A. Formulasi Industri – Natural Fine Fragrance (Oil-Based Perfume)

Tujuan formulasi

Menciptakan parfum alami berbasis minyak dengan karakter floral eksotis, hangat, dan elegan.

Bahan

  • Magnolia Champaca Absolute Oil: 0,5–1%
  • Sandalwood Oil (Santalum album atau S. spicatum): 1–2%
  • Bergamot Essential Oil (FCF): 1–2%
  • Benzoin Resinoid (20% dalam alkohol): 0,5–1%
  • Fractionated Coconut Oil / Jojoba Oil: ad 100%

Cara pembuatan

  1. Timbang semua bahan aromatik (absolute dan essential oil) sesuai formula.
  2. Campurkan bahan aroma secara perlahan hingga homogen.
  3. Tambahkan carrier oil sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  4. Diamkan (aging) selama 2–4 minggu dalam botol kaca gelap untuk maturasi aroma.

Cara pemakaian

  • Digunakan sebagai parfum oles (roll-on) pada titik nadi.
  • Konsentrasi disesuaikan dengan regulasi IFRA untuk produk parfum berbasis minyak.

Pengamanan & pengujian

  • Lakukan stability test (suhu ruang & suhu tinggi 40 °C selama 4 minggu).
  • Lakukan skin patch test (24–48 jam).
  • Pastikan konsentrasi Magnolia Champaca Absolute rendah karena sifatnya sangat potent.

B. Formulasi Industri – Body Oil Aromatik Premium

Tujuan formulasi

Produk perawatan tubuh dengan aroma menenangkan dan eksotis.

Bahan

  • Magnolia Champaca Absolute Oil: 0,1–0,3%
  • Lavender Essential Oil: 0,5%
  • Sweet Almond Oil / Sunflower Oil: 90–95%
  • Vitamin E (Tocopherol): 0,2–0,5%

Cara pembuatan

  1. Campurkan absolute dan essential oil dalam wadah kaca.
  2. Tambahkan carrier oil dan vitamin E.
  3. Aduk hingga homogen dan botolkan.

Cara pemakaian

  • Diaplikasikan setelah mandi pada kulit lembap.
  • Digunakan untuk relaksasi dan perawatan kulit.

Pengamanan & pengujian

  • Uji iritasi kulit ringan.
  • Simpan di botol gelap untuk mencegah oksidasi.
  • Umur simpan diuji dengan oxidative stability test.

C. Formulasi Industri – Aromatherapy Diffuser Blend

Tujuan formulasi

Mendukung relaksasi emosional dan suasana nyaman.

Bahan

  • Magnolia Champaca Absolute Oil: 0,2 ml
  • Bergamot Essential Oil: 1 ml
  • Frankincense Essential Oil: 0,8 ml
  • Vetiver Essential Oil: 0,5 ml

Cara pembuatan

  1. Campurkan semua minyak esensial dan absolute dalam botol kaca kecil.
  2. Tutup rapat dan diamkan 24 jam agar aroma menyatu.

Cara pemakaian

  • Gunakan 3–5 tetes pada diffuser ultrasonik.
  • Cocok untuk ruang meditasi atau relaksasi.

Pengamanan

  • Tidak digunakan langsung pada kulit.
  • Pastikan ventilasi ruangan cukup.

D. Formulasi Personal – Aromatic Roll-On (Pribadi / Edukasi)

Tujuan formulasi

Penggunaan personal yang sederhana dan aman.

Bahan

  • Magnolia Champaca Absolute Oil: 1 tetes
  • Jojoba Oil: 10 ml

Cara pembuatan

  1. Larutkan absolute ke dalam jojoba oil.
  2. Aduk ringan dan simpan dalam botol roll-on.

Cara pemakaian

  • Oleskan tipis di pergelangan tangan atau belakang telinga.
  • Digunakan untuk menikmati aroma dan relaksasi.

Pengamanan

  • Tidak digunakan pada ibu hamil tanpa konsultasi profesional.
  • Lakukan patch test sebelum penggunaan rutin.

E. Catatan Keamanan & Ilmiah Umum

  • Magnolia Champaca Absolute sangat terkonsentrasi, digunakan pada dosis rendah.
  • Tidak direkomendasikan penggunaan neat (tanpa pengenceran).
  • Selalu mengikuti panduan aromatherapy safety dan IFRA fragrance guidelines.
  • Absolute bersifat fotosensitif rendah, tetapi tetap dianjurkan kehati-hatian penggunaan topikal.

