Sertifikat halal: 15240067741220

Dokumen ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS, Phitosanitary, CITES

DISKLAIMER:

Informasi ini hanya untuk keperluan  pemakaian di luar/ topikal dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan atau nasihat medis profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi kesehatan.

Jangan pernah menelan minyak atsiri dan ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak olive atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan konstitusi individu yang unik.

KEGUNAAN DAN MANFAAT:

  • Minyak Kencur dapat digunakan sebagai obat herbal dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan termasuk meredakan sakit perut, mual, muntah, dan gangguan pencernaan.
  • Minyak ini juga digunakan pada beberapa masyarakat di Asia Tenggara dalam upacara keagamaan dan ritual spiritual. Mereka percaya bahwa kencur memiliki kekuatan mistis dan melindungi dari energi negatif.
  • Kandungan bioaktivitasnya mampu meredakan masalah pencernaan seperti perut kembung, diare, dan mual.
  • Senyawa-senyawa dalam kencur membantu merangsang produksi enzim pencernaan.
  • Minyak kencur mengandung senyawa antiinflamasi alami yang dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh seperti arthritis.
  • Sifat antimikroba dan antijamurnya dapat digunakan untuk membantu penyembuhan luka dan melindungi dari infeksi.
  • Kandungan antioksidan minyak ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi dan penyakit[7,8,9].

MANFAAT TERAPEUTIK

Rimpang kencur digunakan sebagai antitusif, ekspektoran, antipiretik, diuretik, anabolik, karminatif, serta untuk menyembuhkan penyakit saluran perncernaan. Tidak hanya itu, kencur juga dapat digunakan untuk pengobatan penyait kulit. Senyawa kaempferol yang merupakan senyawa dengan kemampuan antioksidan tinggi mampu menghambat melanogenesis, anti jerawat, anti alergi, dan pengobatan psoriasis. Senyawa fenolik ini memiliki potensi besar untuk mengobati berbagai penyakit, luka, gangguan kulit, dan juga menghambat proses penuaan. Senyawa lain yang terkandung dalam minyak atsiri kencur adalah etil sinamat yang memiliki efek anti hipertensi. Lalu ada senyawa ethyl trans p-methoxycinnamate yang memiliki sifat antikanker dan antimikroba untuk mencegah bakteri dan jamur yang bersifat patogen di dalam tubuh manusia. Minyak atsiri kencur juga memiliki sifat antiinflamasi[10,11].

KAEMPFERIA  OIL

Merk: DDistillers

Nama produk: Kaempferia  Essential Oil

Kategori Produk: Single essential oil, purity: 100%

INCI Name: Kaempferia galanga oil

HS Code: 33019090

CAS#: 92347-13-2

FEMA#:-

Metode ekstraksi: Destilasi Uap


DESKRIPSI

Kencur (Kaempferia galanga L.) merupakan salah satu dari lima jenis tumbuhan yang dikembangkan sebagai tanaman obat asli Indonesia. Kencur merupakan tanaman obat yang bernilai ekonomis cukup tinggi sehingga banyak dibudidayakan. Bagian rimpangnya digunakan sebagai bahan baku industri obat tradisional, bumbu dapur, bahan makanan, maupun minuman penyegar lainnya.

Minyak Kaempferia kami diperoleh dari hasil ekstraksi rimpang kencur dengan metode penyulingan uap. Minyak yang dihasilkan berupa cairan berwarna kuning pucat hingga orange dengan aroma khas kencur yang segar dan pedas. Minyak Kaempferia mengandung senyawa utama ethyl p-methoxycinnamate (EPMS) yang memiliki sifat unik untuk mengalami rekristalisasi pada suhu rendah. Rekristalisasi ini dapat terjadi ketika minyak disimpan pada suhu di bawah 20°C atau jika dibiarkan dalam waktu lama di lingkungan dengan suhu dingin. Proses ini ditandai dengan terbentuknya partikel padat atau kristal dalam minyak.

Minyak Kaempferia ini sudah digunakan di India, Cina, Myanmar, Bangladesh, dan Thailand sebagai pengobatan tradisional untuk mengobati gangguan pencernaan, rematik, sakit gigi, asma, wasir, dan luka[1,2].

 

SEKILAS BOTANICAL

Kaempferia galanga Linn. (Sinonim Kaemferia rotunda Blanco, Kaempferia latifolia Hornem.) dari keluarga Zingiberaceae yang umum digunakan sebagai bahan rempah-rempah dan ramuan obat di Asia Tenggara. Kaempferia galanga Linn dikenal di Indonesia sebagai kencur, adalah tanaman aromatik yang termasuk dalam famili Zingiberaceae, dengan daun lebar bulat telur dan berwarna hijau pucat.

