Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
DAFTAR PUSTAKA ILMIAH:
1. Ogunniyi,
D.S. (2006) – Castor oil: A vital industrial raw material
2. BAB
II – Tanaman Jarak (Ricinus communis)
3. Fundamentals
of Pharmacognosy and Phytotherapy
4. Efficacy
and safety of castor oil for dermocosmetic use
6. Physicochemical
and stability profile of castor oil emulsions
7. Ricinoleic
acid: Chemistry and industrial applications
8. Castor
oil eye drops in blepharitis treatment
9. Hydrogenated
castor oil – ScienceDirect Topic
10. Castor
oil as a potential renewable resource
11. World
Journal of Biological and Pharmaceutical Health Sciences – Castor oil study
12. Super
Refined™ Castor Oil – Croda Pharma
13. Topical
Cream Formulation – Wikipedia
14. Shahidi
& Zhong (2010) – Lipid oxidation and improving oxidative stability
MANFAAT
TERAPEUTIK:
·
Anti-inflamasi, antibakterial,
analgesik, antioksidan
Ricinoleic acid memiliki kemampuan menekan peradangan,
bakteri, dan rasa nyeri, menyerupai mekanisme capsaicin—via reseptor TRPV.
·
Blepharitis & Dystfungsi Kelenjar
Meibomian / Dry Eye
Uji klinis randomized menunjukkan penggunaan castor
oil cold-pressed 2×/hari selama 4 minggu memperbaiki gejala blepharitis (OSDI
score menurun, perbaikan margin, penurunan crusting) tanpa efek samping. Review
juga mendukung sifat emolien, anti-mikroba, dan peningkatan stabilitas film
lipid mata.
·
Dermatologi (hyperpigmentasi
infraorbital)
Uji klinis eksploratif: krim berbasis castor oil
dipakai 2×/hari selama 2 bulan secara signifikan mnurunkan tingkat melanin,
kerutan, dan kelenturan kulit di bawah mata (p < 0.05).
·
Laksatif yang diakui FDA
Digunakan secara oral sebagai stimulant
laxative—ricinoleic acid memicu gerak usus. Disetujui FDA untuk penggunaan
jangka pendek.
·
Kontroversi atau bukti terbatas
Klaim untuk pertumbuhan rambut, pengurangan berat
badan, detoksifikasi, pengobatan kanker—belum terbukti secara kuat ilmiah.
KEGUNAAN
DAN MANFAAT:
·
Industri
Castor oil dipakai
sebagai biobased polyol dalam poliuretan, pelapis beton, bahan kosmetik,
pelumas, tinta, plastik tahan dingin, detergents, parfum.
·
Farmasi & Kosmetik
Digunakan sebagai
emolien, pelembap, bahan dalam lotion, shampoo, sabun— karena sifat
antibakterial dan lipid penyokong film lipid kulit dan mata.
IDE
FORMULASI:
1.
Krim Mata Anti-Penuaan & Pencerah
Infraorbital
o Castor
oil 10 %, almond oil 5 %, beeswax 2 %, glyceryl stearate 3 %, air 78 %,
glycerin 2 %, vitamin E 0,5 % (opsional).
o Berdasarkan
uji klinis, penggunaan 2×/hari selama 2 bulan memberikan efek pencerahan dan
peremajaan kulit infraorbital
2.
Salep Ocular untuk Blepharitis/Dry
Eye
o Castor
oil cold-pressed steril 100 % (difiltrasi 0,22 µm).
o Aplikasi:
1–2 tetes pada kelopak mata bawah, 2×/hari selama 4 minggu
3.
Lotion Pelembap Tubuh
o Castor
oil 5 %, shea butter 5 %, emulsifier 4 %, air 84 %, glycerin 2 %.
4.
Ointment Penumbuh Rambut
o Campuran
castor oil dan shea butter, pH ±4,1, terbukti meningkatkan pertumbuhan rambut
pada kelinci dalam 28 hari
5.
