A.
Efek Psikologis & Sistem Saraf
- Anxiolytic
/ Anti-Kecemasan:
Cedarwood EO memiliki efek anxiolytic (anti-kecemasan) dalam studi hewan, dihubungkan dengan kandungan cedrol yang berinteraksi dengan neurotransmitter di sistem saraf pusat. - Mood
& Relaksasi:
Aromanya yang hangat membantu menenangkan pikiran, meredakan ketegangan, dan memberikan sensasi grounding yang mendukung relaksasi emosional. - Mendukung
Tidur Nyenyak:
Cedrol dipelajari juga karena potensinya sebagai sedatif ringan (yang mendukung rasa tenang sebelum tidur).
B.
Efek Bioaktif Lainnya
- Anti-Inflamasi
(Pendukung):
Beberapa komponen minyak cedarwood menunjukkan sifat anti-inflamasi, yang dapat membantu meredakan gejala inflamasi ringan pada kulit saat digunakan topikal dengan carrier oil. - Antimikroba
/ Antiseptik:
Dalam penelitian in vitro, cedarwood memperlihatkan potensi antibakteri, yang membantu aktivitas antiseptik pada kulit, meskipun bukti klinis langsung masih terbatas. - Astringent
& Tonik Kulit:
Sifat astringent minyak cedarwood dapat membantu mengecilkan pori-pori, memberikan tampilan kulit yang lebih halus. - Respiratory
Support (Tradisional):
Dalam praktik aromaterapi tradisional, minyak ini kadang digunakan untuk support sistem pernapasan, meskipun bukti ilmiah terkini masih sangat terbatas dan diperlukan lebih banyak studi klinis.
- Cedrene (Wikipedia)
- Cedrol (Wikipedia)
- Juniperus virginiana (Wikipedia)
- Comprehensive Investigation of Juniperus virginiana Essential Oil (J. Drug Delivery & Therapeutics)
- The anxiolytic effect of Juniperus virginiana L. essential oil and determination of its active constituents
- Toxicity studies of cedarwood oil (Virginia) administered dermally to rats and mice
- Antiβmosquito properties of Pelargonium roseum and Juniperus virginiana essential oils against dominant malaria vectors in Africa
- GCβMS analysis and in vitro study on pharmacological activity of Virginia Cedar essential oils
- Multifactorial Evaluation of Relaxing Properties of Juniperus virginiana L. Essential Oil and Comparison with Salvia sclarea L. Essential Oil
- Essential Oil Compositions of Juniperus virginiana and Pinus virginiana
- Cedarwood Essential Oil (Cedrus spp.) β Pharmacological & Chemical Review
- GCβMS Profile and Pharmacological Activity of Virginia Cedar EO
- Using GCβMS to Observe Essential Oil Concentrations in Cedar Tree Leaves
- Inhibitory effect and mechanism of action of juniper essential oil on gray mold in cherry tomatoes
A. Aromatherapy Roll-On
(Pribadi & Industri)
Deskripsi:
Sediaan roll-on aromaterapi memberikan aplikasi aromatik yang mudah dan
portable (mis. untuk relaksasi atau keseimbangan mood).
Bahan
- Cedarwood (Virginia)
Essential Oil β 1,5%β2% dari total volume (sekitar 9β12 tetes per 10 mL)
- Carrier oil
(mis. Jojoba Oil / Sweet Almond Oil / Grapeseed Oil) β sisanya hingga 10 mL
- Whey atau vitamin E
minyak (opsional) β 0,2% (sebagai antioksidan & stabilitas)
- Botol roll-on gelap 10 mL
Cara Pembuatan
- Sterilkan botol roll-on,
pipet, dan wadah kerja.
- Tambahkan carrier oil ke
dalam botol.
- Hitung dan masukkan Cedarwood
EO (Β±9β12 tetes) ke botol.
- Tutup rapat, kocok
perlahan hingga homogen.
- Labeli dengan tanggal
produksi, nama EO, dan instruksi penggunaan.
Cara Pemakaian
Gulir ke pergelangan
tangan / belakang leher / area bahu 1β2 kali sehari untuk kesejukan aromatik.
Hindari area sensitif
(mata, luka terbuka).
