- (E)-methyl cinnamate: The major component of essential oils of Alpinia malaccensis var. nobilis – Research Gate
- Novel ethyl p-methoxy cinnamate rich Kaempferia galanga (L.) essential oil and its pharmacological applications: special emphasis on anticholinesterase, anti-tyrosinase, α-amylase inhibitory, and genotoxic efficiencies - PubMed
- Derivatives of Cinnamic Acid Esters and Terpenic Diversity in Volatiles of Thirty-Six Sand Ginger (Kaempferia galanga L.) Accessions of Eastern India Revealing Quality Chemovars - MDPI
- Kaempferia galanga L.: Progresses in Phytochemistry, Pharmacology, Toxicology and Ethnomedicinal Uses - PubMed
- Investigations on Kaempheria galanga – Research Gate
- Gaultheria: Phytochemical and Pharmacological Characteristics - MDPI
- Assessment of chemically characterised Gaultheria fragrantissima Wall. essential oil and its major component as safe plant based preservative for millets against fungal, aflatoxin contamination and lipid peroxidation during storage - PubMed
- Medicinal importance of Kaempferia galanga L. (Zingiberaceae): A comprehensive review - JHP
- Bioactive Profiling of Kaempferia galanga Rhizome Extract: An In Vitro Study of its Antibacterial, Anticancer and Apoptotic Activity - JNR
- Antibacterial Activity of Methyl Cinnamate, Cinnamic Acid and Cinnamic Acid Derivatives Derived from Alpinia malaccensis Rhizomes – Research Gate
- Bioactivity-Guided Isolation of Ethyl-p-methoxycinnamate, an Anti-inflammatory Constituent, from Kaempferia galanga L. Extracts- MDPI
- The Effects of Kaempferia Galanga L. Extract on Pain, Stiffness and Functional Physic in Patient with Knee Osteoarthritis: Double Blind Randomized Clinical Trial - IJSHR
- A comprehensive review of Kaempferia galanga L. (Zingiberaceae): A high sought medicinal plant in Tropical Asia - JMPS
- lnfrageneric classification of the genus Gaultheria L. (Ericaceae) – Research Gate
- Recent Advances in Kaempferia Phytochemistry and Biological Activity: A Comprehensive Review - MDPI
- Systemic study on the genus Kaempferia L. (Zingiberaceae) and addition of a new taxon to the flora of Bangladesh – Research Gate
- Review Of Literature On Kaempferia Galanga Linn - WJPMR
- Methyl Cinnamate – Science Direct
- A biosynthetic pathway for ()-methyl cinnamate formation in the ectomycorrhizal fungus – Science Direct
- Transmutation of Scent: An Evaluation of the Synthesis of Methyl Cinnamate, a Commercial Fragrance, via a Fischer Esterification for the Second-Year Organic Laboratory – ACS Publications
- Evolution of Cinnamate/p-Coumarate Carboxyl Methyltransferases and Their Role in the Biosynthesis of Methylcinnamate - PubMed
- Biosynthesis of methyl (E)-cinnamate in the liverwort Conocephalum salebrosum and evolution of cinnamic acid methyltransferase – Science Direct
- Methyl Cinnamate: Properties, Applications, and Benefits in Flavors, Fragrances, and Pharmaceuticals - Innopharmachem
- Methyl Cinnamate - PubChem
- Fragrance material review on methyl cinnamate – Science Direct
Sertifikat Halal: 33110034666001125
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
Parfum
dan Wewangian
- Digunakan
sebagai nota tengah (middle note) dalam komposisi parfum dan produk wewangian
rumah tangga, memberikan kedalaman oriental (seperti vanila atau balsam) dan
floral (mawar, cengkeh) yang tahan lama.
- Konsentrasi
tipikal 1-5% untuk menciptakan aroma segar dan menenangkan.
Kosmetik
dan Perawatan Pribadi
- Ditambahkan
ke sabun, lotion, krim dekoratif, dan produk rambut untuk aroma yang
menyegarkan.
- Sifatnya
sebagai pewangi alami juga mendukung formulasi anti-aging dan pelembap, di mana
ia bertindak sebagai pengawet ringan berkat aktivitas antimikroba.
Pertanian
dan Insektisida
- Sebagai
agen penarik serangga (insect attractant), khususnya menarik lebah anggrek
jantan untuk aplikasi ekologi atau bio-inspired.
- Turunannya
digunakan dalam nematisida alami dari minyak Magnolia liliflora untuk
mengendalikan nematoda tanah.
