1. Kencur Face Mist / Toner (100 mL)

Bahan

  • Kaempferia Hydrosol โ€” 90 mL (90%)
  • Aloe vera juice (99%) โ€” 5 mL (5%)
  • Glycerin nabati โ€” 2 mL (2%)
  • Propanediol โ€” 1 mL (1%)
  • Pengawet (Phenoxyethanol + Ethylhexylglycerin atau sistem pengawet lain) โ€” 1 mL (1%)
  • Asam sitrat encer (jika perlu) untuk koreksi pH ke kisaran 4,8โ€“5,3

Cara membuat

  1. Sterilkan wadah dan alat.
  2. Campurkan Kaempferia Hydrosol dengan aloe vera juice.
  3. Tambahkan glycerin & propanediol, aduk perlahan.
  4. Ukur pH, sesuaikan jika perlu.
  5. Tambahkan pengawet di suhu kamar, aduk perlahan.
  6. Saring 0,45 ยตm (jika mungkin), lalu isi botol spray steril.

Catatan penggunaan

Gunakan 2โ€“3 semprot ke wajah bersih sebagai penyegar / toner.


2. Spray Ruangan / Linen Kencur (100 mL)

Bahan

  • Kaempferia Hydrosol โ€” 98 mL (98%)
  • Air suling โ€” 1 mL (1%)
  • Solubilizer (misalnya Polysorbate 20) โ€” 0,5 mL (0,5%)
  • Minyak esensial (optional, sangat sedikit) โ€” 0,2 mL (0,2%)
  • Pengawet โ€” 0,3 mL (0,3%)

Cara membuat

  1. Jika menggunakan minyak esensial, larutkan dalam solubilizer.
  2. Campurkan dengan hydrosol + air.
  3. Tambahkan pengawet, aduk.
  4. Isi ke botol spray gelap.

Catatan
Efektif untuk menyegarkan udara, linen dengan aroma rempah ringan.


3. Gel / Kompres Topikal Ringan Kencur (100 mL)

Bahan

  • Kaempferia Hydrosol โ€” 85 mL (85%)
  • Witch hazel water โ€” 10 mL (10%)
  • Glycerin โ€” 2 mL (2%)
  • Asam hialuronat / sodium hyaluronate (0,1%) โ€” 0,1 mL
  • Pengental (misalnya xanthan gum atau carbomer) โ€” 1 g (1%)
  • Pengawet โ€” 1 mL (1%)

Cara membuat

  1. Larutkan pengental dalam sebagian hydrosol, biarkan bengkak.
  2. Tambahkan sisa hydrosol + witch hazel + glycerin.
  3. Tambahkan pengawet.
  4. Aduk hingga homogen, sesuaikan pH ~5.0.

Fungsi
Kompres dingin atau gel soothing, dapat diaplikasikan pada area pegal atau kulit iritasi ringan.


4. Hair & Scalp Tonik Kencur (100 mL)

Bahan

  • Kaempferia Hydrosol โ€” 90 mL (90%)
  • Panthenol (Pro-Vit B5) โ€” 3 mL (3%)
  • Propanediol โ€” 3 mL (3%)
  • Pengawet โ€” 1 mL (1%)
  • (Opsional) minyak esensial peppermint / rosemary (0,1%) dengan solubilizer

Cara membuat

  1. Campur hydrosol, panthenol, propanediol.
  2. Tambahkan pengawet.
  3. Jika menggunakan EO, larutkan dulu ke solubilizer lalu masukkan.
  4. Isi botol spray.

Kegunaan
Misty scalp untuk menyegarkan kulit kepala, aroma ringan rempah.


5. Pillow / Sleep Mist Kencur (30 mL)

Bahan

  • Kaempferia Hydrosol โ€” 29 mL (96.7%)
  • Minyak esensial lavender / chamomile (optional) โ€” 0,1 mL (0.3%)
  • Solubilizer โ€” 0,2 mL (0.6%)
  • Pengawet (opsional) โ€” 0,2 mL (0.6%)

Cara membuat

  1. Larutkan EO ke solubilizer (jika digunakan).
  2. Campurkan dengan hydrosol.
  3. Tambahkan pengawet jika akan disimpan lama.
  4. Isi botol spray kecil.