B. Aromatherapy Candle
(Non-Topikal / Inhalasi)
Deskripsi:
Lilin aromaterapi melepaskan aroma hangat saat dibakar, efektif untuk suasana
relaksasi. Berdasarkan penelitian serupa lilin minyak atsiri, rasio EO dalam
wax sekitar 6-10% tergantung wax dipilih.
Bahan
- Wax tumbuhan (soy wax /
beeswax) β 100 g
- Cedarwood (Virginia)
Essential Oil β 6β10 g (6β10%)
- Wick lilin, wadah tahan
panas
Cara Pembuatan
- Lelehkan wax secara
lembut di water bath hingga mencair.
- Turunkan suhu ke Β±60β65
Β°C.
- Tambahkan Cedarwood EO,
aduk rata.
- Tuang ke dalam wadah
dengan wick yang sudah diposisikan stabil.
- Biarkan keras alami 12β24
jam.
Cara Pemakaian
- Nyalahkan lilin di area
terbuka tanpa angin, jauh dari jangkauan anak & hewan.
- Matikan sebelum
meninggalkan ruangan.
Pengujian & Evaluasi:
Lilin dapat dievaluasi untuk:
β Uji organoleptik (warna,
aroma)
β Uji waktu bakar
β Konsistensi dan
homogenitas scent throw
(formulasi serupa diuji dalam studi lilin aromaterapi)
C. Massage / Body Oil
Blend
Deskripsi:
Blend ini untuk aplikasi relaksasi otot dan sensasi aromatik pada kulit.
Bahan
- Cedarwood (Virginia) EO β
2% dari campuran
- Carrier oil (jojoba /
sweet almond) β 98%
- Botol 50 mL
Cara Pembuatan
- Campurkan Cedarwood EO
dengan carrier oil di botol.
- Kocok hingga tercampur
homogen.
- Label dengan informasi
produk & konsentrasi.
Cara Pemakaian
- Oleskan ke area yang
diinginkan (punggung/otot) secara lembut.
- Tidak dianjurkan untuk
penggunaan pada wajah.
D. Room / Linen Spray
(Non-Topikal)
Deskripsi:
Spray ini memberikan aroma ruangan yang nyaman tanpa kontak langsung dengan
kulit.
Bahan
- Air suling β 80 mL
- Alkohol / Vodka (untuk
membantu disperse) β 15 mL
- Cedarwood (Virginia) EO β
5β10 tetes (β1%)
Cara Pembuatan
- Campurkan EO dengan
alkohol untuk membantu disperse.
- Tambahkan air, kocok
hingga rata.
- Tuang ke botol spray
amber.
Cara Pemakaian
- Semprot di udara atau
kain (tidak langsung ke kulit).
- Kocok sebelum setiap
pemakaian.
Pengamanan &
Pengujian Akhir Produk
Untuk semua sediaan
berbasis EO, jalankan langkah-langkah berikut:
1. Patch Test (Keamanan
Kulit)
- Sebelum penggunaan kulit
luas, lakukan patch test:
- Oleskan sedikit produk
pada lengan dalam dan tunggu 24 jam.
- Hentikan jika muncul
iritasi/kemerahan.
Ini penting karena EO pekat dapat menyebabkan reaksi kulit jika tidak diencerkan.
2. Pengujian Organoleptik
- Uji aroma, warna,
homogenitas produk di beberapa batch untuk konsistensi kualitas.
3. pH & Stabilitas
(Untuk Produk Topikal)
- Produk topikal harus
diuji pH untuk memastikan kompatibilitas kulit (ideal 4,5β6,5). Ini telah
dilakukan dalam formulasi roll-on aromaterapi sebagai parameter penting.
4. Label & Instruksi
Penggunaan
Setiap produk harus
mencantumkan:
β Nama produk & bahan
lengkap
β Konsentrasi EO &
carrier
β Cara pakai
β Peringatan efek samping
& petunjuk keselamatan
Catatan Keamanan Utama
β EO harus diencerkan pada produk
topicalβtidak diaplikasikan neat/langsung ke kulit.
β Gunakan carrier oil
bersifat stabil & tidak berbau tajam sesuai fungsi produk.
β Penyimpanan produk dalam
botol gelap di tempat sejuk & kering dapat memperpanjang umur
simpan.
