IDE FORMULASI

1. LOTION PELEMBAP VCO

Referensi: Universitas Padjadjaran, Formulation and evaluation of VCO lotion

Bahan:

  • VCO murni: 20 g
  • Tween 80 (emulsifier): 1 g (2%)
  • Span 80 (emulsifier): 1 g (2%)
  • Air suling (distilled water): 78 g
  • Pengawet alami (mis. phenoxyethanol): 0,5 g

Cara Membuat:

  1. Campur VCO dengan emulsifier (Tween 80 + Span 80).
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk homogen (menggunakan mixer laboratorium atau homogenizer sederhana).
  3. Tambahkan pengawet, aduk rata.
  4. Simpan dalam wadah bersih, uji pH (ideal pH 6–7).

Hasil: Lotion bertekstur halus, stabil, dan sesuai standar kosmetik (SNI).


2. NANOEMULGEL VCO + EKSTRAK MANGGIS (ANTIOKSIDAN & ANTIAGING)

Referensi: Universitas Indonesia, Nanoemulgel mangosteen extract in VCO

Bahan:

  • VCO: 20 g
  • Ekstrak kulit manggis: 0,5 g
  • Tween 80: 6 g
  • Span 80: 6 g
  • Xanthan gum (pengental): 1 g
  • Phenoxyethanol: 0,5 g
  • Air suling: 66 g

Cara Membuat:

  1. Campur VCO + ekstrak manggis + Tween + Span → fase minyak.
  2. Tambahkan ke air dengan homogenizer kecepatan tinggi (10.000 rpm, 5 menit).
  3. Hasil nanoemulsi → campur dengan larutan xanthan gum untuk membuat gel.
  4. Tambahkan pengawet, aduk rata.

Hasil: Gel lembut, stabil 1 tahun, penetrasi kulit >95%, cocok untuk skincare antiaging.


3. KRIM VCO UNTUK KULIT SENSITIF / DERMATITIS ATOPIK

Referensi: Acta Manilana – Cream VCO for Atopic Dermatitis

Bahan:

  • VCO: 20 g (20%)
  • Emulsifying polymer (mis. carbopol atau natural emulsifier): 2 g
  • Air suling: 77 g
  • Vitamin E (α-tocopherol acetate): 0,5 g
  • Pengawet: 0,5 g

Cara Membuat:

  1. Panaskan air + emulsifier hingga 70 °C.
  2. Masukkan VCO perlahan sambil terus diaduk.
  3. Dinginkan ke suhu ruang, tambahkan vitamin E + pengawet.
  4. Aduk hingga konsistensi krim halus.

Hasil: Krim putih lembut, stabil, non-iritatif, dapat mengurangi gejala kulit kering/dermatitis.


4. KRIM ANTIOKSIDAN VITAMIN E + VCO

Referensi: HSIC 2017, Optimization of Antioxidant Cream with VCO

Bahan:

  • VCO: 12 g (12%)
  • Vitamin E (α-tocopherol acetate): 1 g
  • Basis vanishing cream: 86 g
  • Pengawet: 1 g

Cara Membuat:

  1. Campur VCO dengan vitamin E.
  2. Masukkan ke dalam basis vanishing cream.
  3. Aduk hingga homogen.
  4. Simpan dalam wadah kedap cahaya.

Hasil: Cream kaya antioksidan, membantu melindungi kulit dari radikal bebas & penuaan dini.


5. NANOEMULSI ANTIMIKROBA VCO

Referensi: Vet Med (PMC), Antimicrobial activities of nano-emulsion of VCO

Bahan:

  • VCO: 25 g
  • Tween 80: 25 g
  • Sorbitol: 35 g
  • Air suling: 15 g

Cara Membuat:

  1. Campur VCO + surfaktan (Tween 80 + sorbitol).
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit.
  3. Homogenisasi dengan kecepatan tinggi (hingga partikel 20–200 nm).

Hasil: Nanoemulsi jernih, berukuran nano, aktif melawan S. aureus, E. coli, S. Typhi.


Catatan Edukatif (Disclaimer, Penyimpanan, Pencegahan)

  • Disclaimer: Resep ini berbasis jurnal ilmiah, namun untuk keperluan edukasi. Jika untuk produksi komersial → wajib uji keamanan, uji stabilitas, & izin BPOM.
  • Penyimpanan: Simpan pada wadah tertutup rapat, sejuk, terhindar dari cahaya matahari langsung.
  • Alergi: Lakukan patch test sebelum digunakan. Reaksi alergi (ruam, gatal) → hentikan pemakaian.
  • Konsumsi oral: Formulasi di atas ditujukan topikal, bukan untuk diminum.

MANFAAT TERAPEUTIK (BERBASIS ILMIAH)

Studi ilmiah menyebutkan VCO berperan dalam:

  • Antioksidan & Anti-inflamasi → menekan sitokin inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-8) dan melindungi jaringan dari stres oksidatif.
  • Kardiovaskular → meningkatkan HDL (“kolesterol baik”), walau perlu moderasi karena juga berpotensi menaikkan LDL.
  • Neurologis → MCT diubah menjadi keton, memberi efek protektif pada gangguan degeneratif (Alzheimer, demensia).
  • Dermatologi → memperbaiki sawar kulit, mempercepat penyembuhan luka, menjaga hidrasi kulit.
  • Antimikroba & Imunomodulator → mendukung sistem imun tubuh.
  • Kanker & Metabolisme → efek sitotoksik pada beberapa sel kanker (studi in vitro).

Produk bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan bisa berbeda pada tiap individu.

