KEGUNAAN DAN MANFAAT:
- Minyak esensial cabai
dapat membantu meningkatkan keseimbangan kulit kepala & mendorong nutrisi
lebih dalam ke akar dan rambut. Cukup campurkan 2-3 tetes minyak cabai untuk
rambut dengan minyak pembawa.
- Minyak biji cabai dapat
membantu melembabkan dan menenangkan kulit. Minyak ini efektif sebagai minyak
pijat maupun pelembab, gunakan 1-2 tetes minyak esensial cabai untuk kulit
dengan minyak pembawa.
- Dalam Aromaterapi
minyak cabai dapat digunakan sebagai diffuser untuk menghangatkan dan
menenangkan lingkungan.
- Minyak biji cabai dapat
dicampurkan dengan minyak cengkeh, jojoba, dan kulit kayu manis sebagai
wewangian
- Minyak cabai digunakan
dalam aromaterapi, pembuatan sabun, perawatan kulit & kosmetik, pembakar
minyak, dupa, formulasi perawatan pribadi, dan industri wewangian
- Minyak cabai memiliki sifat anti-inflamasi untuk membantu menyembuhkan luka[3,6]
MANFAAT THERAPEUTIC:
Minyak cabai memiliki
banyak manfaat, minyak ini mengandung anti-inflammatory,
analgesic, hypoglycaemic, antioxidant dan dapat digunakan untuk
nyeri pada otot dan tendon, seperti pada tendinitis dan bursitis, peradangan
bursae pada persendian. Cabai/Capsaicin memiliki zat yang dapat membantu
meredakan fibromyalgia karena sifat analgesiknya yang luar biasa[8,9].
DISKLAIMER:
Informasi ini hanya untuk keperluan pemakaian di luar/ topikal dan tidak
dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan atau nasihat medis
profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi kesehatan.
Jangan pernah menelan minyak atsiri dan
ingat untuk mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai seperti minyak olive
atau minyak kelapa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik
dan murni adalah cairan yang sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri
pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika
Anda seorang ibu menyusui atau mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Bicaralah dengan praktisi kesehatan Anda
sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk keadaan kesehatan Anda dan
konstitusi individu yang unik.
LINK PUSTAKA:
[1]https://news.unair.ac.id/id/2020/07/22/membedah-kandungan-capsaicin-dalam-cabe/
[4]http://digilib.unila.ac.id/12232/3/BAB%202.pdf
[6]https://www.essentialoil.in/chilli-seed-oil.html
[7]https://www.chineatofficial.com/project/chilli-oil-a-drop-of-life-that-goes-literally-on-everything/
Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen Ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS, Phitosanitary, CITES
CHILI SEED ESSENTIAL OIL
Merk: DDistillers
Nama produk: Chili seed essential oil
Kategori Produk: Single essential oil, purity: 100%
INCI Name: Capsicum annum (Chili) Seed Oil
HS Code: 33019090
CAS#: 404-86-4 / 84625-29-6
EC#: 206-969-8 / 283-403-6
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Supercritical Fluid Extraction (SCFE)
DESKRIPSI:
Cabe (Capsicum annum Linn) adalah tanaman perkebunan dan sebagai obat tradisional. Minyak esensial cabai kami diperoleh dari hasil ekstraksi biji cabai dengan metode Supercritical Fluid Extraction (SCFE). Minyak yang dihasilkan berupa cairan agak kental berwarma coklat kemerahan dengan aroma khas biji cabai yang kuat dan pedas. Minyak cabai secara unik menghangatkan dan menstimulasi kulit serta digunakan untuk meredakan nyeri ketegangan otot dan mempersiapkan otot sebelum berolahraga. Dalam menggunakan minyak ini perlu kehati hatian, karena konsentrasinya sangat kuah dapat mengiritasi kulit bahkan melepuh[1,2,3].
SEKILAS BOTANICAL:
Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan salah
satu komoditas hortikultura yang ekonomis. Cabai termasuk tanaman perdu dari
famili terong‐terongan yang memiliki nama ilmiah Capsicum sp. Cabai berasal
dari benua Amerika tepatnya daerah Peru dan menyebar ke negara‐negara benua
Amerika, Eropa dan Asia, termasuk Negara Indonesia[4]. Cabai dikelompokkan
menjadi dua golongan yaitu cabai besar atau cabai merah (Capsicum anunum L.)
dan cabai kecil atau rawit (Capsicum frutescens). Tanaman cabai dapat tumbuh dengan baik dari
dataran rendah sampai dataran tinggi dengan kemasaman tanah 5,5 – 6,5. Hampir
semua jenis tanah cocok ditanami cabai, baik pada lahan laut sawah, tegalan,
pinggir laut sampai pegunungan. Cabai tidak hanya digunakan untuk olahan
makanan namun digunakan juga dalam pengobatan tradisional[5].
SEJARAH:
Sekitar tahun 3000 SM, masyarakat Amerika Selatan dan Tengah pertama kali
membudidayakan jenis Capsicum yang pedas dan panas, yaitu Cabai. Pada tahun
1493 benih cabai dibawa kembali ke Eropa oleh Colombus. Dari Eropa rempah ini
menyebar ke banyak masakan di seluruh dunia. Orang Amerika pra-Hispanik
mengklaim bahwa rempah-rempah juga mengandung banyak khasiat obat. Peneliti
medis di negara-negara Barat saat ini menggunakan biji cabai dan minyaknya
untuk melawan kanker. Di Tiongkok, minyak cabai mengacu pada serangkaian resep
daerah yang tidak terdaftar, yang merupakan bumbu dasar untuk banyak masakan
dalam berbagai masakan. Produksinya dimulai pada akhir Dinasti Ming, ketika
cabai pertama kali diperkenalkan dari Amerika Latin. Minyak cabai sampai dengan
saat ini masih eksis digunakan dalam industri makanan ataupun industri
farmasi[6,7].
KUNJUNGI MARKETPLACE KAMI:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Biji Asal minyak: Indonesia |
| Penanaman | Konvensional
dan berkelanjutan |
| Isi | Capsaicin,
Capsaicinoids, thymol, d-limonene, hexyl isovalerate, linalool |
| Organoleptik | Warna: Cairan berwarna coklat kemerahan,
agak kental
Aroma: Bau khas biji cabai yang kuat dan
pedas |
| Solubility | Larut
dalam alkohol dan minyak, tidak larut dalam air |
| Level of note | Base
Note |
| Blend well | Lavender,
jasmine, vanilla, sandalwood, bergamot, wild orange, lemongrass, litsea cubeba, dan juniper berry |
| Aplikasi produk hilir | Aromatherapy,
Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetic, Herbal Pharmacy, Body/Skin
Care, dan lainnya |
| Umur Simpan | 5
tahun |
| Instruksi penyimpanan | Simpan minyak atsiri dalam botol amber
(berwarna gelap). Jika kemasan yang
digunakan adalah botol aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol
aluminium ke botol kaca gelap amber.
Simpan di tempat yang kering dan jauhkan dari sinar matahari. |
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Kami menyarankan Anda untuk mengambil tindakan pencegahan berikut: - Minyak atsiri Chili terkonsentrasi di alam sehingga disarankan untuk tidak menggunakan minyak tanpa mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai. - Hindari penggunaan minyak atsiri Chili pada area sensitif, mata, dan selaput lendir. - Ibu menyusui, anak-anak balita, dan wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak yang luar biasa ini. |



