  dengan kombinasi tradisi dan teknik ilmiah yang terus berkembang.


KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:

Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Heartwood (inti kayu) dari Juniperus Virginiana L.

Asal: USA

Penanaman

Bahan baku minyak atsiri diperoleh dari heartwood (inti kayu) pohon Juniperus virginiana L., yang tumbuh alami dan dibudidayakan di wilayah asalnya di Amerika Utara (terutama bagian tenggara AS)

Isi

Cedrol, Ξ±-Cedrene, Ξ²-Cedrene, Thujopsene

Organoleptik
  • Warna: Kuning pucat hingga kuning amber
  • Aroma: Aroma khas woody, hangat, balsamic, dan sedikit manis
Solubility

Larut dalam alcohol dan fixed oil, tidak larut dalam air

Level of note

Base to Middle Note

Blend well

Cypress, Bergamot, Frankincense, Jasmine, Neroli, Vetiver, Patchouli, Rosemary, Lemon, Clary Sage, Ylang Ylang, Sandalwood, dan banyak lainnya untuk parfum, aromaterapi, atau produk kosmetik.

Aplikasi produk hilir

Aromatherapy, Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetics, Herbal Pharmacy, Body/Skin Care, Personal Care, Home Care, dan produk turunan lainnya.

Umur Simpan

5 tahun

Instruksi penyimpanan
  • Simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari sinar matahari langsung.
  • Tutup botol rapat setelah digunakan untuk menjaga kualitas aroma dan kestabilan minyak.
  • Suhu ideal penyimpanan: 15–25Β°C.
  • Hindari kontaminasi dengan air atau bahan kimia lain.
Alergi dan tindakan pencegahan umum
  • Lakukan patch test sebelum pemakaian luas pada kulit: oleskan sedikit di area kecil selama 24 jam, perhatikan reaksi iritasi.
  • Hentikan pemakaian jika muncul ruam, gatal, kemerahan, atau sensasi terbakar.
  • Tidak dianjurkan digunakan langsung pada kulit tanpa diencerkan (disarankan 1–5% dalam carrier oil atau formula parfum).
  • Hindari kontak dengan mata, membran mukosa, dan area sensitif.
  • Tidak dianjurkan untuk bayi, anak-anak, wanita hamil, atau menyusui tanpa konsultasi profesional.
  • Simpan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Tulis ulasan