A.
Formulasi Industri – Natural Fine Fragrance (Oil-Based Perfume)
Tujuan
formulasi
Menciptakan
parfum alami berbasis minyak dengan karakter floral eksotis, hangat, dan
elegan.
Bahan
- Magnolia Champaca Absolute Oil:
0,5–1%
- Sandalwood Oil (Santalum album
atau S. spicatum): 1–2%
- Bergamot Essential Oil (FCF): 1–2%
- Benzoin Resinoid (20% dalam alkohol):
0,5–1%
- Fractionated Coconut Oil / Jojoba
Oil: ad 100%
Cara
pembuatan
- Timbang semua bahan aromatik
(absolute dan essential oil) sesuai formula.
- Campurkan bahan aroma secara perlahan
hingga homogen.
- Tambahkan carrier oil sedikit demi
sedikit sambil diaduk.
- Diamkan (aging) selama 2–4 minggu
dalam botol kaca gelap untuk maturasi aroma.
Cara
pemakaian
- Digunakan sebagai parfum oles
(roll-on) pada titik nadi.
- Konsentrasi disesuaikan dengan
regulasi IFRA untuk produk parfum berbasis minyak.
Pengamanan
& pengujian
- Lakukan stability test (suhu
ruang & suhu tinggi 40 °C selama 4 minggu).
- Lakukan skin patch test (24–48
jam).
- Pastikan konsentrasi Magnolia
Champaca Absolute rendah karena sifatnya sangat potent.
B.
Formulasi Industri – Body Oil Aromatik Premium
Tujuan
formulasi
Produk
perawatan tubuh dengan aroma menenangkan dan eksotis.
Bahan
- Magnolia Champaca Absolute Oil:
0,1–0,3%
- Lavender Essential Oil: 0,5%
- Sweet Almond Oil / Sunflower Oil:
90–95%
- Vitamin E (Tocopherol): 0,2–0,5%
Cara
pembuatan
- Campurkan absolute dan essential oil
dalam wadah kaca.
- Tambahkan carrier oil dan vitamin E.
- Aduk hingga homogen dan botolkan.
Cara
pemakaian
- Diaplikasikan setelah mandi pada
kulit lembap.
- Digunakan untuk relaksasi dan
perawatan kulit.
Pengamanan
& pengujian
- Uji iritasi kulit ringan.
- Simpan di botol gelap untuk mencegah
oksidasi.
- Umur simpan diuji dengan oxidative
stability test.
C.
Formulasi Industri – Aromatherapy Diffuser Blend
Tujuan
formulasi
Mendukung
relaksasi emosional dan suasana nyaman.
Bahan
- Magnolia Champaca Absolute Oil: 0,2
ml
- Bergamot Essential Oil: 1 ml
- Frankincense Essential Oil: 0,8 ml
- Vetiver Essential Oil: 0,5 ml
Cara
pembuatan
- Campurkan semua minyak esensial dan
absolute dalam botol kaca kecil.
- Tutup rapat dan diamkan 24 jam agar
aroma menyatu.
Cara
pemakaian
- Gunakan 3–5 tetes pada diffuser
ultrasonik.
- Cocok untuk ruang meditasi atau
relaksasi.
Pengamanan
- Tidak digunakan langsung pada kulit.
- Pastikan ventilasi ruangan cukup.
D.
Formulasi Personal – Aromatic Roll-On (Pribadi / Edukasi)
Tujuan
formulasi
Penggunaan
personal yang sederhana dan aman.
Bahan
- Magnolia Champaca Absolute Oil: 1
tetes
- Jojoba Oil: 10 ml
Cara
pembuatan
- Larutkan absolute ke dalam jojoba
oil.
- Aduk ringan dan simpan dalam botol
roll-on.
Cara
pemakaian
- Oleskan tipis di pergelangan tangan
atau belakang telinga.
- Digunakan untuk menikmati aroma dan
relaksasi.
Pengamanan
- Tidak digunakan pada ibu hamil tanpa konsultasi
profesional.
- Lakukan patch test sebelum penggunaan
rutin.
E.
Catatan Keamanan & Ilmiah Umum
- Magnolia Champaca Absolute sangat
terkonsentrasi, digunakan pada dosis rendah.
- Tidak direkomendasikan penggunaan
neat (tanpa pengenceran).
- Selalu mengikuti panduan aromatherapy
safety dan IFRA fragrance guidelines.