β Hindari pemakaian pada
bayi di bawah 6 bulan tanpa supervisi profesional aromaterapi.
A.
Kegunaan dalam Industri
- Bahan
Fragrance & Parfum (Aromatik):
Cedarwood Virginia EO dikenal sebagai bahan wewangian aroma woody, hangat, dan balsamic, digunakan dalam formulasi parfum, after-shave, deodorant, sabun, dan produk kosmetik lainnya untuk memberi nuansa aroma kayu yang tahan lama. - Bahan
Fragrance Produk Rumah Tangga:
Digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi, reed diffuser, atau produk ambient fragrance karena aromanya yang hangat dan grounding. - Insektisida
dan Repelen Serangga (Industri Pengusir Hama):
Minyak ini memiliki sifat insect-repellant yang diaplikasikan dalam produk natural untuk mengusir serangga seperti ngengat atau kutu dari pakaian dan ruang simpanan. - Kosmetik
& Perawatan Kulit:
Cedarwood EO ditambahkan dalam lotion, krim, sabun, dan produk perawatan kulit lainnya karena sifat astringent dan toniknya yang membantu tekstur kulit.
B.
Kegunaan Non-Industri / Umum
- Aromaterapi
Relaksasi & Stress Relief:
Aroma hangatnya memberikan efek menenangkan, sering digunakan dalam diffuser untuk menciptakan suasana santai dan mengurangi ketegangan emosional. - Mendukung
Kualitas Tidur:
Beberapa studi menunjukkan bahwa aroma cedarwood dapat membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur saat digunakan aromatik sebelum tidur. - Perawatan
Kulit Sehari-hari:
Cedarwood digunakan sebagai bahan campuran dalam perawatan kulit karena sifat antiseptik, astringent, dan tonik yang membantu menyamarkan pori-pori dan menenangkan kulit. - Perawatan
Rambut:
Ditambahkan pada shampoo atau masker rambut bersama minyak lain untuk membantu merangsang sirkulasi kulit kepala dan mendukung kesehatan rambut.
- Penggunaan
Routine Aromatic di Rumah:
β Ambient spray natural
β Sachet wewangian wardrobe
β Produk sabun aromatik atau mandi aromaterapi.
- Minyak
Cedarwood (Virginia) esensial bukan obat dan tidak dimaksudkan untuk
mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.
- Informasi ini bersifat edukatif dan aromaterapi, bukan rekomendasi medis.
- Penggunaan
terapeutik belum diuji secara klinis pada manusia.
Sertifikat
Halal: 33110034666001125
Dokumen
Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet
(MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikasi CITES (permintaan
untuk ekspor spesies dilindungi)
CEDARWOOD
(VIRGINIA) ESSENTIAL OIL / MINYAK ATSIRI CEMARA VIRGINIA By DDISTILLERS
Merk: DDistillers
INCI
name: Juniperus Virginiana Wood Oil
Kategori Produk: Single Essential oil, purity: 100
HS
Code: 33012990
CAS#:
8000-27-9
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Destilasi uap
DESKRIPSI
PRODUK:
Cedarwood
(Virginia) Essential Oil merupakan minyak atsiri murni yang
diperoleh melalui proses destilasi uap (steam distillation) dari heartwood
(inti kayu) pohon Juniperus virginiana L., spesies konifer yang
tumbuh di wilayah timur dan tenggara Amerika Utara. Minyak ini tidak
diekstraksi dari daun atau ranting, melainkan dari bagian kayu yang sudah
kering dan serutannya, sehingga menghasilkan profil komponen yang khas dan
konsisten secara organoleptik.
Secara
fisik, Cedarwood (Virginia) Essential Oil umumnya hadir sebagai cairan
yang agak kental dengan rona yang bervariasi dari kuning pucat hingga
kuning-coklat/amber tergantung batch dan asal bahan baku, yang mencerminkan
sifat alami minyak dari kayu J. virginiana.
Dalam
hal organoleptik (indra), minyak ini dikenal dengan aroma yang kuat,
hangat, woody (kayu) dengan nuansa earthy (bumi), balsamic, dan sedikit
manis. Aromanya lebih lembut dan halus dibandingkan cedarwood atlas, namun
tetap kaya akan karakter kayu yang stabil dan mudah menyatu dalam formulasi
parfum, aromaterapi, atau produk kosmetika.