Farmasi
dan Sintesis Organik
- Berfungsi
sebagai intermediate dalam sintesis obat-obatan, termasuk senyawa dengan efek
terapeutik potensial, serta dalam penelitian kimia untuk bahan baku pewangi
farmasi.
Parfum
Oriental Stroberi Hangat (Eau de Parfum) (100 mL)
Bahan:
- Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil – 3 mL (3%) – sebagai nota tengah
balsamik-stroberi untuk kedalaman aroma fruity hangat
- Essential
Oil Vanila – 2 mL (2%) – untuk nuansa manis oriental yang tahan lama
- Essential
Oil Mawar – 1 mL (1%) – untuk sentuhan floral lembut yang menenangkan
- Alkohol
Etanol (96%) – 80 mL (80%) – sebagai pelarut utama untuk kestabilan dan
penyebaran aroma
- Air
Suling – 14 mL (14%) – untuk pengenceran dasar yang netral dan menyegarkan.
Cara
membuat:
- Siapkan
botol gelap 100 mL untuk melindungi dari cahaya dan menjaga integritas aroma.
- Campur
Methyl Cinnamate Natural Isolate Oil, essential oil vanila, dan essential oil
mawar dalam botol gelap hingga tercampur rata.
- Tambahkan
alkohol etanol secara perlahan sambil diaduk terus-menerus hingga semua minyak
esensial larut sempurna.
- Masukkan
air suling, tutup botol rapat, dan simpan di tempat gelap selama 2 minggu untuk
proses maturasi (aduk setiap hari untuk penggabungan optimal).
- Saring
campuran jika ada residu, lalu tuang ke botol semprot, kocok sebelum pakai, dan
simpan di suhu ruang jauh dari panas.
Catatan: Semprotkan
1-2 kali pada titik nadi seperti leher dan pergelangan tangan untuk efek aroma
hingga 6-8 jam; efektif sebagai parfum harian dengan karakter oriental yang
menenangkan. Hindari kontak langsung dengan mata atau kulit rusak; lakukan
patch test 24 jam sebelumnya untuk kulit sensitif (kurangi Methyl Cinnamate
hingga 2% jika diperlukan). Cocok untuk kulit normal, aman untuk penggunaan
sehari-hari, tapi hentikan jika muncul iritasi. Gunakan dalam 6-12 bulan untuk
menjaga kekuatan aroma; dosis maksimal 5% Methyl Cinnamate untuk formulasi
parfum rumahan.
Lotion
Anti-Inflamasi Kulit Sensitif (Soothing Body Lotion) (100 g)
Bahan:
- Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil – 1 g (1%) – untuk efek anti-inflamasi dan aroma
menenangkan
- Minyak
Kelapa Murni – 20 g (20%) – sebagai emolien alami untuk melembapkan kulit
kering
- Gel
Aloe Vera – 70 g (70%) – untuk basis hidrasi dan penyembuhan iritasi kulit
- Gliserin
– 5 g (5%) – untuk meningkatkan kelembapan dan kestabilan emulsi
- Emulsifier
(Lecithin) – 4 g (4%) – untuk penggabungan fase minyak dan air secara homogen.
Cara
membuat:
- Siapkan
jar kaca steril 100 g dan alat pengaduk seperti blender tangan untuk emulsi
sempurna.
- Panaskan
minyak kelapa murni dan emulsifier lecithin hingga 60°C dalam wadah tahan panas
hingga meleleh sepenuhnya.
- Campur
gel aloe vera, gliserin, dan Methyl Cinnamate Natural Isolate Oil di wadah
terpisah, lalu panaskan hingga 60°C sambil diaduk ringan.
- Gabungkan
kedua campuran secara perlahan sambil diaduk dengan blender tangan hingga
membentuk emulsi krim homogen tanpa gumpalan.
- Dinginkan
campuran sambil terus diaduk hingga suhu ruang, tuang ke jar, tutup rapat, dan
simpan di kulkas untuk menjaga kesegaran.
Catatan: Oleskan
tipis-tipis pada area kulit iritasi 2 kali sehari setelah mandi untuk meredakan
peradangan dan melembapkan; efektif untuk kulit sensitif dengan aroma balsamik
alami dari Methyl Cinnamate. Hindari luka terbuka atau mata; konsultasikan
dokter jika digunakan untuk dermatitis kronis atau kondisi medis. Simpan di
kulkas hingga 1 bulan untuk mencegah kontaminasi; lakukan patch test pada
lengan untuk memastikan tidak ada reaksi alergi. Dosis maksimal 2% Methyl
Cinnamate untuk produk topikal; aman untuk kulit kering, tapi hentikan jika
muncul kemerahan.