Sertifikat Halal:  33110034666001125

Dokumen Pendukung untuk Ekspor

  • Certificate of Analysis (COA)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Phytosanitary Certificate
  • Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
  • Minyak Magnolia Champaca Absolut bukan obat dan tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apapun.
  • Informasi ini bersifat edukatif dan aromaterapi, bukan rekomendasi medis.
  • Penggunaan terapeutik belum diuji secara klinis pada manusia.

A. Bidang Industri

1. Industri Parfum dan Fragrance

  • Digunakan sebagai bahan aroma middle note hingga base note dalam parfum alami dan parfum mewah karena karakter floral eksotis yang dalam dan tahan lama.
  • Absolute champaca dipilih karena profil aromanya lebih mendekati bunga segar dibandingkan minyak hasil distilasi, sebagaimana dilaporkan dalam literatur kimia aroma dan perfumery.
  • Senyawa seperti linalool, benzyl acetate, dan methyl anthranilate berkontribusi pada karakter floral-manis dan kompleks yang bernilai tinggi dalam komposisi parfum.

2. Industri Kosmetik dan Personal Care

  • Digunakan sebagai fragrance ingredient alami dalam produk kosmetik seperti body oil, cream, lotion, balm, dan produk perawatan tubuh premium.
  • Absolute champaca diaplikasikan dalam konsentrasi rendah untuk memberikan aroma khas tanpa mempengaruhi stabilitas fisik produk.
  • Studi fitokimia bunga Magnolia champaca menunjukkan bahwa ekstraknya mengandung senyawa aromatik yang stabil dalam matriks minyak dan alkohol.

3. Industri Aromaterapi dan Wellness

  • Digunakan sebagai bahan aromatik dalam diffuser blend, massage oil aromatik, dan produk relaksasi berbasis aroma.
  • Absolute champaca sering dikombinasikan dengan minyak atsiri kayu (seperti sandalwood atau cedarwood) untuk menciptakan aroma yang menenangkan dan hangat.

4. Industri Farmasi Tradisional dan Herbal (Non-Medicinal Claim)

  • Dalam konteks industri herbal, champaca digunakan sebagai aromatic adjunct (bahan pendukung aroma) pada produk tradisional dan jamu aromatik.
  • Literatur etnofarmakologi mencatat bunga Magnolia champaca sebagai tanaman bernilai aromatik tinggi dalam praktik tradisional Asia, meskipun tidak diposisikan sebagai obat modern.

B. Bidang Non-Industri / Tradisional

1. Praktik Budaya dan Spiritual

  • Digunakan sebagai bahan wewangian alami dalam ritual keagamaan, meditasi, dan praktik spiritual di India dan Asia Tenggara.
  • Aroma champaca secara tradisional diasosiasikan dengan ketenangan batin, kesucian, dan konsentrasi spiritual.

2. Penggunaan Rumah Tangga dan Personal

  • Digunakan secara tradisional sebagai pewangi alami ruangan, pakaian, atau minyak oles aromatik (setelah pengenceran).
  • Praktik ini merupakan bentuk awal penggunaan fragrance alami sebelum berkembangnya parfum sintetis modern.

1. Efek Relaksasi dan Regulasi Emosi

  • Studi mengenai komponen utama aroma Magnolia champaca (seperti linalool dan ester aromatik) menunjukkan potensi efek sedatif ringan dan relaksasi sistem saraf pusat melalui jalur olfaktori.
  • Linalool diketahui dapat memengaruhi aktivitas neurotransmitter yang berkaitan dengan stres dan kecemasan.

2. Dukungan terhadap Mood dan Kesejahteraan Psikologis

  • Aroma floral eksotis champaca dilaporkan dalam studi aromaterapi memiliki efek mood-enhancing, membantu mengurangi perasaan tegang dan meningkatkan rasa nyaman emosional.
  • Efek ini dikaitkan dengan stimulasi sistem limbik melalui inhalasi aroma.