Pemakaian
Semprot ringan ke bantal atau kain sebelum tidur untuk aroma rempah lembut yang menenangkan.

  • Antiinflamasi & Antioksidan ringan: Ekstrak dan minyak kencur telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi (mengurangi mediator peradangan). Hidrosol kencur dengan jejak senyawa volatil polar mungkin menyumbang efek serupa pada kulit atau aplikasi lokal ringan.
  • Antimikroba / Antiseptik ringan: Minyak atau ekstrak kencur menunjukkan aktivitas terhadap beberapa mikroba patogen. Hidrosol kencur bisa memberikan efek pelengkap untuk kebersihan ringan permukaan atau kulit.
  • Efek analgesik / pereda nyeri & relaksasi otot (topikal): Secara tradisional kencur digunakan untuk nyeri otot, rematik, dan pegal. Dengan penggunaan hidrosol dalam bentuk kompres atau spray lokal, terdapat potensi efek relaksasi ringan (meskipun bukti langsung untuk hidrosol belum banyak).
  • Dukungan sistem pencernaan & karminatif: Secara tradisional, kencur dikenal sebagai karminatif (mengurangi angin), membantu pencernaan. Hidrosol kencur dalam dosis rendah (food-grade) bisa mendukung aroma pencernaan ringan atau efek menenangkan pada sistem pencernaan ringan.
  • Stimulan sirkulasi ringan / perangsang aroma: Aroma rempah kencur dipercaya merangsang sirkulasi dan memberikan sensasi hangat ketika dioles atau dihirup, yang dapat menunjang penggunaan aromaterapi untuk kelelahan otot ringan atau sensasi pemanasan.
  • Face / Body Mist / Toner Rempah: Hidrosol kencur dapat digunakan sebagai penyegar wajah atau tubuh dengan aroma hangat-rempah yang khas, memberikan sensasi menyegarkan ringan tanpa iritasi minyak pekat.
  • Spray Ruang / Linen / Ambience: Sebagai semprotan ruangan atau linen, hidrosol kencur bisa memberikan aroma khas rempah yang menenangkan suasana.
  • Kompres / Spray Lokal: Dalam aplikasi topikal ringan, digunakan sebagai kompres hangat atau semprotan area pegal, dengan efek aroma rempah yang bisa mempertajam sensasi hangat atau relaksasi kelembutan.
  • Hair Mist / Texture Spray: Dapat dipakai sebagai hair mist ringan untuk memberikan aroma etnik-rempah pada rambut atau menyegarkan kulit kepala.
  • Bahan Pencampur Kosmetik Alami: Hidrosol kencur dapat dijadikan bahan dasar (fase air) dalam formula kosmetik alami โ€” misalnya lotion, gel, sabun cair, mist โ€” untuk menambahkan aroma rempah alami dan nilai khas lokal.

Produk bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan bisa berbeda pada tiap individu.

Sertifikat Halal:  33110034666001125

Dokumen Pendukung untuk Ekspor

  • Certificate of Analysis (COA)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Phytosanitary Certificate
  • Sertifikat Halal 
  • Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)

KAEMPFERIA HYDROSOL / HIDROSOL KENCUR By DDISTILLERS

Merk: DDistillers

Botanical name: Kaempferia galanga L.

INCI name: Kaempferia galanga Water

Kategori Produk: Single hydrosols, purity: 100%

HS Code: 33019010

CAS#: -

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Destilasi uap


DESKRIPSI PRODUK:

Kaempferia Hydrosol (Hidrosol Kencur) adalah cairan aromatik yang dihasilkan sebagai fraksi air dari proses penyulingan uap (steam distillation/hydrodistillation) rimpang Kaempferia galanga L. (kencur). Dalam proses ini, uap air membawa senyawa volatil dari rimpang, yang kemudian mengalami kondensasi dan menghasilkan dua fase: minyak atsiri (fase minyak) dan hidrosol (fase air). Hidrosol mengandung senyawa volatil dengan kelarutan lebih tinggi dalam air, termasuk komponen aromatik teroksigenasi serta senyawa fenolik larut air. Kandungan ini memberi hidrosol profil aromatik khas kencur, tetapi jauh lebih lembut dibanding minyak atsiri, sehingga dapat digunakan lebih aman untuk aplikasi kosmetik, aromaterapi, maupun kesehatan sehari-hari. Hidrosol kencur bukan sekadar limbah penyulingan, melainkan produk bernilai yang kini semakin diakui dalam industri herbal dan kosmetik.