- Absolute bersifat fotosensitif
rendah, tetapi tetap dianjurkan kehati-hatian penggunaan topikal.
Sertifikat
Halal: 33110034666001125
Dokumen
Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet
(MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikasi CITES (permintaan
untuk ekspor spesies dilindungi)
- Minyak Magnolia Champaca Absolut
bukan obat dan tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati,
menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.
- Informasi ini bersifat edukatif dan
aromaterapi, bukan rekomendasi medis.
- Penggunaan terapeutik belum diuji
secara klinis pada manusia.
- Magnoliaceae (Plant Family Overview)
- Kajian Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi Magnolia champaca
- Studi Kandungan Kimia dan Aktivitas Biologis Magnolia champaca
- Chemical Constituents of Magnolia champaca Flowers
- Handbook of Essential Oils: Science, Technology, and Applications
- Phytochemical and Pharmacological Properties of Magnolia Species
- Ethnobotanical and Medicinal Uses of Magnoliaceae
- Common Fragrance and Flavor Materials
- Biological Activities of Magnolia-Derived Compounds: A Review
- Pharmacological Properties of Magnolia Species
- Therapeutic Potential of Phytochemicals from Magnoliaceae
- Magnolia champaca (L.) Baill. ex Pierre – Taxonomic Record
- Chemical Composition of Magnolia champaca Flower Extracts
- Volatiles from Michelia champaca Flower: Comparative Analysis by SDE and SPME
- Notes on Magnoliaceae IV
- Plant Sources of Aroma Chemicals and Medicines in India
- Pertumbuhan Magnolia champaca pada Pola Agroforestry
- Diversity, Bioprospection, and Commercial Importance of Indian Magnolias
- Potensi Bunga Cempaka Kuning sebagai Agen Antiinflamasi
- Magnoliaceae – Agricultural and Biological Sciences Overview
- Volatile Constituents of Michelia champaca Flowers
A.
Bidang Industri
1.
Industri Parfum dan Fragrance
- Digunakan
sebagai bahan aroma middle note hingga base note dalam parfum alami dan
parfum mewah karena karakter floral eksotis yang dalam dan tahan lama.
- Absolute
champaca dipilih karena profil aromanya lebih mendekati bunga segar
dibandingkan minyak hasil distilasi, sebagaimana dilaporkan dalam
literatur kimia aroma dan perfumery.
- Senyawa
seperti linalool, benzyl acetate, dan methyl anthranilate berkontribusi
pada karakter floral-manis dan kompleks yang bernilai tinggi dalam
komposisi parfum.
2.
Industri Kosmetik dan Personal Care
- Digunakan
sebagai fragrance ingredient alami dalam produk kosmetik seperti body oil,
cream, lotion, balm, dan produk perawatan tubuh premium.
- Absolute
champaca diaplikasikan dalam konsentrasi rendah untuk memberikan aroma
khas tanpa mempengaruhi stabilitas fisik produk.
- Studi
fitokimia bunga Magnolia champaca menunjukkan bahwa ekstraknya
mengandung senyawa aromatik yang stabil dalam matriks minyak dan alkohol.
3.
Industri Aromaterapi dan Wellness
- Digunakan
sebagai bahan aromatik dalam diffuser blend, massage oil aromatik, dan
produk relaksasi berbasis aroma.
- Absolute
champaca sering dikombinasikan dengan minyak atsiri kayu (seperti
sandalwood atau cedarwood) untuk menciptakan aroma yang menenangkan dan
hangat.
4.
Industri Farmasi Tradisional dan Herbal (Non-Medicinal Claim)
- Dalam
konteks industri herbal, champaca digunakan sebagai aromatic adjunct
(bahan pendukung aroma) pada produk tradisional dan jamu aromatik.
- Literatur
etnofarmakologi mencatat bunga Magnolia champaca sebagai tanaman
bernilai aromatik tinggi dalam praktik tradisional Asia, meskipun tidak
diposisikan sebagai obat modern.
B.
Bidang Non-Industri / Tradisional
1.
Praktik Budaya dan Spiritual
- Digunakan
sebagai bahan wewangian alami dalam ritual keagamaan, meditasi, dan
praktik spiritual di India dan Asia Tenggara.
- Aroma
champaca secara tradisional diasosiasikan dengan ketenangan batin,
kesucian, dan konsentrasi spiritual.
2.