3. Efek Anxiolytic Ringan (Pendukung)

  • Senyawa volatil tertentu dalam ekstrak bunga champaca memiliki profil farmakologi yang serupa dengan senyawa aromatik lain yang digunakan dalam aromaterapi untuk dukungan pengelolaan kecemasan ringan.
  • Studi GC-MS dan uji farmakologi in vitro menunjukkan potensi aktivitas neuro-relaksatif dari komponen bunga Magnoliaceae.

4. Dukungan Relaksasi Fisik

  • Dalam aplikasi topikal aromaterapi (setelah pengenceran), aroma champaca sering digunakan untuk mendukung relaksasi otot dan kenyamanan tubuh selama pijat aromatik.
  • Efek ini terutama berasal dari respon sensorik dan psiko-emosional terhadap aroma, bukan aksi farmakologis langsung.

MAGNOLIA CHAMPACA ABSOLUTE OIL / MINYAK ABSOLUT BUNGA CEMPAKA KUNING By DDISTILLERS

Merk: DDistillers

INCI name: Magnolia Champaca Flower Extract

Kategori Produk: Single Absolute Oil, purity: 100

HS Code: 33012990

CAS#: -

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Ekstraksi pelarut n-heksana


DESKRIPSI PRODUK:

Magnolia Champaca Absolute Oil merupakan ekstrak aromatik konsentrat yang diperoleh dari bunga segar Magnolia champaca (sinonim botani: Michelia champaca) melalui metode ekstraksi pelarut, umumnya menggunakan heksana, yang dilanjutkan dengan tahap pemurnian untuk menghasilkan absolute. Metode ekstraksi pelarut ini telah banyak dilaporkan dalam literatur ilmiah sebagai teknik yang paling efektif untuk bunga dengan senyawa aroma yang sensitif terhadap panas, karena distilasi uap dapat menyebabkan degradasi atau hilangnya komponen volatil tertentu. Penelitian mengenai komposisi volatil Magnolia champaca menunjukkan bahwa ekstraksi pelarut mampu mempertahankan spektrum senyawa aromatik yang lebih luas dan kompleks dibandingkan minyak esensial hasil distilasi uap, sehingga absolute yang dihasilkan lebih mendekati aroma alami bunga segar.

Secara fisik, Magnolia Champaca Absolute Oil berbentuk cairan kental hingga semi-viskos dengan warna kuning keemasan, kuning kecoklatan, hingga amber tua. Variasi warna ini dipengaruhi oleh kondisi bahan baku bunga, tingkat kematangan saat panen, serta keberadaan fraksi non-volatil seperti lilin alami, pigmen, dan resin bunga yang ikut terekstraksi selama proses ekstraksi pelarut. Literatur teknis dan kajian fitokimia menyebutkan bahwa absolute bunga secara alami memiliki warna lebih gelap dibandingkan minyak esensial, yang merupakan indikator tingginya kompleksitas senyawa aromatik dan non-aromatik yang terkandung di dalamnya.

Dari aspek organoleptik, Magnolia Champaca Absolute Oil dikenal memiliki profil aroma yang sangat kaya dan berlapis. Aroma utamanya bersifat floral eksotis, menyerupai bunga putih tropis yang manis dan intens, dengan nuansa tambahan berupa sentuhan buah lembut, herbal ringan, serta karakter hangat dan sedikit spicy pada fase akhir penguapan. Sejumlah studi sensorik dan laporan parfum menyebutkan bahwa aroma absolute champaca dapat memperlihatkan kesan creamy, tea-like, hingga balsamic, yang berkembang secara bertahap seiring waktu. Kompleksitas aroma ini secara ilmiah dikaitkan dengan interaksi sinergis berbagai senyawa volatil dan semi-volatil yang bekerja bersama membentuk persepsi aroma keseluruhan.

Analisis kimia menggunakan teknik kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) telah mengidentifikasi berbagai senyawa utama dalam Magnolia Champaca Absolute Oil. Beberapa penelitian melaporkan keberadaan senyawa seperti linalool, benzyl acetate, phenyl ethyl alcohol, methyl anthranilate, serta turunan ionone dan senyawa aromatik nitrogen dalam jumlah kecil. Senyawa-senyawa ini dikenal berperan penting dalam pembentukan karakter floral manis dan eksotis, serta berkontribusi terhadap daya tahan aroma yang lebih lama dibandingkan minyak esensial hasil distilasi. Studi komprehensif mengenai komposisi volatil bunga Magnolia champaca menegaskan bahwa keragaman senyawa ini merupakan ciri khas utama dari ekstrak berbasis pelarut.