Semprotan
Insektisida Alami Rumah Tangga (Natural Insect Repellent Spray) (100 mL)
Bahan:
- Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil – 2 mL (2%) – sebagai penarik dan repelent
serangga alami
- Essential
Oil Serai – 3 mL (3%) – untuk efek insektisida tambahan dan aroma segar
- Alkohol
Isopropil – 20 mL (20%) – sebagai pelarut cepat kering untuk aplikasi semprot
- Air
Suling – 75 mL (75%) – untuk pengenceran dasar yang aman dan mudah disebar.
Cara
membuat:
- Siapkan
botol semprot gelap 100 mL untuk melindungi dari cahaya dan memudahkan
penggunaan.
- Larutkan
Methyl Cinnamate Natural Isolate Oil dan essential oil serai dalam alkohol
isopropil di wadah kaca bersih hingga campuran menjadi bening.
- Tambahkan
air suling secara perlahan sambil diaduk terus-menerus untuk menghindari
pemisahan fase emulsi.
- Tuang
campuran ke botol semprot, tutup rapat, dan biarkan istirahat selama 24 jam di
tempat sejuk untuk stabilisasi penuh.
- Kocok
botol sebelum setiap penggunaan, lalu simpan di suhu ruang jauh dari anak-anak
dan hewan peliharaan.
Catatan: Semprotkan
di sudut ruangan, permukaan non-makanan, atau sekitar pintu/jendela untuk
mengusir lalat dan semut selama 4-6 jam; efektif sebagai alternatif insektisida
kimia dengan sifat biodegradable. Hindari tanaman hidup, makanan, atau
permukaan sensitif seperti kain halus tanpa uji coba; jangan gunakan dekat anak
kecil atau hewan peliharaan. Lakukan uji noda pada kain sebelum aplikasi luas;
gunakan sarung tangan jika kontak kulit berulang. Dosis maksimal 5% Methyl
Cinnamate untuk rumahan; gunakan dalam 3 bulan untuk menjaga efikasi, dan
ventilasi ruangan setelah semprot.
Sabun
Batang Aromaterapi Balsamik (Balsamic Aromatherapy Bar Soap) (100 g)
Bahan:
- Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil – 1.5 g (1.5%) – untuk aroma fruity-pedas dan
sifat antimikroba
- Basis
Sabun Gliserin (Melt-and-Pour) – 95 g (95%) – sebagai dasar transparan yang
mudah dilelehkan
- Minyak
Zaitun – 2 g (2%) – untuk nutrisi kulit dan kelembutan tambahan
- Pewarna
Alami (Bubuk Kunyit, opsional) – 0.5 g (0.5%) – untuk warna kuning pucat yang
estetis.
Cara
membuat:
- Siapkan
cetakan silikon 100 g dan microwave tahan panas untuk proses pelelehan yang
aman.
- Potong
basis sabun gliserin menjadi kubus kecil dan lelehkan di microwave (30 detik
per batch) hingga cair sepenuhnya tanpa mendidih.
- Tambahkan
minyak zaitun, Methyl Cinnamate Natural Isolate Oil, dan pewarna alami (jika
digunakan) sambil diaduk rata untuk distribusi aroma merata.
- Tuang
campuran ke cetakan silikon, tekan permukaan untuk menghilangkan gelembung
udara, dan ketuk ringan untuk kepadatan.
- Biarkan
mengeras di suhu ruang selama 4-6 jam, keluarkan dari cetakan, potong jika
perlu, dan simpan di tempat kering.
Catatan: Gunakan
untuk mandi harian dengan membusakan di tangan basah untuk membersihkan dan
melembapkan kulit kering; efektif dengan aroma balsamik menenangkan dari Methyl
Cinnamate. Tahan hingga 3 bulan di tempat kering; cocok untuk kulit kering
berkat gliserin, tapi hentikan jika muncul ruam atau iritasi (lakukan patch
test). Hindari kontak mata; aman untuk penggunaan rutin, tapi kurangi
konsentrasi jika kulit sangat sensitif. Dosis maksimal 2% Methyl Cinnamate
untuk sabun; gunakan dalam 6 bulan untuk menjaga antimikroba dan aroma.
Anti-Inflamasi
- Mengurangi
mediator pro-inflamasi seperti TNF-α dan IL-6, efektif untuk mengatasi iritasi
kulit, peradangan mukosa, dan kondisi seperti dermatitis.