Secara umum, hidrosol kencur berbentuk cairan jernih hingga agak keruh dengan warna transparan ke kuning pucat. Aroma khasnya adalah rempah hangat dengan nada manis-cinnamyl yang lembut. Komposisi kimia dalam hidrosol berbeda dari minyak atsiri: senyawa non-polar seperti ethyl p-methoxycinnamate dominan di minyak, sementara fase air lebih kaya komponen polar dan larut air.

Hidrosol kencur memiliki sensasi aroma khas rempah yang hangat, dengan nuansa manis dan segar, tetapi jauh lebih ringan dibanding minyak atsirinya yang intens dan kadang menyengat. Aroma ini sering digambarkan sebagai perpaduan antara jahe-rempah dengan nuansa balsamik manis. Dari sisi tekstur, cairannya ringan seperti air tanpa rasa berminyak, sehingga nyaman digunakan langsung pada kulit atau sebagai bahan pencampur dalam kosmetik. Pada aplikasi topikal, hidrosol kencur dapat memberikan sensasi menenangkan dengan hangat lembut, cocok untuk face mist, toner, kompres, maupun body spray. Keunikan organoleptiknya membuat hidrosol kencur dapat diaplikasikan tidak hanya dalam produk perawatan tubuh, tetapi juga sebagai penyegar ruangan alami dan bahan dasar formulasi aromaterapi.


BOTANIKAL DAN MORFOLOGI:

Kaempferia galanga L., atau dikenal luas dengan nama kencur, adalah tanaman herba anggota famili Zingiberaceae yang memiliki nilai tinggi baik dalam pengobatan tradisional maupun modern. Tanaman ini dibudidayakan secara luas di Asia Tenggara, terutama Indonesia, India, dan Thailand, dan mudah dikenali dari bentuknya yang pendek, aroma khas rimpangnya, serta bunganya yang tumbuh langsung dari permukaan tanah. Secara taksonomi, kencur termasuk dalam Kingdom Plantae, Divisio Magnoliophyta, Classis Liliopsida, Ordo Zingiberales, Familia Zingiberaceae, Genus Kaempferia, dan Spesies Kaempferia galanga L.

Morfologi Vegetatif

  • Rimpang (Rhizome): berbentuk bulat melebar, berwarna cokelat muda kekuningan dengan daging putih keabu-abuan. Rimpang mengandung minyak atsiri dengan aroma khas kuat, terutama senyawa etil-p-metoksisinamat, kaempferol, dan borneol, yang memberi aroma segar dan khas pada kencur.
  • Daun: tumbuh langsung dari rimpang, tersusun roset basal dengan jumlah 2โ€“4 helai per tanaman. Bentuk daun bulat telur lebar (ovate), panjang ยฑ15โ€“23 cm dan lebar 8โ€“12 cm, dengan warna hijau tua mengkilap di permukaan atas dan hijau pucat di bawah. Ujung daun meruncing dengan pangkal tumpul.
  • Batang: tidak memiliki batang sejati, melainkan batang semu (pseudostem) yang terbentuk dari pelepah daun, dengan tinggi tanaman relatif pendek (15โ€“40 cm).

Morfologi Generatif

  • Bunga: tumbuh dari tanah di dekat rimpang (inflorescence radical). Berwarna putih dengan corak ungu pada bagian tengah labellum. Struktur bunga terdiri dari satu labellum besar, dua staminodia lateral, satu benang sari fertil, serta ovarium inferior. Mekar di pagi hari, namun hanya bertahan 1โ€“2 hari.
  • Buah dan biji: jarang terbentuk karena banyak bunga mandul. Bila terbentuk, buah berupa kapsul kecil berisi biji hitam.