Dari sudut pandang spesifikasi fisiko-kimia, Magnolia Champaca Absolute Oil umumnya memiliki densitas yang sedikit lebih rendah dari air serta indeks bias yang relatif tinggi, yang mencerminkan konsentrasi senyawa aromatik berat dan kompleks. Absolute ini bersifat larut dalam alkohol dan minyak nabati, namun tidak larut dalam air, sesuai dengan sifat kimia dominan senyawa non-polar yang terkandung di dalamnya. Karakteristik ini secara konsisten dilaporkan dalam literatur ilmiah dan data teknis bahan baku parfum berbasis ekstrak bunga.

Secara keseluruhan, Magnolia Champaca Absolute Oil merepresentasikan bentuk ekstrak aromatik yang paling mendekati aroma alami bunga Magnolia champaca dalam keadaan segar. Kombinasi metode ekstraksi pelarut, profil kimia yang kompleks, serta karakter organoleptik yang mendalam menjadikan absolute ini bernilai tinggi dalam parfum alami, kosmetik aromatik, dan sebagai objek studi edukatif yang menghubungkan botani, kimia aroma, dan persepsi sensorik manusia


BOTANIKAL DAN MORFOLOGI:

Magnolia champaca merupakan spesies pohon berbunga yang termasuk dalam keluarga Magnoliaceae, salah satu kelompok tumbuhan angiosperma tertua yang dikenal dengan bunga beraroma harum dan struktur bunga yang khas (Magnoliales) . Dalam literatur botani modern, Michelia champaca kini umumnya diposisikan kembali ke dalam genus Magnolia setelah kajian filogenetik menunjukkan kedekatan taksonomi yang kuat antara kedua kelompok tersebut . Nama spesifik champaca sendiri berasal dari istilah lokal Sanskrit yang kemudian dikenal secara luas sebagai champak atau cempaka kuning, sebuah pengenal yang digunakan dalam banyak budaya Asia Selatan dan Tenggara .

Klasifikasi Taksonomi

  • Kingdom: Plantae
  • Clade: Angiosperms
  • Order: Magnoliales
  • Family: Magnoliaceae
  • Genus: Magnolia
  • Species: Magnolia champaca (L.) Baill. ex Pierre
  • Sinonim botani: Michelia champaca L.

Habitus dan Persebaran

Magnolia champaca adalah tanaman pohon berkayu besar, yang bersifat evergreen (daun tetap hijau sepanjang tahun), dan dapat tumbuh menjulang hingga 30-50 meter atau lebih tergantung kondisi habitat dan varietasnya . Pohon ini berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, dengan persebaran alami dari India dan Cina selatan hingga ke kawasan Indocina, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, dan kepulauan Malesia lainnya. Dalam banyak kawasan tropis, tanaman ini juga dibudidayakan sebagai tanaman hias atau untuk tujuan perfumery karena bunganya yang sangat harum . Bentuk pohon M. champaca biasanya memiliki batang yang lurus dan kolumnar, dengan mahkota yang berkembang berbentuk kerucut atau silindris .

Morfologi Utama

Akar dan Batang:

  • Pohon ini memiliki akar tunggang yang kuat untuk menopang struktur pohon yang besar. Batang atau bole umumnya bulat dengan kulit berwarna abu-abu atau cokelat keabu-abuan dan dapat mencapai diameter yang besar seiring dengan pertumbuhan umur pohon .

Daun:

  • Daun Magnolia champaca bersifat simple (tunggal), tersusun secara berseling (alternate) pada batang, dan bergantian dalam spiral. Bentuk daun umumnya elliptic-lanceolate hingga ovate, berukuran panjang sekitar 9–28 cm dan lebar sekitar 4–11 cm, dengan ujung runcing (acuminate) dan pangkal daun meruncing (acute to attenuate). Margin daun sedikit gelombang (undulate) dan permukaan daun cenderung halus (glabrous), dengan urat daun sekunder yang jelas terlihat sebanyak 12–23 pasang pada setiap daun .

