Sertifikat halal: 15240067741220

Dokumen ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS, Phitosanitary, CITES

DISCLAIMER:

Informasi ini hanya untuk keperluan  pemakaian di luar/ topikal dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan atau nasihat medis profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi kesehatan.

Jangan pernah menelan minyak atsiri dan ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak olive atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan konstitusi individu yang unik.

MANFAAT THERAPEUTIC:

·      Minyak dari Cinnamomum parthenoxylon menunjukkan berbagai manfaat dalam studi ilmiah, terutama aktivitas antimikroba dan antioksidannya. Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak esensial dari spesies ini memiliki komponen bioaktif yang efektif melawan sejumlah bakteri dan jamur patogen.

·      Selain itu, minyak esensial dari keluarga Cinnamomum secara umum juga dikenal karena mengandung senyawa seperti eugenol dan cinnamaldehyde, yang berpotensi memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, dan penghambat enzim pada tingkat molekuler. Komponen-komponen ini dapat membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan mendukung kesehatan kulit serta saluran pernapasan jika digunakan dalam aromaterapi atau topikal dengan dosis yang sesuai[16,17,18].

KEGUNAAN DAN MANFAAT:

·      Penelitian menunjukkan bahwa minyak ini efektif untuk menghambat pertumbuhan beberapa bakteri patogen seperti Escherichia coli dan Salmonella enterica, menjadikannya bermanfaat sebagai antibakteri dalam pengobatan alami dan pengobatan infeksi saluran pencernaan.

·      minyak pakanangi memiliki potensi sebagai anti-inflamasi, yang bisa membantu mengurangi peradangan, dan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

·      Dalam pengobatan tradisional, minyak ini juga digunakan untuk masalah pernapasan dan pencernaan.

·      Minyak pakanangi memiliki potensi dalam terapi gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson, meskipun studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya manfaat dari minyak ini[11,12,13,14,15]. 

PAKANANGI OIL

Merk: DDistillers

Nama produk: Pakanangi essential oil

Kategori Produk: Single essential oil, purity: 100%

INCI Name: Cinnamomum Parthenoxylon Oil

HS Code: 33019090

CAS#: -

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Destilasi Uap


DESKRIPSI:

Minyak pakanangi kami diperoleh dari hasil ekstraksi kayu bagian dalam tanaman  Cinnamomum Parthenoxylon (Pakanangi/Telasihan/Palio) dengan metode penyulingan uap. Minyak yang dihasilkan berupa cairan kecoklatan dengan aroma khas pakanangi yang harum. Ekstrak daun, kulit kayu, kayu, dan akar C. parthenoxylon mempunyai efek antioksidan dan antibakteri yang menunjukkan potensi untuk pengobatan. Terkadang minyak ini disamakan dengan sassafras oil yang disuling dari tanaman, hal ini dikarenakan secara aroma memiliki kesamaan akibat kandungan safrol pada minyak pakanangi yang cukup tinggi[1,2,3].

 

SEKILAS BOTANICAL:

Cinnamomum parthenoxylon tumbuh di hutan tropis dan subtropis, khususnya di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Pohon ini lebih menyukai daerah dengan iklim hangat, lembap, dan tanah yang subur serta memiliki drainase yang baik. Cinnamomum Parthenoxylon adalah pohon dengan aroma khas yang umum digunakan sebagai bahan bangunan, aromatik, dan pengusir serangga.

Masyarakat Indonesia mengenal tanaman ini dengan berbagai nama seperti Selasihan (Jawa), Huru Pedes (Sunda), Laso (Minang), Pakanangi, Melana, Ki sereh, Rawali (Kalimantan Tenggara), Kepaleh (Kalimantan Barat). Pohon selasihan atau pakanangi dengan nama ilmiah Cinnamomum parthenoxylon merupakan jenis pohon dari famili Lauraceae, tanaman ini memiliki akar tunggang yang kuat dan mendalam. Batang pohon Cinnamomum parthenoxylon besar dan kokoh, berwarna abu-abu atau kecoklatan dengan permukaan kasar dan retak-retak. Pohon ini bisa tumbuh hingga ketinggian 15-20 meter dan sering digunakan dalam berbagai keperluan konstruksi dan perkakas. Daunnya berbentuk lonjong atau oval, dengan panjang antara 10-20 cm dan lebar sekitar 4-8 cm dengan bunga berukuran kecil, berwarna putih hingga kekuningan, dan tumbuh dalam tandan di ujung cabang. Buah pohon ini berbentuk bulat kecil, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi hitam keunguan saat matang. [4,5,6,7,8,9].

 

SEJARAH:
Minyak Cinnamomum parthenoxylon, atau minyak pakanangi, memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional dan telah diaplikasikan untuk berbagai kegunaan khususnya di Asia Tenggara. Minyak dari kayu pakanangi terkenal karena kandungan safrolnya yang tinggi, senyawa yang secara historis digunakan dalam wewangian dan pengobatan tradisional. Penelitian pada awal abad ke-20 menyoroti penggunaan minyak ini di Indonesia, di mana minyak tersebut disuling dan dipelajari sifat fisiknya serta potensi manfaatnya. Komponen safrole, meskipun sekarang diatur karena masalah keamanan, dulunya biasa digunakan dalam jumlah kecil untuk keperluan wewangian dan pengobatan.

Secara tradisional, minyak pakanangi telah digunakan dalam praktik pengobatan lokal untuk mengobati berbagai penyakit, meskipun penggunaan modern masih terbatas dan sering kali digantikan oleh bentuk pengobatan lain yang berbahan dasar kapur barus. Dalam penelitian terbaru, bagian lain dari tanaman C. parthenoxylon, seperti daunnya, telah menunjukkan aktivitas melawan rayap dan hama lainnya, yang menunjukkan potensi penerapan pertanian di luar penggunaan obat[10,11].


VISIT OUR MARKETPLACE:

    

Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Bagian dalam kayu

Asal minyak: Indonesia

Penanaman

Pakanangi / Telasihan / Palio dipanen secara konvensional dan ditanam secara berkelanjutan

Isi

Methyl Eugenol, Safrole

Organoleptik

Warna: Kecoklatan

Aroma: Khas pakanangi yang harum

Solubility

Larut dalam alcohol dan minyak, tidak larut dalam air

Level of note

Middle to Base Note

Blend well

Cinnamon bark, nutmeg, cassiavera

Aplikasi produk hilir

Aromatherapy, Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetics, Herbal Pharmacy, Body/Skin Care, dan lainnya

Umur Simpan

5 tahun

Instruksi penyimpanan

Simpan minyak atsiri dalam botol amber (berwarna gelap).  Jika kemasan yang digunakan adalah botol aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol aluminium ke botol kaca gelap amber.  Simpan di tempat yang kering dan jauhkan dari sinar matahari.

Alergi dan tindakan pencegahan umum

Kami menyarankan Anda untuk mengambil tindakan pencegahan berikut:

-  Minyak atsiri Pakanangi terkonsentrasi di alam sehingga disarankan untuk tidak menggunakan minyak tanpa mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai.

-  Hindari penggunaan minyak atsiri Pakanangi pada area sensitif, mata, dan selaput lendir.

-  Ibu menyusui, anak-anak balita, dan wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak yang luar biasa ini.

Tulis ulasan