Profil
komposisi kimia Juniperus virginiana essential oil telah dianalisis
secara ilmiah menggunakan teknik GC/MS (Gas ChromatographyβMass
Spectrometry), yang menunjukkan bahwa minyak ini terdiri dari campuran
seskuiterpena dan seskuiterpenol sebagai komponen utama. Senyawa-senyawa
dominan tersebut meliputi Ξ±-cedrene, Ξ²-cedrene, thujopsene,
dan cedrol dengan persentase yang bervariasi berdasarkan sumber dan
batch, namun umumnya berada dalam rentang berikut:
- Ξ±-Cedrene
(~20β38 %) β memberikan karakter aroma woody yang khas,
- Ξ²-Cedrene
(~5β10 %) β isomer cedrene tambahan yang turut memperkaya profil bau,
- Thujopsene
(~10β25 %) β senyawa seskuiterpena lain yang mendukung kesan kayu hangat,
- Cedrol
(~16β30 %) β seskuiterpenol yang sering dikaitkan dengan sifat sedatif/tenang
serta memberikan nuansa manis dan resinous pada aroma minyak.
Komposisi
ini menjadikan Cedarwood (Virginia) Essential Oil unik secara aromatik dan
fungsional, berbeda dari berbagai varian cedarwood lainnya (misalnya Atlas
atau Texas cedarwood), karena tingginya kandungan cedrol dan cedrene yang
berkontribusi terhadap aroma yang kaya dan daya stabilitasnya dalam formulasi
wewangian maupun penggunaan aromaterapi.
Secara
keseluruhan, Deskripsi fisik dan organoleptik Cedarwood (Virginia) Essential
Oil dapat dirangkum sebagai minyak kayu dengan cair yang agak kental,
kuning hingga amber, dan beraroma woody-balsamic yang dalam, halus namun
kompleks, yang mencerminkan komposisi kimia kaya seskuiterpena serta khas
dari Juniperus virginiana yang diteliti secara ilmiah.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Juniperus
virginiana L., sering disebut Eastern Red Cedar meskipun
secara taksonomi termasuk dalam genus Juniperus (kadarjuniper) dan bukan
cedar sejati, adalah spesies konifer hidup sempurna di keluarga Cupressaceae
yang terkenal karena kayu aromatiknya dan juga sebagai sumber minyak atsiri
cedarwood.
Karakteristik
Umum Tanaman
Juniperus
virginiana adalah pohon evergreen (berdaun hijau sepanjang
tahun) yang tumbuh lambat namun sangat tahan kondisi lingkungan yang
berbeda. Ia dapat hidup selama ratusan tahun dan kadang mencapai tinggi yang
signifikan di habitat alaminya.
- Tinggi:
Umumnya mencapai 5β20 m, namun ada laporan dapat tumbuh hingga 27 m
di kondisi ideal.
- Akar
& Batang: Batangnya tegak dengan bentuk mahkota
yang cenderung konikal, kolumnar, atau sedikit oval.
- Kulit
Kayu: Warna coklat-kemerahan hingga abu-abu,
berserat, dan mengelupas tipis menjadi strip panjang yang mudah
dikenali.
- Pertumbuhan:
Tumbuh baik di tanah yang kering hingga agak lembap, dan termasuk spesies yang
toleran terhadap berbagai kondisi tanah, termasuk yang kurang subur.
Daun
dan Sistem Foliage
Ciri
morfologi daun Juniperus virginiana sangat khas karena dua bentuk
daun berbeda (heteroblasty), yaitu:
Daun
Juvenil:
- Bentuknya berupa jarum kecil/panjang
berukur ~5β10 mm.
- Umumnya tampak pada cabang muda atau
bagian tertutup naungan.
Daun
Dewasa:
- Bentuknya lembar sisik kecil yang rapat
menempel pada ranting, berukuran ~2β4 mm.
- Susunan daun dewasa biasanya dalam 4
baris rapat yang tumpang tindih, memberikan tampilan yang stabil dan
kompak.
- Daun
dewasa yang rapat inilah yang memberikan pohon ini tekstur hijau gelap khas
sepanjang tahun, sekaligus menjadi ciri khas dalam identifikasi spesies
ini.
