- Antioxidant and Antimicrobial Activity of Plant Hydrosol
- Minyak Atsiri Bunga Indonesia (UII PDF)
- Plumeria alba β Wikipedia
- Formulatorβs Guide to Hydrosols β Formula Botanica
- Hydrolates β Landema
- Artikel Biologi (Universitas Udayana)
- International Journal of Biosciences (Udayana)
- Plumeria alba (PROSEA β PlantUse)
- Genotoxic and Anti-Genotoxic Potential of Hydrosols (PMC)
- Unlocking the Potential of Hydrosols (PMC)
- Reconsidering Hydrosols as Main Products of Aromatic Plants (PMC)
- Hydrosols in Aromatherapy and Phytotherapy (PMC)
- Hydrosols: Chemical Profile and Therapeutic Applications (PMC)
- Magic in Maui: Plumeria Hydrosoul β Evan Healy
- Hydrosols and Essential Oils β MDPI Molecules
- Plumeria alba β Flora Fauna Web (Singapore NParks)
- Hydrosols: Definition and Applications β PT Mitra Ayu
- Hydrosols: Biological Activity and Potential as Cosmetic Ingredients (ScienceDirect)
Sertifikat Halal: 33110034666001125
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
- Antiinflamasi
alami β membantu meredakan kemerahan, iritasi kulit, dan
peradangan ringan.
- Antimikroba
ringan β mendukung kebersihan kulit dengan menghambat
pertumbuhan bakteri penyebab bau badan dan jerawat.
- Antioksidan
β melindungi kulit dari kerusakan oksidatif dan mendukung regenerasi sel.
- Efek
menenangkan (soothing effect) β membantu meredakan
stres, ketegangan emosional, serta kecemasan ringan melalui aromaterapi.
- Relaksasi
otot
β aroma dan kandungan bioaktifnya dapat memberi efek pelemasan ringan pada otot
yang tegang.
- Pendukung tidur β digunakan sebagai pillow mist atau aromaterapi untuk meningkatkan kualitas tidur alami.
- Potensi
analgesik lembut β beberapa studi menunjukkan ekstrak
Plumeria dapat membantu meredakan nyeri ringan.
1.
Face Mist Relaksasi & Hydrating (100 ml)
Bahan:
- Frangipani Hydrosol β 85 ml
- Aloe vera juice β 10 ml
- Glycerin β 3 ml (humektan)
- Pengawet alami* (misalnya sodium
benzoate + potassium sorbate) β 2 ml
Cara
membuat:
- Campurkan hydrosol, aloe vera, dan
glycerin dalam wadah bersih.
- Aduk perlahan hingga homogen.
- Tambahkan pengawet, aduk rata.
- Tuang ke botol spray steril.
Catatan:
Memberikan kesegaran sekaligus hidrasi lembut pada kulit, cocok digunakan
sehari-hari.
2.
Body & Linen Spray (100 ml)
Bahan:
- Frangipani Hydrosol β 90 ml
- Alkohol 70% (food/cosmetic grade) β 8
ml
- Essential oil lavender / citrus
(opsional) β 2 ml
Cara
membuat:
- Campurkan hydrosol dengan alkohol.
- Tambahkan minyak esensial bila ingin
wangi lebih kompleks.
- Tuang ke botol spray.
Catatan:
Memberikan aroma floral-spa yang menenangkan, dapat digunakan untuk tubuh
maupun linen.
3.
Natural Toner Antioksidan (100 ml)
Bahan:
- Frangipani Hydrosol β 95 ml
- Ekstrak teh hijau (water-soluble) β 2
ml
- Glycerin β 2 ml
- Pengawet alami β 1 ml
Cara
membuat:
- Larutkan ekstrak teh hijau dalam
hydrosol.
- Tambahkan glycerin dan pengawet.
- Aduk rata, simpan dalam botol spray
atau botol toner.
Catatan:
Menggabungkan sifat antioksidan teh hijau dengan aroma floral-frangipani yang
menenangkan.
4.
Mild Cleansing Water (100 ml)
Bahan:
- Frangipani Hydrosol β 80 ml
- Ekstrak chamomile hydrosol β 10 ml
- Gliserin β 5 ml
- Cocamidopropyl betaine (mild
surfactant) β 5 ml
Cara
membuat:
- Campurkan hydrosol dan chamomile
hydrosol.
- Tambahkan surfaktan lembut dan glycerin.
- Aduk rata, tuang ke botol flip-top.
Catatan:
Cocok sebagai pembersih ringan wajah, meninggalkan sensasi segar dan floral
lembut.
- Toner
wajah alami β membantu melembapkan, menyegarkan, dan
menjaga keseimbangan pH kulit.
- Perawatan
kulit sensitif β menenangkan iritasi ringan dan memberi
efek soothing.
- Anti-aging
alami β kandungan antioksidan mendukung perlindungan kulit
dari radikal bebas dan penuaan dini.
