LINK PUSTAKA:
[1]https://patents.google.com/patent/CN1321735A/en
[2]https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28503942/
[5]https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/76697/1/SUCI%20LARASATI-FST.pdf
[6]http://eprints.unwahas.ac.id/1527/2/BAB%20I.pdf
[7]https://www.essentialoil.in/onion-seed-oil.html
[8]https://afakhry.com/portfolio-item/onion-oil/
[10]https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8339303/
[11]https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S095671351200429X
[12]https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8789449/
[13]https://www.thepharmajournal.com/archives/2022/vol11issue6/PartP/11-6-134-461.pdf
[14]https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S016745019880068X
[16]https://www.researchgate.net/publication/282689702_Onion_Allium_cepa_Essential_Oils
MANFAAT THERAPEUTIC:
Senyawa bioaktif
bawang merah memiliki potensi antioksidan yang kuat untuk menetralkan stres
oksidatif sel. Komponen bioaktif ini bermanfaat sebagai agen antikarsinogenik,
antibiotik, antiinflamasi, antiplatelet, antidiabetes, dan kardioprotektif
serta manfaat nutrisi lainnya[13,14,15,16].
KEGUNAAN DAN MANFAAT:
- Orang Yunani kuno menggunakan umbi Bawang
ini untuk mengobati gangguan pencernaan
- Dalam pengobatan Yunani dan Ayurveda,
minyak ini digunakan untuk menyembuhkan banyak penyakit yang secara khusus
merangsang metabolisme dan membantu orang pulih dari kelesuan
- Minyak ini baik untuk kulit, salah satunya
dalam penyembuhan jerawat dengan penggunaan secara eksternal
- Mencegah kerontokan pada rambut
- Digunakan dalam penyembuhan asma dan batuk
- Jika mengoleskan minyak di dada atau dengan
menghirup uapnya, ini dapat segera meredakan pilek dan flu
- Bermanfaat dalam sinusitis
- Memiliki efek menenangkan pada saraf
- Aplikasi atau asupan minyak menyembuhkan
kelesuan, melemaskan otot dan sistem saraf
- Pijat dengan minyak biji bawang juga
bermanfaat bagi penderita rematik dan radang sendi
- Asupan minyak juga meningkatkan kadar gula
darah yang penting dalam kasus diabetes dan juga mengontrol tekanan darah
- Dapat membunuh parasit usus dan
menyembuhkan diare
- Pengobatan modern telah memastikan sifat antibakteri dan antimikotiknya. Bahkan membantu mengontrol kadar gula darah[9,10,11,12].
Sertifikat halal: 15240067741220
Dokumen ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS,
Phitosanitary, CITES
DISKLAIMER:
Informasi ini hanya untuk keperluan pemakaian di luar/ topikal dan tidak
dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan atau nasihat medis
profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi kesehatan.
Jangan pernah menelan minyak atsiri dan
ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak olive
atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik
dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri
pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika
Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda
sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan
konstitusi individu yang unik.
ONION GRADE B REGULAR OIL
Merk: DDistillers
Nama produk: Onion Grade B Regular essential
oil
Kategori Produk: Single essential oil, purity: 100%
INCI Name: Allium cepa (Onion) Seed Oil
HS Code: 33019090
CAS#: 8002-72-0
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Destilasi Uap
DESKRIPSI:
Minyak Onion Grade B Regular kami diperoleh
dari ekstraksi biji bawang bombai dengan kualitas Grade B melalui metode steam
distillation. Minyak yang dihasilkan beraroma khas bawang yang menyengat
dan kuat dengan tekstur cair sedikit kental berwarna kuning muda hingga kuning kecoklatan.
Minyak atsiri bawang bombai mengandung senyawa belerang yang disebut
tiosulfinat atau isotiosianat yang diketahui memiliki efek antibakteri dan
antijamur. Minyak bawang bombai secara umum untuk menyembuhkan berbagai
penyakit pencernakan, flu, kembung, mual, maag, disentri, dan membunuh cacing dalam
perut[1,2,3].
SEKILAS BOTANICAL:
Bawang Bombai merupakan tanaman yang
berasal dari kota Bombai (sekarang dikenal dengan nama Mumbai), India. Kemungkinan
besar bawang bombai masuk ke Indonesia seiring
masuknya para pedagang dari India atau penjajah dari Belanda.
Orang Belanda pernah mencoba membudidayakan bawang bombai di Padang,
tetapi terhitung gagal. Tanah yang lebih cocok ditengarai di Karo karena terbukti hasilnya sangat
memuaskan.