Emulsi Stabil
o Castor
oil ±35 %, acacia gum 4 %, methyl cellulose 4 %, Tween 20 30 %, air q.s., pH
±6,9, stabil hingga 90 hari
CASTOR CARRIER OIL By DDISTILLERS
INCI
name: Ricinus communis L. (Seed) Oil
Kategori
Produk: Single carrier oil, purity: 100%
Kode
produk: BB00511-CSS
Barcode:
-
HS
Code: 15153010
CAS#:
8001-79-4
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Cold Pressing
DESKRIPSI
PRODUK:
Minyak
jarak (castor oil) kami adalah minyak nabati yang diperoleh dari biji
tanaman Ricinus communis L. melalui metode cold-pressing, yaitu
ekstraksi mekanis pada suhu rendah (< 45 °C) untuk menjaga integritas
senyawa bioaktif dan mengurangi degradasi oksidatif. Minyak ini memiliki
viskositas tinggi, berwarna kuning pucat. Komposisi asam lemak castor oil didominasi oleh ricinoleic acid,
diikuti oleic, linoleic, dan asam lemak jenuh seperti stearic dan palmitic
(< 1 %). Kandungan trigliserida utamanya adalah triricinolein, yang
berperan besar dalam sifat unik minyak ini.
BOTANI
DAN MORFOLOGI:
·
Morphoanatomy ilmiah
Studi di wilayah
pesisir barat Mediterania (Mesir) mengukur morfometri daun (jumlah lobus,
ukuran, sinus), serta struktur mikromorfologi permukaan daun (abaksial &
adaksial) melalui SEM—meliputi stomata dan karakter epidermal lainnya.
·
Deskripsi umum
Tumbuh cepat, bisa
menjadi semak atau pohon hingga 12 m. Daun glossy, palmat, 5–12 lobus,
bervariasi warna hijau hingga ungu kemerahan. Kultivar berbeda, pigmen warna
diatur genetik Tunggal.
Versi Jerman
menambahkan: di daerah tropis bisa mencapai 13 m dengan batang mengeras, daun
besar (30–70 cm), stalk panjang, tepi bergerigi, terdapat nektaria ekstrafloral
pada daun dan pejalinnya.
·
Asal-usul & penyebaran
Asli dari
Mediterania tenggara, Afrika Timur, dan India— kini menyebar luas di daerah
tropis dan subtropis, bahkan menjadi invasif di beberapa lokasi.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN TRADISIONAL:
Jejak
penggunaan minyak jarak dapat ditelusuri hingga Mesir Kuno, sekitar 4000 SM, di
mana minyaknya digunakan sebagai bahan lampu penerang, salep kulit, dan obat
pencahar alami.
Dokumen
medis kuno seperti Ebers Papyrus mencatat penggunaannya untuk
membersihkan tubuh dari “zat berbahaya”. Di dunia Yunani dan Romawi, minyak
jarak digunakan untuk melancarkan buang air besar dan mengobati nyeri,
sedangkan di India telah lama menjadi bagian dari pengobatan Ayurveda untuk meredakan
peradangan dan gangguan kulit.
Nama “castor” mulai dikenal di Eropa abad ke-18 ketika minyak ini dijadikan pengganti castoreum—zat aromatik dari kelenjar berang-berang—dalam parfum. Memasuki abad ke-19 dan awal abad ke-20, minyak jarak menjadi komoditas industri strategis, digunakan sebagai pelumas mesin, bahan baku sabun, hingga pembuatan plastik tahan dingin. Saat ini, penggunaannya meluas ke industri kosmetik, farmasi, dan bioteknologi, menjadikannya salah satu minyak nabati paling serbaguna di dunia.
KUNJUNGI MARKETPLACE KAMI:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber
bahan: Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Ricinoleic, oleic, linoleic acid |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air |
| Blend well | Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 2 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Cara
Penyimpanan
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Alergi
& Tindakan Pencegahan
|