KEGUNAAN & MANFAAT UMUM VCO

Kesehatan & Nutrisi

  • Sumber energi cepat → MCT mudah dicerna, langsung dimetabolisme di hati menjadi energi, tidak mudah ditimbun sebagai lemak.
  • Potensi meningkatkan HDL (kolesterol baik) bila dikonsumsi harian, tanpa efek serius pada lipid profile di studi manusia kecil.
  • Antioksidan alami dari vitamin E dan polifenol melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

Kecantikan & Perawatan Tubuh

  • Pelembap kulit alami → menahan kelembapan, memperbaiki skin barrier.
  • Perawatan rambut → menembus batang rambut, mengurangi kerusakan akibat grooming & paparan UV.
  • Oil pulling → digunakan sebagai obat kumur tradisional, terbukti membantu mengurangi plak gigi & gingivitis.

Kegunaan Kuliner

  • Digunakan untuk memasak pada suhu rendah-sedang (stabil terhadap oksidasi).
  • Alternatif minyak nabati, terutama dalam diet keto dan paleo karena kandungan MCT.

Sertifikat Halal: 15240067741220

Dokumen Pendukung untuk Ekspor

  • Certificate of Analysis (COA)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Phytosanitary Certificate
  • Sertifikat Halal 
  • Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)

COCONUT VIRGIN CARRIER OIL By DDISTILLERS

INCI name: Cocos nucifera L. (Coconut Virgin) Oil

Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%

Kode produk: BB00621_VCO

Barcode: -

HS Code: 15131110

CAS#: 8001-31-8

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Cold Pressing

 

DESKRIPSI PRODUK:

Virgin Coconut Oil (VCO) adalah minyak alami yang diperoleh dari daging kelapa segar (Cocos nucifera L.) melalui metode cold pressing tanpa pemanasan tinggi atau penggunaan bahan kimia. Metode ini menjaga kandungan bioaktif seperti Medium Chain Fatty Acids (MCFAs), polifenol, dan vitamin E tetap utuh. Minyak Virgin Coconut yang dihasilkan berupa minyak bening/transparan, harum segar khas kelapa, dan bernilai tinggi sebagai pangan maupun produk terapeutik.

Kandungan ilmiahnya: 

·         Asam Laurat (C12:0)

·         Asam Kaprilat (C8:0)

·         Asam Kaprat (C10:0)

·         Asam Miristat (C14:0)

·         Polifenol, Vitamin E, Sterol

Sifat Organoleptik VCO

  • Warna: jernih, transparan.
  • Aroma: segar khas kelapa.
  • Rasa: ringan, sedikit manis, tidak tengik.
  • Tekstur: halus, mudah diserap kulit.

BOTANIKAL DAN MORFOLOGI COCOS NUCIFERA L.

Kelapa merupakan anggota famili Arecaceae (palmae), dikenal sebagai “tree of life” karena hampir semua bagiannya bermanfaat.

  • Batang: tegak, tidak bercabang, tinggi 10–30 m.
  • Daun: majemuk menyirip, panjang 4–6 m, tersusun spiral.
  • Bunga: majemuk, uniseksual, tersusun dalam tandan besar.
  • Buah: tipe drupe besar, terdiri atas eksokarp tipis, mesokarp berserat (sabut), endokarp keras (batok), daging kelapa (endosperma padat), dan air kelapa (endosperma cair).
  • Ekologi: tumbuh optimal di daerah tropis, suhu rata-rata 27 °C, curah hujan >2.000 mm/tahun, toleran terhadap salinitas.

SEJARAH VCO DAN PENGGUNAANNYA

Penggunaan minyak kelapa sudah tercatat sejak ribuan tahun lalu di Asia Tenggara, India, dan Pasifik, baik untuk kuliner, pengobatan tradisional, maupun perawatan tubuh. Namun, istilah “Virgin Coconut Oil” mulai populer di akhir abad ke-20 ketika teknologi cold pressing diperkenalkan untuk menghasilkan minyak kelapa murni tanpa pemanasan.

·         Di Ayurveda India, kelapa dipakai untuk penyembuhan kulit, rambut, hingga gangguan pencernaan.

·         Di Pasifik, kelapa dianggap makanan pokok dan obat alami.

·         Dalam dekade terakhir, penelitian modern semakin menguatkan klaim tradisional tersebut, terutama manfaat VCO dalam bidang kesehatan metabolik, dermatologi, dan imunologi.


VISIT OUR MARKETPLACE:

   
Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Daging kelapa segar

Origin: Indonesia

Penanaman

Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan 

Isi

Asam laurat, miristat, kaprilat, kaprat, palmitat

Organoleptik

      Warna: Bening, jernih, dan transparan

      Aroma: Khas kelapa segar, ringan, lembut

      Solubility

      Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air

      Blend well

      Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya

      Aplikasi produk hilir

      Cosmetics and Personal Care Formulation 

      Umur Simpan

      2 tahun

      Instruksi penyimpanan

      Cara Penyimpanan

      • Simpan di suhu < 25 °C, tempat gelap dan kering.
      • Gunakan wadah rapat dan higienis.
      • Setelah dibuka, idealnya dipakai dalam 6–12 bulan untuk menjaga kualitas.
      Alergi dan tindakan pencegahan umum

      Alergi & Tindakan Pencegahan

      • Uji patch kecil sebelum penggunaan.
      • Jangan terkena mata.
      • Hentikan jika ada kemerahan, gatal, atau iritasi.
      • Tidak untuk dikonsumsi tanpa pengawasan medis (karena aloin).

      Tulis ulasan