DISKLAIMER:
Informasi
ini hanya untuk keperluan pemakaian di
luar/ topikal dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan obat yang diresepkan
atau nasihat medis profesional atau untuk mendiagnosis segala jenis kondisi
kesehatan.
Jangan
pernah menelan minyak atsiri dan ingat untuk mengencerkannya dengan minyak
pembawa yang sesuai seperti minyak Jojoba atau minyak kelapa. Hal ini
disebabkan oleh fakta bahwa minyak atsiri organik dan murni adalah cairan yang
sangat pekat dan penggunaan langsung minyak atsiri pada kulit dapat menyebabkan
reaksi alergi. Kehati-hatian harus diambil jika Anda seorang ibu menyusui atau
mengandung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Bicaralah
dengan praktisi kesehatan Anda sebelum memilih minyak atsiri yang sesuai untuk
keadaan kesehatan Anda dan konstitusi individu yang unik.
Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen Ekspor: COO, COA, GCMS, MSDS, Phitosanitary, CITES
MANFAAT
TERAPEUTIK:
Komponen
eugenol dan eugenol acetate yang besar menjadikan minyak cengkeh mempunyai
sifat sebagai stimulan, anestetik lokal, karminatif, antiemetik, antiseptik,
dan antispasmodic. Minyak ini banyak digunakan juga untuk pijat karna memiliki
manfaat dalam mengatasi radang sendi, keseleo, otot tegang, rematik, dan sakit
perut[8].
KEGUNAAN DAN MANFAAT:
- Secara
topikal, dalam persentase yang sangat kecil, Clove Bud memberikan daya tarik
yang menghangatkan dalam minyak pijat untuk melawan dinginnya musim dingin dan
sangat cocok digunakan dalam diffuser, terutama dengan Jeruk, untuk menyegarkan
udara.
- Clove
Bud oil dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengatasi peradangan,
mengatasi jerawat, mengatasi masalah gigi, dan gusi, meningkatkan sistem
kekebalan tubuh, mengatasi masalah pernapasan, dan pencernaan[6].
- Minyak
ini mengandung sifat analgesik (nyeri), minyak ini juga mengandung sifat
antimikroba dan antibakteri
- Minyak Cengkih meningkatkan kesehatan kulit, mengurangi rasa sakit dan membantu terapi neurodegeneratif.
- Digunakan dalam perawatan gigi karena kualitas anti karies dan anestesinya[7].
LINK
PUSTAKA:
[1]https://journal.unnes.ac.id/nju/jbat/article/view/24935/0
[4]https://www.britannica.com/plant/clove
[5]https://media.neliti.com/media/publications/156775-ID-diversifikasi-penggunaan-cengkeh.pdf
[6]https://nusaroma.com/pages/Clove-Bud-oil.html
[7]https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/11490
[8]https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jbat/article/view/2546
CLOVE
BUD OIL
Merk:
DDistillers
Botanical
name: Syzygium Aromaticum
INCI
Name: Syzigium Aromaticum (Clove) Flower Oil
Kategori Produk: Single essential oil, purity: 100%
HS
Code: 33012950
CAS#:
908000-34-8
FEMA#:2323
Metode
ekstraksi: Destilasi Uap
DESKRIPSI:
Minyak cengkeh kami diperoleh dari hasil ekstraksi bunga cengkeh dengan metode
destilasi uap. Minyak yang dihasilkan berupa cairan bening berwarna kuning
kecoklatan. Komponen yang
paling dominan dan merupakan bahan aktif adalah fenol eugenol[1,2]. Minyak
cengkeh sejak lama digunakan untuk tujuan pengobatan gigi dan telah
diketahui dengan baik di negara-negara Barat sebagai bahan anestesi gigi. Minyak
Bunga Cengkeh ini digunakan dalam
pengobatan Ayurveda, pengobatan tradisional Tiongkok, jamu barat, dan
kedokteran gigi[3].