Penggunaannya di Indonesia pada awalnya
populer dipakai pada masakan Cina dan Eropa, namun belakangan banyak makanan
Indonesia yang mempergunakannya. Bawang bombai memiliki aroma yang khas bila
dibanding dengan bawang merah biasa, umbinya terbentuk dari lapisan-lapisan
daun yang membesar dan bersatu. Pohonnya tumbuh tegak ke atas, akarnya
serabut dan tidak terlalu panjang (±10c), daunnya bebentuk seperti pipa namun
pipih berwarna hijau tua dan berukuran lebih besar dibanding daun bawang merah
biasa. Batang semunya merupakan pelepah daun dan menimbulkan jejak
cincin-cincin, pangkal pelepahnya melebar dan menebal membentuk bengkakan besar
yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, bengkakan itu sendiri adalah
umbi bawang[4,5,6].
SEJARAH:
Bawang bombai atau Allium cepa termasuk tanaman budidaya tertua yang diketahui,
dan dibudidayakan di Mesir, Cina, dan India sebelum awal sejarah yang tercatat.
Bawang telah banyak digambarkan berasal dari Iran, anak benua India barat dan
Asia Tengah. Jejak bawang bombai yang ditemukan dari pemukiman Zaman Perunggu
di Cina menunjukkan bahwa bawang bombai telah digunakan sejak 5000 SM, tidak
hanya untuk rasa, tetapi juga untuk daya tahan umbi dalam penyimpanan dan
transportasi.
Orang Mesir kuno menghormati umbi bawang,
melihat bentuknya yang bulat dan cincin konsentris dijadikan sebagai simbol
kehidupan abadi. Bawang digunakan dalam penguburan orang Mesir, terbukti dengan
jejak bawang yang ditemukan di rongga mata Ramses IV. Pliny the Elder menulis
tentang penggunaan bawang dan kubis di Pompeii. Dia mendokumentasikan
kepercayaan Romawi tentang kemampuan bawang bombai untuk memperbaiki penyakit
mata, membantu tidur, dan menyembuhkan segala sesuatu mulai dari luka mulut dan
sakit gigi hingga gigitan anjing, sakit pinggang, dan bahkan disentri.
Para arkeolog yang menggali Pompeii telah menemukan taman yang mirip dengan yang ada dalam narasi terperinci Pliny. Menurut teks yang dikumpulkan pada abad ke-5/6 Masehi di bawah naungan penulis "Apicius" (dikatakan sebagai ahli kuliner), bawang digunakan dalam banyak resep Romawi. Mesir kuno diketahui telah memasok bawang bombai (bawang merah dan bawang putih) ke Kekaisaran Romawi. Di Age of Discovery, bawang dibawa ke Amerika Utara oleh pemukim Eropa pertama, hanya untuk menemukan tanaman yang tersedia dan digunakan secara luas dalam keahlian memasak penduduk asli Amerika. Menurut buku harian yang disimpan oleh beberapa penjajah Inggris pertama, umbi bawang adalah salah satu tanaman pertama yang ditanam oleh Pilgrim Fathers. Bawang bombai mengandung minyak atsiri, minyak tetap, protein, selulosa, gula dan mineral. Kandungan minyak atsiri bawang bombai tergantung pada varietas bawang bombai yang digunakan dan proses penyulingan yang digunakan. Minyak biji bawang juga telah digunakan karena khasiat obatnya dalam berbagai sistem pengobatan kuno termasuk sistem Unani dan sistem Ayurveda[7,8].
VISIT OUR MARKETPLACE:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Biji Asal minyak: Indonesia |
| Penanaman | Onion dipanen secara konvensional dan ditanam
secara berkelanjutan |
| Isi | 9, 19-Cyclolanost-24-en-3-ol, 9, 19-Cycloergost-24(28(-en-3-ol)), tiosulfinat, Gamma-sitosterol |
| Organoleptik | Warna: Kuning muda hingga kuning kecoklatan
Aroma: Khas bawang bombai yang kuat dan
autentik dibawah minyak bawang bombai grade A. |
| Solubility | Onion dipanen secara konvensional dan ditanam secara berkelanjutan |
| Blend well | Asafoetida, garlic, rosemary, oregano,
clary sage, dan thyme |
| Umur Simpan | 5 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Simpan minyak atsiri dalam botol amber
(berwarna gelap). Jika kemasan yang
digunakan adalah botol aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol
aluminium ke botol kaca gelap amber.
Simpan di tempat yang kering dan jauhkan dari sinar matahari. |
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Kami menyarankan Anda untuk mengambil
tindakan pencegahan berikut: - Minyak atsiri Onion terkonsentrasi
di alam sehingga disarankan untuk tidak menggunakan minyak tanpa
mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai. - Hindari penggunaan minyak atsiri Onion pada area sensitif, mata, dan selaput lendir. - Ibu menyusui, anak-anak balita, dan wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak yang luar biasa ini. |