Sistem
Reproduksi & Konus (Bunga & Buah)
Juniperus
virginiana adalah tanaman dioecious, artinya pohon
jantan dan betina terpisahβsetiap pohon hanya menghasilkan satu jenis konus
reproduktif.
???? Konus Jantan:
- Kecil,
berwarna kuning hingga coklat, biasanya muncul pada akhir musim dingin atau
awal musim semi saat melepaskan serbuk sari.
???? Konus Betina
(Buah):
- Bentuknya
berubah menjadi mirip βberry-like coneβ (struktur berbentuk baga yang
tidak terbuka), awalnya berwarna hijau, lalu menjadi biru-ungu dengan
lapisan lilin keabu-abuan (glaucous) saat matang.
- Ukurannya
Β±3β7 mm dalam diameter dan biasanya matang dalam 6β8 bulan setelah
penyerbukan.
- Buah-buah
kecil ini menjadi sumber makanan bagi berbagai spesies burung, yang
membantu dalam penyebaran biji secara alami.
Habitat
& Persebaran Asli
Juniperus
virginiana berasal dari Amerika Utara bagian timur dan
menyebar dari Nova Scotia (Kanada) ke selatan hingga Florida,
serta ke barat sampai Texas dan Oklahoma.
Pohon ini sering tumbuh di padang rumput terbuka, pinggiran hutan, lereng
batu, hingga area yang terganggu oleh aktivitas manusia, menunjukkan
kemampuan adaptasi yang kuat terhadap berbagai kondisi tanah dan cuaca.
Ringkasan
Poin-Poin Morfologi Utama
|
Fitur
Morfologi |
Deskripsi |
|
Jenis |
Evergreen
conifer (tumbuh sepanjang tahun) |
|
Tinggi |
5β20
m (terkadang sampai ~27 m) |
|
Bentuk
Mahkota |
Konikal,
kolumnar, atau oval |
|
Kulit
Kayu |
Reddish-brown/abu-abu,
berserat, mengelupas |
|
Daun |
Dua
bentuk: juvenile (jarum) & dewasa (sisik) |
|
Reproduksi |
Dioecious
(pohon jantan & betina terpisah) |
|
Buah |
Berry-like
cone biru-ungu, 3β7 mm |
|
Distribusi
Asli |
Amerika
Utara timur, luas jangkauan alami |
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Asal
Usul Umum Minyak Cedarwood
Minyak
cedarwood dikenal sejak ribuan tahun yang lalu sebagai salah satu minyak
esensial pertama yang digunakan manusia. Bukti teks kuno menunjukkan bahwa
minyak ini sudah digunakan setidaknya sejak sekitar 1800β2000 SM,
terutama di wilayah Mesopotamia (sekarang Irak) dan Levant, berdasarkan catatan
artefak dan tablet kuno yang menyebut βcedar oilβ sebagai bahan dalam berbagai
aplikasi termasuk penggunaan aromatik dan praktis.
Misalnya,
minyak cedarwood sering dipakai oleh masyarakat Sumeria dalam dekorasi
dan pembuatan bahan-bahan artistik pada wadah keramik mereka. Sementara itu di Mesir
Kuno, minyak cedarwood dipakai dalam praktik embalming (pembalseman)
karena sifatnya yang aromatik dan antiseptik, serta penggunaannya dalam ritual
keagamaan dan spiritual yang penting di kalangan elite dan pendeta.
Meskipun
minyak cedarwood pada masa kuno biasanya diperoleh dari cedar asli (mis. Cedrus
libani, Cedar of Lebanon), tradisi penggunaan minyak kayu cedar ini
menjadi dasar bagi perkembangan penggunaannya termasuk variasi lain seperti
yang berasal dari Juniperus virginiana (Virginia cedarwood) di masa
kemudian.
Penggunaan
di Amerika β Cedarwood (Virginia)
Di
Amerika Utara, pohon Juniperus virginiana yang dikenal sebagai Eastern
Red Cedar atau cedar Virginia memiliki sejarah panjang sebagai sumber kayu
aromatik dan minyak aromatik di kalangan masyarakat Indigenous (Penduduk
Asli Amerika) jauh sebelum kedatangan penjajah Eropa.