SEKILAS
BOTANICAL:
Kata 'cengkeh' berasal dari bahasa latin clavus yang
berarti paku, karena batang dan kepala kuncup cengkeh menyerupai paku zaman
dahulu. Cengkih merupakan salah satu rempah paling berharga di Eropa pada abad
ke-16 dan ke-17[3]. Pohon cengkeh adalah tumbuhan abadi yang tumbuh setinggi
sekitar 8 hingga 12 meter (25-40 kaki). Daunnya yang bertitik kelenjar kecil,
sederhana, dan berseberangan. Pohonnya biasanya diperbanyak dari biji yang
ditanam di tempat teduh. Berbunga dimulai sekitar tahun kelima; sebatang pohon
setiap tahun dapat menghasilkan hingga 34 kg (75 pon) tunas kering. Tunas
dipetik dengan tangan di akhir musim panas dan lagi di musim dingin dan
kemudian dijemur. Panjang cengkeh bervariasi dari sekitar 13 hingga 19 mm (0,5-0,75
inci). Tanaman cengkeh merupakan salah satu tanaman perkebunan yang dapat
digunakan sebagai penghasil minyak atsiri yang bermanfaat sebagai bahan baku
dalam industri farmasi maupun industri makanan, dan penggunaan terbanyaknya
adalah sebagai bahan baku rokok[4].
SEJARAH:
Pada awal 200 SM, utusan dari Jawa ke istana Dinasti Han di Cina membawa cengkih yang biasanya ditaruh di mulut untuk mengharumkan nafas saat bertemu dengan kaisar. Sejak tahun 22 sebelum Masehi, cengkeh digunakan sebagai rempah – rempah, diantaranya di Tiongkok digunakan dalam upacara keagamaan yaitu dimasukan ke dalam peti mayat. Begitu juga bagi perwira yang ingin menghadap kaisar diharuskan mengunyah cengkeh, sedang di Persia cengkeh digunakan sebagai lambang cinta. Kemudian berkembang lagi dan sejak tahun 1980 cengkeh digunakan sebagai periang yaitu sebagai pencampur tembakau ditambah rempah – rempah[3]. Selama akhir Abad Pertengahan, cengkih digunakan di Eropa untuk mengawetkan, membumbui, dan menghiasi makanan. Budidaya cengkeh hampir seluruhnya terbatas di Indonesia, dan pada awal abad ke-17 Belanda membasmi cengkih di semua pulau kecuali Amboina dan Ternate untuk menciptakan kelangkaan dan mempertahankan harga tinggi. Pada paruh kedua abad ke-18 Prancis menyelundupkan cengkih dari Hindia Timur ke pulau-pulau Samudera Hindia dan Dunia Baru, mematahkan monopoli Belanda. Penggunaan minyak cengkeh sampai dengan saat ini masih tetap eksis karena minyaknya yang memiliki banyak kegunaan di berbagai bidang[5].
KUNJUNGI MARKETPLACE KAMI:
| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Bunga cengkeh kuncup yang kering Asal minyak: Indonesia |
| Penanaman | Tanaman cengkeh di
budidayakan mulai dari pembibitan, perawatan, hingga panen. Cengkeh akan menghasilkan
biji 5 tahun setelah di tanam, penanaman dilakukan secara berkelanjutan. |
| Isi | Eugenol dan eugenol acetate |
| Organoleptik | Warna:
Kuning kecoklatan bening
Aroma:
khas eugenol dan pedas |
| Solubility | Larut dalam alcohol dan
minyak, tidak larut dalam air |
| Level of note | Middle to top notes |
| Blend well | Cinnamon, Nutmeg,
Grapefruit, Lemon, Citronella, Orange, Peppermint, Rose, Rosemary, and carrier
oil (olive oil, coconut oil, etc.) |
| Aplikasi produk hilir | Parfum, campuran pasta
gigi, penyedap masakan, aromaterapi, campuran deterjen, pewangi dupa |
| Umur Simpan | 5 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Simpan
minyak atsiri dalam botol amber (berwarna gelap). Jika kemasan yang digunakan adalah botol
aluminium maka pindahkan minyak atsiri dari botol aluminium ke botol kaca gelap
amber. Simpan di tempat yang kering dan
jauhkan dari sinar matahari. |
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Kami
menyarankan Anda untuk mengambil tindakan pencegahan berikut: -
Minyak atsiri clove bud terkonsentrasi di alam sehingga disarankan untuk tidak
menggunakan minyak tanpa mengencerkannya dengan minyak pembawa yang sesuai. -
Hindari penggunaan minyak atsiri clove bud pada area sensitif, mata, dan
selaput lendir.
-
Ibu menyusui, anak-anak balita, dan wanita hamil harus selalu berkonsultasi
dengan dokter sebelum menggunakan minyak yang luar biasa ini. |