Penggunaan Rumah Tangga dan Personal
- Digunakan
secara tradisional sebagai pewangi alami ruangan, pakaian, atau
minyak oles aromatik (setelah pengenceran).
- Praktik
ini merupakan bentuk awal penggunaan fragrance alami sebelum berkembangnya
parfum sintetis modern.
1.
Efek Relaksasi dan Regulasi Emosi
- Studi
mengenai komponen utama aroma Magnolia champaca (seperti linalool
dan ester aromatik) menunjukkan potensi efek sedatif ringan dan
relaksasi sistem saraf pusat melalui jalur olfaktori.
- Linalool
diketahui dapat memengaruhi aktivitas neurotransmitter yang berkaitan
dengan stres dan kecemasan.
2.
Dukungan terhadap Mood dan Kesejahteraan Psikologis
- Aroma
floral eksotis champaca dilaporkan dalam studi aromaterapi memiliki efek mood-enhancing,
membantu mengurangi perasaan tegang dan meningkatkan rasa nyaman
emosional.
- Efek
ini dikaitkan dengan stimulasi sistem limbik melalui inhalasi aroma.
3.
Efek Anxiolytic Ringan (Pendukung)
- Senyawa
volatil tertentu dalam ekstrak bunga champaca memiliki profil farmakologi
yang serupa dengan senyawa aromatik lain yang digunakan dalam aromaterapi
untuk dukungan pengelolaan kecemasan ringan.
- Studi
GC-MS dan uji farmakologi in vitro menunjukkan potensi aktivitas
neuro-relaksatif dari komponen bunga Magnoliaceae.
4.
Dukungan Relaksasi Fisik
- Dalam
aplikasi topikal aromaterapi (setelah pengenceran), aroma champaca sering
digunakan untuk mendukung relaksasi otot dan kenyamanan tubuh
selama pijat aromatik.
- Efek
ini terutama berasal dari respon sensorik dan psiko-emosional terhadap
aroma, bukan aksi farmakologis langsung.
MAGNOLIA
CHAMPACA ABSOLUTE OIL / MINYAK ABSOLUT BUNGA CEMPAKA KUNING By DDISTILLERS
Merk: DDistillers
INCI
name: Magnolia Champaca Flower Extract
Kategori Produk: Single Absolute Oil, purity: 100
HS
Code: 33012990
CAS#:
-
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Ekstraksi pelarut n-heksana
DESKRIPSI
PRODUK:
Magnolia
Champaca Absolute Oil merupakan ekstrak aromatik konsentrat yang diperoleh dari
bunga segar Magnolia champaca (sinonim botani: Michelia champaca)
melalui metode ekstraksi pelarut, umumnya menggunakan heksana, yang dilanjutkan
dengan tahap pemurnian untuk menghasilkan absolute. Metode ekstraksi
pelarut ini telah banyak dilaporkan dalam literatur ilmiah sebagai teknik yang
paling efektif untuk bunga dengan senyawa aroma yang sensitif terhadap panas,
karena distilasi uap dapat menyebabkan degradasi atau hilangnya komponen
volatil tertentu. Penelitian mengenai komposisi volatil Magnolia champaca
menunjukkan bahwa ekstraksi pelarut mampu mempertahankan spektrum senyawa
aromatik yang lebih luas dan kompleks dibandingkan minyak esensial hasil
distilasi uap, sehingga absolute yang dihasilkan lebih mendekati aroma
alami bunga segar.
Secara
fisik, Magnolia Champaca Absolute Oil berbentuk cairan kental hingga
semi-viskos dengan warna kuning keemasan, kuning kecoklatan, hingga amber tua.
Variasi warna ini dipengaruhi oleh kondisi bahan baku bunga, tingkat kematangan
saat panen, serta keberadaan fraksi non-volatil seperti lilin alami, pigmen,
dan resin bunga yang ikut terekstraksi selama proses ekstraksi pelarut.
Literatur teknis dan kajian fitokimia menyebutkan bahwa absolute bunga
secara alami memiliki warna lebih gelap dibandingkan minyak esensial, yang
merupakan indikator tingginya kompleksitas senyawa aromatik dan non-aromatik
yang terkandung di dalamnya.