Bunga:

  • Ciri paling khas dari Magnolia champaca adalah bunganya yang besar, berdiri sendiri (solitary) di ketiak daun, dan memiliki aroma yang sangat harum. Bunga ini biasanya berwarna kuning cerah hingga oranye kekuningan, mengandung banyak tepals (bukan kelopak/petal khas tumbuhan modern) yang tersusun dalam beberapa lingkaran whorl yang longgar. Bunga M. champaca juga memiliki jumlah stamen yang banyak serta struktur gynoecium dengan banyak karpel bebas, karakter yang umum pada anggota Magnoliaceae yang memiliki ciri primitif dalam evolusi bunga .

Buah dan Biji:

  • Setelah penyerbukan, bunga akan berkembang menjadi buah agregat yang tersusun memanjang dalam bentuk spike. Setiap buah dapat memuat beberapa pelepah/folikel yang pada saat matang akan pecah (dehiscent) dan melepaskan biji berwarna merah atau merah tua, biasanya berselubung aril berwarna cerah yang menarik binatang pemakan buah untuk membantu penyebaran biji .

Adaptasi dan Habitat

  • Magnolia champaca tumbuh optimal pada iklim tropis dengan suhu hangat dan kelembapan tinggi, sehingga banyak terdapat di hutan tropis dataran rendah hingga ketinggian sedang (hingga ±1600–2400 m dpl di beberapa wilayah) serta sering dijumpai dalam agroforestri atau dikultur sebagai pohon hias karena bunganya yang harum dan bentuknya yang atraktif . Pohon ini juga dikenal adaptif terhadap beragam kondisi tanah, meskipun lebih menyukai tanah yang subur dengan drainase yang baik

SEJARAH DAN PENGGUNAAN

Minyak atau ekstrak aromatik yang dikenal sebagai Magnolia Champaca Absolute memiliki akar yang sangat tua dalam tradisi penggunaan bunga harum Magnolia champaca yang berasal dari wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tanaman ini, yang dikenal secara lokal dengan berbagai nama seperti champaka, cempaka, jeumpa, atau champak, telah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak berabad-abad lalu baik dalam konteks budaya, spiritual, maupun komersial parfum. Nama ilmiah champaca sendiri berasal dari bahasa Sansekerta “चम्पक” (campaka), menunjukkan keterkaitan historis tanaman ini dengan tradisi budaya di India dan sekitarnya .

Secara tradisional di banyak wilayah di India, Indonesia, Sri Lanka, dan Asia Tenggara, bunga Magnolia champaca digunakan sebagai bahan utama dalam ritual keagamaan, upacara adat, dan sebagai simbol kemurnian, kecantikan, serta spiritualitas. Dalam tradisi Hindu, bunga-bunga ini sering dipersembahkan kepada dewa dan dewi serta dipakai sebagai ornamen pada upacara pernikahan dan festival keagamaan, sedangkan di Buddhisme Theravada bunga champaca bahkan diasosiasikan dengan kisah-kisah pencerahan spiritual dan simbolisme suci atas kesucian dan pencerahan batin .

Penggunaan bunga Magnolia champaca tidak hanya bersifat ritualistik, tetapi juga telah lama dipakai sebagai wewangian alami. Secara historis, bunga-bunga segar dari pohon champaca dibawa ke dalam air atau minyak untuk menyebarkan aroma harum di rumah-rumah, kuil, atau ruang upacara. Ini merupakan salah satu bentuk penggunaan paling awal dari minyak bunga atau ekstrak aroma untuk tujuan estetika dan spiritual, sebelum munculnya praktik perfumery modern .

Dalam konteks perfumery modern, champagne (Magnolia champaca) menjadi salah satu bahan yang sangat berharga sejak awal abad ke-20. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah parfum “Joy” karya Jean Patou yang diluncurkan pada tahun 1930. Parfum ini, yang pernah menjadi salah satu parfum terbaik dan terlaris di dunia, menggunakan nota bunga champaca sebagai salah satu bagian dari komposisi olfaktifnya, sehingga kadang-kadang disebut bahwa pohon ini layak diberi julukan “Joy perfume tree” pada masa itu karena kontribusinya terhadap aroma legendaris tersebut . Hal ini menunjukkan bahwa aroma bunga champaca telah menarik minat perfumer internasional dan berperan dalam perkembangan industri parfum modern.