K. galanga berbeda dari jenis lainnya dengan tidak adanya batang dan rimpang bulat berwarna coklat tua, sedangkan varietas lainnya semua memiliki batang dan rimpang berwarna coklat muda pucat. Pada kencur juga terdapat kandungan kimia yang terdiri dari terdiri dari pati sebanyak 4 - 14%, mineral sebanyak 13 – 37% minyak atsiri sebanyak 0,02%. Minyak atsiri berupa sineol, asam methyl kanil, dan pentadekaan, asam synod, etil ester,borneol, kamphene, paraeumarin, asam abisat, alkaloid, dan gom.

Berdasarkan ukuran daun dan rimpangnya, dikenal 2 tipe kencur, yaitu kencur berdaun lebar dengan ukuran rimpang besar dan kencur berdaun sempit dengan ukuran rimpang lebih kecil. Biasanya kencur berdaun lebar dengan bentuk bulat atau membulat, mempunyai rimpang dengan ukuran besar, tatapi kandungan minyak atsirinya lebih rendah daripada kencur yang berdaun kecil berbentuk jorong dengan ukuran rimpang yang lebih kecil[3,4,5,6].

 

SEJARAH PENGGUNAAN:

Kencur telah menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya Asia Tenggara selama ribuan tahun. Sebagai salah satu anggota keluarga Zingiberaceae, yang sama dengan jahe dan kunyit, kencur memiliki akar beraroma yang digunakan dalam berbagai keperluan. 

K. galanga dijual sebagai tanaman industri di pasar dan rimpangnya telah digunakan sebagai bumbu penyedap berbagai masakan. Pada pengobatan tradisional Cina, kencur dapat mengobati kolera, memar, sembelit, dan sakit perut. Sementara itu, formulasi Ayurveda India menyarankan penggunaan kencur untuk pengobatan pembengkakan otot dan rematik. Selain itu, kencur memiliki lebih dari 59 komponen dalam formulasi pengobatan Ayurveda untuk menyembuhkan asma, malaria, penyakit kulit, bronkitis, luka dan gangguan limpa. Secara empirik, kencur juga berkhasiat sebagai obat untuk batuk, gatal-gatal pada tenggorokan, perut kembung, mual, masuk angin, pegal-pegal, tetanus dan penambah nafsu makan[3,4].


KUNJUNGI MARKETPLACE KAMI:

    

Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Rimpang / akar

Asal minyak: Indonesia

Penanaman

Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan

Isi

Ethyl-(E)-Cinnamate, N-Pentadecane, Ethyl P-Metoxy Cinnamate

Organoleptik

Warna: Kuning pucat hingga orange

Aroma: Khas kencur yang pedas

Solubility

Larut dalam alkohol dan minyak, tidak larut dalam air

Level of note

Middle Note

Blend well

Galangal essential oil blends well with black pepper, cardamom, cedarwood, Roman chamomile, cinammon, clove, coriander, cypress, fennel seed, frankincense, geranium, ginger, juniper berry, lavandin, marjoram, myrtle, patchouli, palmarosa, pine, rose, rosewood, sandalwood, tarragon dan vetiver.

Aplikasi produk hilir

Aromatherapy, Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetic, Herbal Pharmacy, Body/Skin Care, dan lainnya

Umur Simpan

5 tahun

Instruksi penyimpanan

Simpan minyak atsiri dalam botol amber (berwarna gelap).  Jika kemasan yang digunakan adalah botol aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol aluminium ke botol kaca gelap amber.  Simpan di tempat yang kering dan jauhkan dari sinar matahari.

Kristalisasi minyak tidak memengaruhi kualitas atau kemurnian minyak. Cara untuk mengembalikan minyak ke kondisi cair yang homogen:

  • Panaskan secara perlahan dengan cara meletakkan botol minyak dalam wadah berisi air hangat (30–40°C).
  • Kocok ringan setelah minyak kembali cair untuk memastikan konsistensi.
Alergi dan tindakan pencegahan umum

Kami menyarankan Anda untuk mengambil tindakan pencegahan berikut:

-  Minyak atsiri Kaempferia  terkonsentrasi di alam sehingga disarankan untuk tidak menggunakan minyak tanpa mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai.

-  Hindari penggunaan minyak atsiri Kaempferia pada area sensitif, mata, dan selaput lendir.

-  Ibu menyusui, anak-anak balita, dan wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak yang luar biasa ini.

Tulis ulasan