Dari
aspek organoleptik, Magnolia Champaca Absolute Oil dikenal memiliki profil
aroma yang sangat kaya dan berlapis. Aroma utamanya bersifat floral eksotis,
menyerupai bunga putih tropis yang manis dan intens, dengan nuansa tambahan
berupa sentuhan buah lembut, herbal ringan, serta karakter hangat dan sedikit
spicy pada fase akhir penguapan. Sejumlah studi sensorik dan laporan parfum
menyebutkan bahwa aroma absolute champaca dapat memperlihatkan kesan
creamy, tea-like, hingga balsamic, yang berkembang secara bertahap seiring
waktu. Kompleksitas aroma ini secara ilmiah dikaitkan dengan interaksi sinergis
berbagai senyawa volatil dan semi-volatil yang bekerja bersama membentuk
persepsi aroma keseluruhan.
Analisis
kimia menggunakan teknik kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) telah
mengidentifikasi berbagai senyawa utama dalam Magnolia Champaca Absolute Oil.
Beberapa penelitian melaporkan keberadaan senyawa seperti linalool, benzyl
acetate, phenyl ethyl alcohol, methyl anthranilate, serta turunan ionone dan
senyawa aromatik nitrogen dalam jumlah kecil. Senyawa-senyawa ini dikenal
berperan penting dalam pembentukan karakter floral manis dan eksotis, serta
berkontribusi terhadap daya tahan aroma yang lebih lama dibandingkan minyak
esensial hasil distilasi. Studi komprehensif mengenai komposisi volatil bunga Magnolia
champaca menegaskan bahwa keragaman senyawa ini merupakan ciri khas utama
dari ekstrak berbasis pelarut.
Dari
sudut pandang spesifikasi fisiko-kimia, Magnolia Champaca Absolute Oil umumnya
memiliki densitas yang sedikit lebih rendah dari air serta indeks
bias yang relatif tinggi, yang mencerminkan konsentrasi senyawa aromatik
berat dan kompleks. Absolute ini bersifat larut dalam alkohol dan minyak
nabati, namun tidak larut dalam air, sesuai dengan sifat kimia dominan senyawa
non-polar yang terkandung di dalamnya. Karakteristik ini secara konsisten
dilaporkan dalam literatur ilmiah dan data teknis bahan baku parfum berbasis
ekstrak bunga.
Secara
keseluruhan, Magnolia Champaca Absolute Oil merepresentasikan bentuk ekstrak
aromatik yang paling mendekati aroma alami bunga Magnolia champaca dalam
keadaan segar. Kombinasi metode ekstraksi pelarut, profil kimia yang kompleks,
serta karakter organoleptik yang mendalam menjadikan absolute ini
bernilai tinggi dalam parfum alami, kosmetik aromatik, dan sebagai objek studi
edukatif yang menghubungkan botani, kimia aroma, dan persepsi sensorik manusia
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Magnolia
champaca merupakan spesies pohon berbunga yang termasuk dalam keluarga
Magnoliaceae, salah satu kelompok tumbuhan angiosperma tertua yang dikenal
dengan bunga beraroma harum dan struktur bunga yang khas (Magnoliales) . Dalam
literatur botani modern, Michelia champaca kini umumnya diposisikan
kembali ke dalam genus Magnolia setelah kajian filogenetik menunjukkan
kedekatan taksonomi yang kuat antara kedua kelompok tersebut . Nama spesifik champaca
sendiri berasal dari istilah lokal Sanskrit yang kemudian dikenal secara luas
sebagai champak atau cempaka kuning, sebuah pengenal yang digunakan dalam
banyak budaya Asia Selatan dan Tenggara .
Klasifikasi
Taksonomi
- Kingdom:
Plantae
- Clade:
Angiosperms
- Order:
Magnoliales
- Family:
Magnoliaceae
- Genus:
Magnolia
- Species:
Magnolia champaca (L.) Baill. ex Pierre
- Sinonim
botani: Michelia champaca L.
Habitus
dan Persebaran
Magnolia
champaca adalah tanaman pohon berkayu besar, yang bersifat
evergreen (daun tetap hijau sepanjang tahun), dan dapat tumbuh menjulang hingga
30-50 meter atau lebih tergantung kondisi habitat dan varietasnya . Pohon ini
berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, dengan persebaran alami dari India
dan Cina selatan hingga ke kawasan Indocina, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa,
dan kepulauan Malesia lainnya. Dalam banyak kawasan tropis, tanaman ini juga
dibudidayakan sebagai tanaman hias atau untuk tujuan perfumery karena bunganya
yang sangat harum . Bentuk pohon M. champaca biasanya memiliki batang
yang lurus dan kolumnar, dengan mahkota yang berkembang berbentuk kerucut atau
silindris .