Meskipun ekstraksi minyak esensial dari bunga Magnolia champaca sangat menantang karena rendemen yang rendah dan sensitivitas komponen aromatik terhadap panas, metode ekstraksi pelarut (solvent extraction) memungkinkan pembuatan absolute bunga champaca yang kaya dan kompleks secara aromatik. Absolut ini kemudian mulai diproduksi dan digunakan sebagai bahan baku parfum berkelas tinggi, terutama setelah kebutuhan akan bahan-bahan alami aromatik meningkat dalam industri wewangian kelas atas dan artisanal. Walaupun publikasi ilmiah khusus yang membahas “sejarah” absolut champaca masih relatif terbatas, catatan sejarah penggunaan bunga ini dalam perfumery dan ritual budaya menjadikannya salah satu bunga harum yang penting sejak zaman dahulu hingga era modern .

Penggunaan bunga champaca juga berakar dalam tradisi pembuatan attar atau minyak wangi tradisional India, di mana bunga-bunga segar Magnolia champaca distilasi atau diekstraksi bersama basis minyak lain seperti sandalwood (cendana) untuk menciptakan wewangian yang kaya dan kompleks yang dipakai dalam konteks spiritual dan sosial di masyarakat Hindu dan Islam di Asia Selatan. Tradisi attar ini merupakan bagian dari sejarah panjang perkembangan parfum sejak ribuan tahun, dan champaca menjadi salah satu bahan penting di dalamnya .

Seiring waktu, penggunaan champaca berkembang dari sekadar tradisi lokal dan ritual keagamaan menjadi bagian penting dari pasar parfum global, khususnya melalui produksi absolut champaca yang kemudian diimpor oleh rumah parfum di Eropa dan Amerika untuk dicampurkan dalam komposisi wewangian mewah. Bahkan sampai sekarang, champaca tetap menjadi salah satu nota floral eksotis yang dicari dalam parfum niche dan artisanal, mencerminkan gabungan antara warisan budaya tradisional dengan permintaan estetika modern dalam industri aromatik global.


KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:


Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Bunga segar cempaka kuning (Magnolia champaca/Michelia champaca)

Asal: Indonesia

Penanaman

Tanaman Magnolia champaca tumbuh di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada daerah beriklim tropis subtropis dengan ketinggian rendah hingga menengah. Tanaman ini dibudidayakan sebagai pohon hias dan penghasil bunga aromatik bernilai tinggi.

Isi

Dihydro Methyl Jasmonate, Linalyl Acetate, Benzyl Acetate, Linalool

Organoleptik
  • Warna: Kuning keemasan hingga kuning kecoklatan
  • Aroma: Floral eksotis, manis, hangat, kaya, dengan nuansa fruity–spicy lembut dan undertone balsamic yang dalam; sangat khas bunga cempaka segar.
Solubility

Larut dalam alcohol dan fixed oil, tidak larut dalam air

Level of note

Middle note to Base note

Blend well

Sandalwood, Benzoin, Vetiver, Frankincense, Jasmine Absolute, Rose Absolute, Ylang-ylang, Bergamot FCF, Neroli, Cedarwood, Patchouli, Tonka Bean Absolute

Aplikasi produk hilir

Aromatherapy, Natural Perfumery, Toiletries, Natural Cosmetics, Herbal Pharmacy, Body/Skin Care, Personal Care, Home Care, and other derivative products.

Umur Simpan

5 tahun

Instruksi penyimpanan
  • Simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari sinar matahari langsung.
  • Tutup botol rapat setelah digunakan untuk menjaga kualitas aroma dan kestabilan minyak.
  • Suhu ideal penyimpanan: 15–25°C.
  • Hindari kontaminasi dengan air atau bahan kimia lain.
Alergi dan tindakan pencegahan umum
  • Lakukan patch test sebelum pemakaian luas pada kulit: oleskan sedikit di area kecil selama 24 jam, perhatikan reaksi iritasi.
  • Hentikan pemakaian jika muncul ruam, gatal, kemerahan, atau sensasi terbakar.
  • Tidak dianjurkan digunakan langsung pada kulit tanpa diencerkan (disarankan 1–5% dalam carrier oil atau formula parfum).
  • Hindari kontak dengan mata, membran mukosa, dan area sensitif.
  • Tidak dianjurkan untuk bayi, anak-anak, wanita hamil, atau menyusui tanpa konsultasi profesional.
  • Simpan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Tulis ulasan