Penduduk
asli Amerika menggunakan bagian-bagian cedar ini dalam berbagai cara:
- Sebagai
incienso/obat bakar untuk upacara purification (pembersihan spiritual)
dan ritus penyembuhan.
- Kayu
cedar dibakar untuk membantu mengusir serangga, membersihkan ruang, dan
melindungi dari energi negatif atau roh jahat dalam berbagai ritus budaya.
- Infus
dan teh yang dibuat dari daun, kulit, dan buah (serupa βberryβ juniper) dipakai
dalam pengobatan tradisional untuk batuk, flu, nyeri, hingga gangguan
pernapasan dan pencernaan, serta kondisi kulit tertentu.
- Kayunya
digunakan sebagai arang aromatik dan bahan pembuat alat, serta untuk
tujuan praktis seperti tiang, rak, atau struktur pelindung.
Penggunaan
tradisional ini merupakan bukti kuat bahwa sejak dulu masyarakat asli telah
memanfaatkan sifat aromatik, antiseptik, dan terapeutik dari cedarwood J.
virginiana, termasuk dalam bentuk yang berhubungan dengan ekstraksi minyak.
Perkembangan
Ekstraksi menjadi Minyak Atsiri
Dengan
berkembangnya teknik modern seperti destilasi uap (steam distillation),
minyak cedarwood dari Juniperus virginiana kini diekstraksi secara lebih
sistematis dari heartwood (inti kayu) pohon ini, menghasilkan minyak
esensial yang kaya kandungan seskuiterpena seperti cedrol, Ξ±-cedrene,
Ξ²-cedrene, dan thujopsene yang menjadi ciri khasnya.
Proses
modern ini memungkinkan produksi minyak secara industri untuk aplikasi aromaterapi,
kosmetik, parfum, dan produk aromatik lainnya, sekaligus mempertahankan
warisan lama dari sifat aromatik alami cedarwood yang sudah dikenal manusia
selama ribuan tahun.
Ringkasan
Sejarah Penggunaan Cedarwood (Virginia) Essential Oil
|
Era
/ Periode |
Konteks
Penggunaan |
|
Kuno
β Mesopotamia / Mesir |
Minyak
cedar digunakan sebagai bahan aromatik, antiseptik, dan untuk embalming. |
|
Masyarakat
adat Amerika |
Kayu
cedar dan aromanya digunakan untuk ritus spiritual, pembersihan, pengusiran
serangga, hingga pengobatan tradisional. |
|
Abad
Modern β Industri Essential Oil |
Metode
destilasi uap mengubah bahan baku heartwood cedar menjadi minyak esensial
murni yang dipakai dalam aromaterapi dan produk komersial lainnya. |
Dengan
demikian, sejarah minyak Cedarwood (Virginia) Essential Oil mencerminkan
perjalanan panjang penggunaan kayu dan aroma cedar dalam budaya manusia dari
ritual religius dan medis tradisional hingga praktik aromaterapi dan industri
modern yang lebih luas dengan kombinasi
tradisi dan teknik ilmiah yang terus berkembang.
KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Heartwood (inti kayu) dari Juniperus Virginiana L. Asal: USA |
| Penanaman | Bahan baku minyak atsiri diperoleh dari heartwood (inti kayu) pohon Juniperus virginiana L., yang tumbuh alami dan dibudidayakan di wilayah asalnya di Amerika Utara (terutama bagian tenggara AS) |
| Isi | Cedrol, Ξ±-Cedrene,
Ξ²-Cedrene, Thujopsene |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam alcohol dan fixed oil, tidak larut dalam air |
| Level of note | Base to Middle Note |
| Blend well | Cypress, Bergamot, Frankincense, Jasmine, Neroli, Vetiver, Patchouli, Rosemary, Lemon, Clary Sage, Ylang Ylang, Sandalwood, dan banyak lainnya untuk parfum, aromaterapi, atau produk kosmetik. |
| Aplikasi produk hilir | Aromatherapy, Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetics, Herbal Pharmacy, Body/Skin Care, Personal Care, Home Care, dan produk turunan lainnya. |
| Umur Simpan | 5 tahun |
| Instruksi penyimpanan |
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum |
|