- Dalam
pengobatan tradisional dari tanaman sumbernya (seperti kencur), digunakan untuk
meredakan nyeri dan pembengkakan.
Antimikroba
- Menghambat
pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta
jamur seperti Penicillium dan Fusarium.
- Berguna
untuk infeksi kulit, luka, dan sebagai pengawet dalam produk topikal, dengan
aktivitas antifungal dan antibakteri yang kuat.
Inhibitor
Tirosinase
- Menghambat
enzim tirosinase pada jamur, berpotensi untuk aplikasi dermatologi seperti
pencerah kulit (skin whitening) dan pengobatan hiperpigmentasi, meskipun
penelitian lebih lanjut diperlukan untuk penggunaan klinis.
Lainnya
- Sebagai
antioksidan ringan yang melindungi dari peroksidasi lipid, dan potensial
neuroprotektif untuk mengurangi stres oksidatif. Namun, penggunaan topikal
disarankan karena toksisitas moderat (LD50 oral pada tikus: 2610 mg/kg), dengan
risiko iritasi kulit atau reaksi alergi pada kulit sensitif. Selalu
konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum penggunaan terapeutik.
METHYL
CINNAMATE NATURAL ISOLATE OIL By DDISTILLERS
Merk: DDistillers
INCI name: Methyl Cinnamate
Kategori Produk: Single natural isolate, purity: 100%
HS
Code: 33019090
CAS#:
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Fractional Distillation.
DESKRIPSI
PRODUK:
Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil adalah isolat ester aromatik alami dengan
kemurnian tinggi yang diekstrak dari minyak esensial rhizome Kaempferia galanga
L. (kencur), daun Gaultheria fragrantissima/Gaultheria punctata (wintergreen
Himalaya), dan rhizome Alpinia malaccensis (Burm.f.) Roscoe (lengkuas) melalui
fractional distillation, metode yang melibatkan pemisahan fraksi berdasarkan
titik didih berbeda di bawah tekanan rendah (vacuum distillation) untuk
menghindari degradasi termal dan menjaga integritas senyawa bioaktif. Proses
ini dimulai dengan penyadapan rhizome dan daun segar dari perkebunan tropis dan
subtropis Indonesia serta Asia Tenggara untuk menghasilkan minyak atsiri kaya
methyl cinnamate (hingga 70-80% dalam Kaempferia galanga L., kemudian minyak
tersebut diproses lebih lanjut melalui fraksionasi destilasi kontinu setelah
steam distillation awal, diikuti isolasi untuk mendapatkan isolat methyl
cinnamate dengan konsentrasi minimal 99% yang memberikan aroma manis-balsamik
khas serta sifat bioaktif anti-inflamasi, antimikroba, dan penarik serangga
alami.
Secara
organoleptik, isolat ini memiliki ciri khas yang mudah dikenali:
- Warna: Tak berwarna hingga kuning
pucat.
- Aroma: Manis-balsamik seperti
stroberi hangat dengan nuansa kayu manis pedas yang fruity, menambah
kedalaman oriental dan floral yang menenangkan.
- Tekstur: Cair berminyak dan
viskositas rendah, dengan evaporasi sedang pada suhu kamar, ideal untuk
formulasi yang memerlukan kestabilan aroma dan bioaktivitas jangka panjang
sebagai pewangi atau agen terapeutik.
Dari
segi komposisi, methyl cinnamate adalah senyawa ester utama (methyl
3-phenylacrylate, C₁₀H₁₀O₂, hingga 99% dalam isolat), yang dikenal sebagai agen
antioksidan kuat (menghambat peroksidasi lipid dan scavenging radikal bebas),
anti-inflamasi (mengurangi mediator pro-inflamasi seperti TNF-α dan IL-6),
antimikroba (efektif terhadap bakteri seperti Staphylococcus aureus dan jamur
seperti Candida albicans), serta antikanker (menghambat proliferasi sel tumor
melalui induksi apoptosis). Senyawa ini juga menunjukkan aktivitas antifungal
kuat, pencernaan (mendukung motilitas usus dan mengurangi peradangan mukosa),
dan insektisida alami (sebagai penarik dan repelent serangga).
Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil telah digunakan dalam pengobatan tradisional dari
ekstrak rhizome kencur dan lengkuas malaka sebagai rempah anti-inflamasi,
pewangi alami, dan agen kulit untuk mengatasi iritasi serta infeksi, sementara
penelitian modern membuktikan potensinya dalam formulasi fragrance oriental,
flavoring buah stroberi dan rempah, insektisida ramah lingkungan, kosmetik
antioksidan dan anti-aging, serta terapi suportif untuk kesehatan pencernaan
dan kanker, di mana ia meningkatkan daya tahan antimikroba, memberikan efek
uplifting serta relaksasi sensorik yang berkelanjutan.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Methyl
Cinnamate Natural Isolate Oil terutama berasal dari tanaman famili
Zingiberaceae seperti Kaempferia galanga L. (kencur, sumber utama di
Indonesia), dan dibudidayakan secara luas di wilayah tropis dan subtropis
lainnya seperti India, Thailand, Malaysia, Myanmar, dan Bangladesh sebagai
penopang produksi minyak atsiri kaya methyl cinnamate. Spesies ini adalah herba
rhizomatous perennial tanpa batang sejati yang membentuk koloni lebat, asli
dari hutan tropis lembab Asia Tenggara (terpusat di Indonesia, Thailand, dan
India), tumbuh di iklim tropis lembab (suhu 20-30°C, curah hujan 1.500-2.500
mm/tahun), sering di tanah subur berpasir/liat/loam dengan drainase baik dan pH
5.5-6.5 serta ketinggian 0-1.000 m dpl, serta memerlukan naungan sedang hingga
tinggi, kelembaban tinggi, dan toleransi terhadap kekeringan ringan serta tanah
berdrainase sedang.
Ciri-ciri
botani
- Habitus:
Herba rhizomatous rendah tanpa batang sejati
(stemless) hingga 15-45 cm tinggi dari rhizome horizontal bergelombang,
membentuk koloni lebat; daun basal 2-4 susun, aromatik kaya methyl
cinnamate (hingga 40-50% dalam minyak esensial rhizome) sebagai pertahanan
kimia terhadap patogen/herbivora.
- Batang
& kulit: Pseudostem pendek atau absen,
rhizome utama tebal bergelombang (2-4 cm diam.), berwarna merah kecoklatan
di luar dan putih kekuningan di dalam, beraroma kuat; kulit tipis
fleksibel, sumber utama methyl cinnamate via steam
distillation/fraksionasi.
- Daun:
Oblong hingga lanset 10-30 cm x 3-10 cm, hijau tua mengkilap di atas dan
berbulu halus di bawah, margin halus bergelombang, kelenjar minyak
esensial aroma balsamik volatil untuk perlindungan serangga/kekeringan,
bertahan sepanjang tahun pada musim kering.
- Bunga:
Infloresens basal majemuk (spike pendek) 3-10 cm dengan 2-6 bunga
berpasangan 2-3 cm; petal putih krem dengan vena ungu, lip (labellum)
ungu-merah lebar, stamen 3; entomofilous, berbuah jarang di habitat alami.
- Buah/Rhizome:
Kapsul elips kecil 1-2 cm, mengandung 3 biji hitam; rhizome utama sumber
methyl cinnamate, dispersi hewan/manusia, rhizome ovate bergelombang kaya
senyawa bioaktif.
Ekologi
& distribusi
Tumbuh
di hutan tropis primer/sekunder teduh, semak belukar lembab, perkebunan
monokultur, atau agroforestri; toleran naungan tinggi, kekeringan/banjir
musiman, tanah asam (pH 5.5-6.5); menjaga ekosistem via rhizome merayap menahan
tanah/air, habitat flora/herbivora endemik. Distribusi luas ke Asia Tenggara,
India Timur Laut, China Selatan, dan Indo-China; methyl cinnamate allelopatik
hambat gulma/patogen (antimikroba, insektisida, anti-inflamasi alami).
Peran
ekologis
Selain
penghasil minyak atsiri rhizome kaya methyl cinnamate, nilai ekologis tinggi:
- Habitat
satwa tropis: Polinator (lebah/kupu-kupu) tertarik aroma volatil,
burung/mamalia/reptil kecil untuk perlindungan/bersarang di koloni lebat.
- Rhizome
fibrosa/merayap dangkal cegah erosi tanah di lereng hutan, lahan
pertanian, rawan banjir/kekeringan/longsor monsun/kemarau.