Morfologi
Utama
Akar
dan Batang:
- Pohon
ini memiliki akar tunggang yang kuat untuk menopang struktur pohon yang besar.
Batang atau bole umumnya bulat dengan kulit berwarna abu-abu atau cokelat
keabu-abuan dan dapat mencapai diameter yang besar seiring dengan pertumbuhan
umur pohon .
Daun:
- Daun Magnolia champaca bersifat simple (tunggal), tersusun secara berseling
(alternate) pada batang, dan bergantian dalam spiral. Bentuk daun umumnya
elliptic-lanceolate hingga ovate, berukuran panjang sekitar 9–28 cm dan lebar
sekitar 4–11 cm, dengan ujung runcing (acuminate) dan pangkal daun meruncing
(acute to attenuate). Margin daun sedikit gelombang (undulate) dan permukaan
daun cenderung halus (glabrous), dengan urat daun sekunder yang jelas terlihat
sebanyak 12–23 pasang pada setiap daun .
Bunga:
- Ciri paling khas dari Magnolia champaca adalah bunganya yang besar,
berdiri sendiri (solitary) di ketiak daun, dan memiliki aroma yang sangat
harum. Bunga ini biasanya berwarna kuning cerah hingga oranye kekuningan,
mengandung banyak tepals (bukan kelopak/petal khas tumbuhan modern) yang tersusun
dalam beberapa lingkaran whorl yang longgar. Bunga M. champaca juga
memiliki jumlah stamen yang banyak serta struktur gynoecium dengan banyak
karpel bebas, karakter yang umum pada anggota Magnoliaceae yang memiliki ciri
primitif dalam evolusi bunga .
Buah
dan Biji:
- Setelah penyerbukan, bunga akan berkembang menjadi buah agregat yang tersusun memanjang dalam bentuk spike. Setiap buah dapat memuat beberapa pelepah/folikel yang pada saat matang akan pecah (dehiscent) dan melepaskan biji berwarna merah atau merah tua, biasanya berselubung aril berwarna cerah yang menarik binatang pemakan buah untuk membantu penyebaran biji .
Adaptasi
dan Habitat
- Magnolia
champaca tumbuh optimal pada iklim tropis dengan suhu hangat
dan kelembapan tinggi, sehingga banyak terdapat di hutan tropis dataran rendah
hingga ketinggian sedang (hingga ±1600–2400 m dpl di beberapa wilayah) serta
sering dijumpai dalam agroforestri atau dikultur sebagai pohon hias karena
bunganya yang harum dan bentuknya yang atraktif . Pohon ini juga dikenal
adaptif terhadap beragam kondisi tanah, meskipun lebih menyukai tanah yang
subur dengan drainase yang baik
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Minyak
atau ekstrak aromatik yang dikenal sebagai Magnolia Champaca Absolute
memiliki akar yang sangat tua dalam tradisi penggunaan bunga harum Magnolia
champaca yang berasal dari wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Tanaman ini, yang dikenal secara lokal dengan berbagai nama seperti champaka,
cempaka, jeumpa, atau champak, telah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak
berabad-abad lalu baik dalam konteks budaya, spiritual, maupun komersial
parfum. Nama ilmiah champaca sendiri berasal dari bahasa Sansekerta
“चम्पक”
(campaka), menunjukkan keterkaitan historis tanaman ini dengan tradisi
budaya di India dan sekitarnya .
Secara
tradisional di banyak wilayah di India, Indonesia, Sri Lanka, dan Asia
Tenggara, bunga Magnolia champaca digunakan sebagai bahan utama
dalam ritual keagamaan, upacara adat, dan sebagai simbol kemurnian, kecantikan,
serta spiritualitas. Dalam tradisi Hindu, bunga-bunga ini sering dipersembahkan
kepada dewa dan dewi serta dipakai sebagai ornamen pada upacara pernikahan dan
festival keagamaan, sedangkan di Buddhisme Theravada bunga champaca bahkan
diasosiasikan dengan kisah-kisah pencerahan spiritual dan simbolisme suci atas
kesucian dan pencerahan batin .