- Hair
mist alami β menyegarkan rambut, membantu menjaga kelembapan,
dan mendukung kesehatan kulit kepala.
- Aromaterapi
relaksasi β aroma manis dan floral membantu mengurangi stres,
menenangkan pikiran, dan meningkatkan kualitas tidur.
- Room & linen spray β memberi aroma floral yang lembut dan menyegarkan ruangan atau kain.
- Bahan
tambahan kosmetik β bisa dicampurkan dalam sabun cair,
lotion, hand sanitizer alami, atau produk perawatan herbal lainnya.
FRANGIPANI
HYDROSOL / HIDROSOL BUNGA KAMBOJA By DDISTILLERS
Merk:
DDistillers
Botanical
name: Plumeria alba
INCI
name: Plumeria alba (Frangipani) Flower Water
Kategori Produk: Single hydrosols, purity: 100%
HS
Code: 33019010
CAS#:
94350-02-4
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Destilasi uap
DESKRIPSI
PRODUK:
Frangipani
Hydrosol (Hidrosol Bunga Kamboja) merupakan produk samping
bernilai tinggi dari proses penyulingan uap bunga Plumeria alba. Proses
distilasi ini menghasilkan dua fraksi utama: minyak atsiri (fase minyak) dan
hidrosol (fase air). Hidrosol mengandung molekul volatil larut-air dalam
konsentrasi rendah serta senyawa polar bioaktif yang tidak terambil pada fase
minyak. Komponen ini meliputi senyawa fenolik dan terpenoid dengan potensi
aktivitas biologis ringan, termasuk efek antioksidan dan antimikroba.
Dibandingkan dengan minyak atsiri murni, hidrosol lebih lembut, ringan, dan
aman diaplikasikan langsung pada kulit atau digunakan sebagai fase air dalam
formulasi kosmetik, aromaterapi, maupun wellness products.
Secara
spesifikasi, Frangipani Hydrosol berbentuk cairan jernih hingga agak keruh
dengan warna bening atau kuning pucat, bergantung pada kondisi bahan baku dan
proses distilasi. pH hidrosol umumnya berada pada kisaran asam ringan (pH 3β6),
yang membantu mendukung kestabilan alami produk dan menghambat pertumbuhan
mikroorganisme. Hidrosol larut sepenuhnya dalam air dan alkohol, tetapi tidak
larut dalam minyak, sehingga ideal digunakan sebagai fase air dalam sediaan
emulsi, lotion, toner, atau spray.
Dari
sisi organoleptik, Frangipani Hydrosol memiliki aroma khas floral yang
lembut, manis, dan eksotis, menyerupai bunga tropis segar namun lebih ringan
dibandingkan absolute atau essential oil frangipani yang pekat. Aroma ini
memberikan efek menenangkan dan menyegarkan, sehingga populer dalam aplikasi
face mist, body spray, atau room spray. Saat diaplikasikan ke kulit, hidrosol
memberi sensasi segar, ringan, dan non-iritatif, tanpa meninggalkan rasa
berminyak. Secara visual, produk ini tampak jernih hingga agak kekuningan
dengan kestabilan yang baik bila disimpan dalam kondisi sesuai. Tanda penurunan
mutu dapat diamati dari perubahan warna menjadi keruh, aroma menjadi asam, atau
terbentuknya endapan. Dalam kondisi penyimpanan yang optimal (suhu 10β25 Β°C, botol
kaca gelap tertutup rapat, terlindung dari cahaya), umur simpan Frangipani
Hydrosol berkisar 6β12 bulan.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Plumeria
alba,
dikenal dengan nama umum kamboja putih atau frangipani putih,
merupakan tanaman hias tropis yang populer karena keindahan bunganya dan
aromanya yang khas. Tanaman ini termasuk ke dalam famili Apocynaceae
yang banyak tersebar di daerah tropis dan subtropis. Secara alami, P. alba
berasal dari Karibia dan Amerika Tengah, namun kini banyak dibudidayakan di
Asia, termasuk Indonesia, sebagai tanaman hias, ornamental, maupun tanaman yang
bernilai budaya dan spiritual. Dari sisi fitokimia, bunga dan daun Plumeria
alba dilaporkan mengandung senyawa fenolik, flavonoid, terpenoid, serta
minyak atsiri yang berkontribusi pada aktivitas biologis seperti antioksidan,
antiinflamasi, dan antimikroba.
Taksonomi
Botani
- Kingdom:
Plantae
- Divisi:
Magnoliophyta
- Kelas:
Magnoliopsida
- Ordo:
Gentianales
- Famili:
Apocynaceae
- Genus:
Plumeria
- Spesies:
Plumeria alba L.
Morfologi
Tanaman
1.
Batang
- Bentuk
pohon kecil hingga sedang, tinggi umumnya 3β8 meter.