- Daun/rhizome/infloresens
dukung biodiversitas mikroba tanah/penyerbuk via methyl cinnamate: Tarik
serangga bermanfaat, tolak hama, promosikan regenerasi kebun/hutan
pasca-panen/gangguan alam.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Methyl
cinnamate, senyawa ester aromatik dengan rumus kimia C₁₀H₁₀O₂, pertama kali
dikenali sebagai komponen alami dalam berbagai tanaman sejak abad ke-19, ketika
penelitian tentang minyak esensial mulai berkembang di Eropa. Senyawa ini
merupakan ester metil dari asam sinamat, yang diekstrak dari sumber alami
seperti stroberi (Fragaria spp.), lengkuas malaka (Alpinia malaccensis), dan
kencur (Kaempferia galanga L.), serta ditemukan dalam bunga seperti anggrek dan
narcissus, serta lumut hati (liverwort) seperti Conocephalum conicum. Secara
evolusioner, methyl cinnamate telah memainkan peran penting dalam interaksi
tanaman-insekta sejak jutaan tahun lalu, di mana enzim carboxyl
methyltransferase (CMT) yang bertanggung jawab atas biosintesisnya berevolusi
untuk menghasilkan aroma volatil yang menarik penyerbuk atau menolak hama.
Penemuan isolasi murninya dikaitkan dengan kemajuan kimia organik pada akhir
abad ke-19, di mana senyawa ini diidentifikasi sebagai agen pewangi alami dalam
studi tentang minyak atsiri tropis dari Asia Tenggara.
Pada
awal abad ke-20, methyl cinnamate mulai diproduksi secara sintetis melalui
reaksi Fischer esterification (esterifikasi asam sinamat dengan metanol), yang
memungkinkan penggunaan skala industri. Proses ini dievaluasi dan dipopulerkan
dalam pendidikan kimia organik modern, seperti pada tahun 2020 melalui studi
ACS yang menyoroti sintesisnya sebagai contoh komersial untuk mahasiswa. Secara
historis, senyawa ini digunakan dalam pengobatan tradisional Asia Tenggara
(misalnya, dari rhizome kencur untuk anti-inflamasi) dan sebagai pewangi dalam
parfum Eropa awal abad ke-20, sebelum menjadi bahan baku utama dalam industri
flavor dan fragrance pasca-Perang Dunia II. Hingga kini, versi "natural
isolate oil" dari sumber seperti Kaempferia galanga L. tetap diminati
untuk aplikasi organik, mencerminkan perpaduan antara pengetahuan tradisional
dan inovasi modern.
Methyl cinnamate memiliki aroma manis-balsamik dengan nuansa fruity seperti stroberi dan pedas seperti kayu manis, menjadikannya bahan serbaguna di berbagai industri. Digunakan sebagai nota tengah (middle note) untuk menciptakan akord oriental (seperti vanila, balsam, kulit) atau floral (mawar, cengkeh, hyacinth), dengan konsentrasi hingga 1-5% dalam komposisi parfum. Ia memberikan kedalaman dan kehangatan yang tahan lama pada fine fragrances dan wewangian rumah tangga. Ditambahkan ke sabun, lotion, krim dekoratif, dan produk rambut untuk aroma segar dan menenangkan. Memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi ringan, yang membantu mengurangi iritasi kulit, serta UV absorber potensial untuk perlindungan sinar matahari. Dalam pengobatan tradisional, diekstrak dari tanaman seperti kencur untuk mengatasi masalah pencernaan, peradangan, dan infeksi (antimikroba terhadap bakteri seperti Staphylococcus aureus). Penelitian modern mengeksplorasi potensinya sebagai antikanker (induksi apoptosis sel tumor), neuroprotektif, dan insektisida alami untuk menarik atau menolak serangga.
KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Minyak atsiri yang berasal dari rhizome Kaempferia galanga L. (kencur), daun Gaultheria fragrantissima/Gaultheria punctata (wintergreen Himalaya), dan rhizome Alpinia malaccensis (Burm.f.) Roscoe (lengkuas hutan). Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Methyl Cinnamate (C₁₀H₁₀O₂), dengan kandungan hingga 70-80% di Kaempferia galanga L sebagai isomer utama dalam bentuk natural isolate oil. |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Tidak larut dalam air, tetapi larut dalam alkohol (seperti etanol), minyak esensial, dan pelarut organik. |
| Blend well | Oriental seperti vanila atau balsam, dengan nuansa floral (mawar, cengkeh) yang menambah kedalaman stroberi. |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 5 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Simpan
di tempat sejuk (di bawah 25°C), kering, dan gelap; tutup rapat untuk mencegah
oksidasi dan evaporasi volatil. |
| Alergi dan tindakan pencegahan umum |
|