Penggunaan
bunga Magnolia champaca tidak hanya bersifat ritualistik, tetapi juga
telah lama dipakai sebagai wewangian alami. Secara historis, bunga-bunga segar
dari pohon champaca dibawa ke dalam air atau minyak untuk menyebarkan aroma
harum di rumah-rumah, kuil, atau ruang upacara. Ini merupakan salah satu bentuk
penggunaan paling awal dari minyak bunga atau ekstrak aroma untuk tujuan
estetika dan spiritual, sebelum munculnya praktik perfumery modern .
Dalam
konteks perfumery modern, champagne (Magnolia champaca) menjadi salah
satu bahan yang sangat berharga sejak awal abad ke-20. Salah satu contoh yang
paling terkenal adalah parfum “Joy” karya Jean Patou yang diluncurkan pada
tahun 1930. Parfum ini, yang pernah menjadi salah satu parfum terbaik dan
terlaris di dunia, menggunakan nota bunga champaca sebagai salah satu bagian
dari komposisi olfaktifnya, sehingga kadang-kadang disebut bahwa pohon ini
layak diberi julukan “Joy perfume tree” pada masa itu karena kontribusinya
terhadap aroma legendaris tersebut . Hal ini menunjukkan bahwa aroma bunga
champaca telah menarik minat perfumer internasional dan berperan dalam
perkembangan industri parfum modern.
Meskipun
ekstraksi minyak esensial dari bunga Magnolia champaca sangat menantang
karena rendemen yang rendah dan sensitivitas komponen aromatik terhadap panas,
metode ekstraksi pelarut (solvent extraction) memungkinkan pembuatan absolute
bunga champaca yang kaya dan kompleks secara aromatik. Absolut ini kemudian
mulai diproduksi dan digunakan sebagai bahan baku parfum berkelas tinggi,
terutama setelah kebutuhan akan bahan-bahan alami aromatik meningkat dalam
industri wewangian kelas atas dan artisanal. Walaupun publikasi ilmiah khusus
yang membahas “sejarah” absolut champaca masih relatif terbatas, catatan
sejarah penggunaan bunga ini dalam perfumery dan ritual budaya menjadikannya
salah satu bunga harum yang penting sejak zaman dahulu hingga era modern .
Penggunaan
bunga champaca juga berakar dalam tradisi pembuatan attar atau minyak wangi
tradisional India, di mana bunga-bunga segar Magnolia champaca distilasi
atau diekstraksi bersama basis minyak lain seperti sandalwood (cendana) untuk
menciptakan wewangian yang kaya dan kompleks yang dipakai dalam konteks
spiritual dan sosial di masyarakat Hindu dan Islam di Asia Selatan. Tradisi
attar ini merupakan bagian dari sejarah panjang perkembangan parfum sejak
ribuan tahun, dan champaca menjadi salah satu bahan penting di dalamnya .
Seiring waktu, penggunaan champaca berkembang dari sekadar tradisi lokal dan ritual keagamaan menjadi bagian penting dari pasar parfum global, khususnya melalui produksi absolut champaca yang kemudian diimpor oleh rumah parfum di Eropa dan Amerika untuk dicampurkan dalam komposisi wewangian mewah. Bahkan sampai sekarang, champaca tetap menjadi salah satu nota floral eksotis yang dicari dalam parfum niche dan artisanal, mencerminkan gabungan antara warisan budaya tradisional dengan permintaan estetika modern dalam industri aromatik global.
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Bunga segar cempaka kuning (Magnolia champaca/Michelia champaca) Asal: Indonesia |
| Penanaman | Tanaman Magnolia champaca tumbuh di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada daerah beriklim tropis subtropis dengan ketinggian rendah hingga menengah. Tanaman ini dibudidayakan sebagai pohon hias dan penghasil bunga aromatik bernilai tinggi. |
| Isi | Dihydro
Methyl Jasmonate, Linalyl Acetate, Benzyl Acetate, Linalool |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam alcohol dan fixed oil, tidak larut dalam air |
| Level of note | Middle note to Base note |
| Blend well | Sandalwood, Benzoin, Vetiver, Frankincense, Jasmine Absolute, Rose Absolute, Ylang-ylang, Bergamot FCF, Neroli, Cedarwood, Patchouli, Tonka Bean Absolute |
| Aplikasi produk hilir | Aromatherapy, Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetics, Herbal Pharmacy, Body/Skin Care, Personal Care, Home Care, and other derivative products. |
| Umur Simpan | 5 tahun |
| Instruksi penyimpanan |
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum |
|