Karakteristik Khas

  • Tanaman herba pendek dengan jumlah daun sedikit, bunga muncul dari tanah, membedakan kencur dari anggota Zingiberaceae lain seperti jahe atau temu lawak.
  • Memiliki aroma khas kuat akibat kandungan etil-p-metoksisinamat, sehingga sering dijadikan parameter identifikasi kencur dibanding spesies sejenis.

SEJARAH DAN PENGGUNAAN

Kencur (Kaempferia galanga L.) memiliki sejarah panjang penggunaan dalam pengobatan tradisional Asia Tenggara (termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand) sebagai rempah dan obat rakyat. Sejak berabad-abad lalu, rimpang kencur dipakai untuk meredakan batuk, masuk angin, sakit perut, rematik, sakit gigi, sakit kepala, dan gangguan pencernaan. Rimpang juga digunakan dalam jamu tradisional serta sebagai bumbu masak dan bahan aroma. Populasi lokal telah memanfaatkan kencur baik secara oral (teh, ramuan, tonik) maupun topikal (pasta, dioles, kompres). Literatur etnobotani dan review kontemporer menyebut โ€œethnomedicinal usesโ€ kencur sangat luas, termasuk sebagai ekspektoran, karminatif, analgesik, antiinflamasi, antibakteri.

Hydrosol atau air hasil distilasi uap tradisional muncul ketika praktik penyulingan minyak atsiri berkembang modern; saat minyak diambil, air kondensat yang mengandung jejak volatil seringkali dianggap limbah. Di banyak tanaman rempah, termasuk rimpang, menggunakan teknik hydrodistillation menghasilkan air distilat alami. Meskipun tidak banyak studi yang khusus menyebut โ€œhydrosol kencurโ€, penggalian nilai minyak atsiri dan ekstrak rimpang menunjukkan bahwa banyak komponen volatil dan polar ada dalam rimpang, mendukung gagasan bahwa hydrosol kencur akan membawa sebagian dari khasiat tradisional tanaman tersebut.

Dalam beberapa dekade terakhir, minat terhadap produk natural dan ramah lingkungan (natural cosmetics, aromaterapi, wellness) meningkat. Di sinilah potensi hydrosol kencur mulai terlihat: produk yang lebih aman dibanding minyak atsiri pekat, lebih mudah digunakan secara topikal atau sebagai spray, dan bisa menjadi alternatif bagi orang yang sensitif terhadap minyak atsiri. Beberapa penelitian tentang antioksidan, antibakteri, antiinflamasi dari ekstrak rimpang kencur mendukung bahwa aplikasinya dalam bentuk hydrosol mungkin membawa efek serupa jika kandungan volatil/polar dipertahankan. Namun studi klinis atau formulasi spesifik hydrosol/kencur masih sangat sedikit.


KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:

   
Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Rimpang kencur

Origin: Indonesia

Penanaman

Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan 

Organoleptik
  • Warna: Cairan bening, tidak berwarna hingga kuning pucat
  • Aroma: Khas aroma kencur sedikit pedas dan hangat
Solubility

Larut dalam air dan alcohol, tidak larut dalam minyak

Blend well

Bisa dicampur dengan hydrosol lain maupun minyak esensial

Aplikasi produk hilir

Cosmetics and Personal Care Formulation 

Umur Simpan

12 bulan

Instruksi penyimpanan
  • Simpan dalam botol kaca gelap, tertutup rapat.
  • Hindari panas & sinar matahari langsung.
  • Suhu ideal: 10โ€“25ยฐC.
  • Gunakan dalam 6โ€“12 bulan setelah dibuka.
Alergi dan tindakan pencegahan umum
  • Lakukan patch test sebelum pemakaian kulit.
  • Jangan gunakan pada mata atau area sensitif.
  • Hentikan penggunaan bila terjadi iritasi.
  • Konsumsi oral hanya bila ada izin resmi.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Tulis ulasan