- Batangnya
tebal, berair (succulent), berwarna abu-abu kehijauan, dengan getah putih
pekat yang mengandung lateks.
- Percabangan
tidak teratur, dengan tajuk terbuka.
2.
Daun
- Tersusun
spiral di ujung ranting (roset terminal).
- Bentuk
lanset panjang (panjang 20β40 cm, lebar 7β10 cm).
- Warna
hijau tua di permukaan atas dan lebih pucat di bawah.
- Tekstur
agak kaku, permukaan mengilap.
3.
Bunga
- Bagian
paling khas dan bernilai estetika tinggi.
- Bunga
berwarna putih bersih dengan bagian tengah kuning keemasan.
- Diameter
bunga sekitar 5β7 cm.
- Mahkota
berbentuk trompet dengan 5 kelopak tumpang tindih spiral.
- Beraroma
harum, terutama di malam hari untuk menarik penyerbuk (serangga dan
ngengat malam).
4.
Buah
- Berbentuk
kapsul ganda (folikel) panjang Β± 15β30 cm, berisi banyak biji pipih dengan
rambut/rambut halus untuk penyebaran angin.
- Jarang
dijumpai pada tanaman hias karena sering dipangkas.
5.
Akar
- Sistem
perakaran serabut dengan akar kuat yang mendukung pertumbuhan di tanah
kering maupun lembap.
Ciri
Khas
Keunikan
utama Plumeria alba adalah bunga putih besar dengan pusat kuning yang
sangat harum, terutama pada malam hari. Getah putihnya bersifat iritatif pada
kulit dan mata, sehingga perlu kehati-hatian dalam penanganannya. Dari sisi
bioaktivitas, tanaman ini banyak dipelajari dalam bidang farmakognosi karena
kandungan alkaloid, fenol, dan flavonoid yang berpotensi untuk pengembangan
obat herbal dan kosmetik.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Plumeria
alba
atau kamboja putih telah dikenal sejak ratusan tahun lalu di berbagai budaya
tropis, terutama di Karibia, Amerika Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.
Tanaman ini memiliki nilai estetika, spiritual, dan medis. Di India, bunga
frangipani sering digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda untuk
mengatasi peradangan, demam, dan gangguan kulit. Di Pasifik dan Asia Tenggara,
bunga ini dipakai dalam ritual budaya, dekorasi, serta sebagai simbol spiritual
dan kesucian. Secara etnobotani, getah, daun, dan bunganya juga digunakan
sebagai obat tradisional karena kandungan senyawa bioaktif seperti alkaloid,
flavonoid, dan terpenoid.
Frangipani
Hydrosol adalah produk samping dari proses penyulingan uap bunga Plumeria
alba untuk memperoleh minyak atsiri. Pada mulanya, hydrosol dianggap hanya
sebagai βlimbah airβ dari distilasi minyak atsiri. Namun, penelitian modern
menunjukkan bahwa hydrosol menyimpan molekul volatil larut air (misalnya
linalool, geraniol, dan fenol dalam kadar rendah) yang memberi aroma khas bunga
frangipani, dengan intensitas lebih lembut dibanding minyak atsiri. Seiring
berkembangnya industri kosmetik alami dan aromaterapi pada abad ke-20,
frangipani hydrosol mulai dipandang sebagai bahan bernilai tinggi karena
keamanannya lebih baik dibanding minyak atsiri yang pekat.
Sejarah
Penggunaan Frangipani Hydrosol
- Aromaterapi
β Digunakan sebagai room spray atau linen spray dengan aroma
floral-manis yang menenangkan.
- Perawatan
kulit β Mulai dipakai dalam formulasi toner, face
mist, dan lotion alami sejak akhir abad ke-20, terutama di Eropa dan
Amerika Utara seiring tren botanical skincare.
- Pengobatan
tradisional ke modern β Walaupun bunga kamboja telah
digunakan lama dalam Ayurveda dan pengobatan tradisional di Asia Tenggara,
penerapan hydrosol sebagai bahan terapi relatif baru, muncul bersama
pengembangan teknologi destilasi modern.
- Industri
kosmetik kontemporer β Kini hydrosol bunga kamboja
menjadi bahan tambahan dalam parfum, sabun herbal, krim pelembap, serta
spa treatment karena aromanya yang eksotis sekaligus lembut.
Dengan
demikian, Frangipani Hydrosol adalah wujud modernisasi dari kearifan
tradisional bunga kamboja, memadukan sejarah panjang pemanfaatan tanaman
dengan inovasi teknologi destilasi yang menghadirkan bahan alami, aman, dan
berkelanjutan.
KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Bunga kamboja Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam air dan alcohol, tidak larut dalam minyak |
| Blend well | Bisa dicampur dengan hydrosol lain maupun minyak esensial |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 12 bulan |
| Instruksi penyimpanan |
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum |
|