- Efek
emolien & perbaikan barrier kulit β penggunaan topikal
almond oil dapat memperbaiki kelembapan kulit dan mendukung fungsi barrier;
didukung oleh review kosmetik.
- Antioksidan
(perlindungan oksidatif lokal) β kandungan
tokoferol/vitamin E memberikan aktivitas antioksidan permukaan yang membantu
mengurangi peroksidasi lipid permukaan kulit.
- Dukungan penyembuhan luka & regenerasi permukaan kulit (bukti terbatas) β beberapa studi kecil/preklinkal menunjukkan peran minyak almond pada perbaikan epitel; namun bukti klinis manusia masih relatif terbatas/beragam.
- Aktivitas
anti-inflamasi in vitro / in vivo (tergantung fraksi)
β penelitian lab menemukan beberapa aktivitas anti-inflamasi pada komponen
lipid almond; relevansi klinis masih memerlukan studi lebih lanjut.
- Carrier
oil untuk aromaterapi dan pijat β tekstur menyenangkan,
penetrasi kulit sedang, sering dipakai sebagai vehicle untuk essential oils.
- Bahan
kosmetik (pelembap, krim, lotion, sabun) β berfungsi sebagai
emollient dan humektan ringan dalam formulasi.
- Perawatan bayi (emolien) β sweet almond oil digunakan pada produk bayi untuk menjaga kelembapan kulit (beberapa studi/ulas menyarankan penggunaannya hati-hati pada bayi dengan riwayat alergi).
- Perawatan
rambut & kulit kepala β digunakan sebagai masker/penguat
kilau dan mengurangi keringnya kulit kepala.
IDE
FORMULASI:
1.
Face Serum / Facial Oil untuk Kulit NormalβKering
Tujuan:
Melembapkan kulit dan memberikan perlindungan antioksidan.
Bahan:
- Sweet Almond Cold-Pressed Oil: 70%
- Jojoba Oil: 20%
- Vitamin E (Tocopherol): 0,5%
- Rosehip Oil: 9%
- Lavender Essential Oil (opsional):
0,5%
Cara
Pembuatan:
- Campur Sweet Almond Oil, Jojoba Oil,
dan Rosehip Oil dalam wadah kaca bersih.
- Tambahkan Vitamin E dan Lavender Oil,
aduk perlahan hingga homogen.
- Simpan dalam botol kaca gelap, tutup
rapat.
- Gunakan 2β3 tetes pada wajah setelah
membersihkan kulit, pijat lembut.
2.
Body Lotion Emollient
Tujuan:
Menutrisi kulit kering & meningkatkan elastisitas kulit.
Fase Minyak:
- Sweet Almond Oil: 15%
- Shea Butter: 5%
- Emulsifying Wax (NF): 4%
Fase
Air:
- Distilled Water: 70%
- Glycerin: 3%
Fase
Pendinginan:
- Vitamin E: 0,5%
- Pengawet kosmetik sesuai rekomendasi
Cara
Pembuatan:
- Panaskan fase minyak dan fase air
secara terpisah hingga Β±70 Β°C.
- Tuang fase air ke fase minyak sambil
diaduk hingga homogen.
- Dinginkan <40 Β°C, tambahkan
Vitamin E dan pengawet.
- Masukkan ke wadah bersih dan simpan
di tempat sejuk.
3.
Minyak Pijat Relaksasi
Tujuan:
Memberikan efek melembapkan & relaksasi.
Bahan:
- Sweet Almond Oil: 85%
- Sweet Almond Oil + Essential Oil
Campuran:
- Peppermint
Essential Oil: 2%
- Lavender Essential
Oil: 3%
- Sweet Almond Oil sebagai carrier
Cara
Pembuatan:
- Campur Sweet Almond Oil dengan almond
oil sebagai carrier.
- Tambahkan peppermint dan lavender
essential oil, aduk rata.
- Simpan dalam botol kaca gelap,
gunakan secukupnya untuk pijat.
4.
Baby Massage Oil
Tujuan:
Melembapkan dan melindungi kulit bayi.
Bahan:
- Sweet Almond Cold-Pressed Oil: 100%
Cara
Pembuatan & Pemakaian:
- Oleskan tipis pada kulit bayi setelah
mandi, pijat lembut.
- Hindari kontak dengan mata dan mulut
bayi.
5.
Hair Oil untuk Rambut Kering & Kusam
Tujuan:
Memberi nutrisi, kelembapan, dan kilau alami rambut.
Bahan:
- Sweet Almond Oil: 60%
- Argan Oil: 30%
- Virgin Coconut Oil: 9%
- Rosemary Essential Oil: 1%
Cara
Pembuatan & Pemakaian:
- Campur semua bahan hingga homogen.
- Simpan dalam botol kaca gelap.
- Oleskan pada batang rambut, diamkan
30 menit sebelum keramas.
- Sweet Almond β Newshadrinks
- Wiley Online Library β Almond Oil in Cosmetic Science
- PMC β Sweet Almond Oil Study 1
- PMC β Sweet Almond Oil Study 2
- PMC β Sweet Almond Oil Study 3
- PMC β Almond Oil Applications in Cosmetic Formulations
- PMC β Sweet Almond Oil Review
- Pranarom β All the Benefits of Sweet Almond Oil
- PubMed β The Uses and Properties of Almond Oil
- PubMed β Sweet Almond Oil Therapeutic Effects
- Typology β Sweet Almond Oil Guide
- CIR Safety β Sweet Almond Oil Safety Assessment
- MDPI β Cold-Pressed Almond Oil in Aromatherapy
- New Directions Aromatics β Sweet Almond Carrier Oil
- ResearchGate β Comprehensive Review of Almond Oil
- ResearchGate β Almond Morphology, Taxonomy, Composition, and Health Benefits
- ResearchGate β Pomological and Morphological Characterization of Almond Cultivars
- ScienceDirect β Almond Oil in Food Chemistry
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
Sertifikat Halal: 33110034666001125
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
SWEET
ALMOND / ALMOND / BADAM CARRIER OIL By DDISTILLERS
Merk:
DDistillers
Botanical
name: Prunus dulcis (Mill.) D.A. Webb/Prunus amygdalus dulcis
INCI
name: Prunus Amygdalus Dulcis Oil
Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%
HS
Code: 15159099
CAS#: 8007-69-0
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Cold Press
DESKRIPSI
PRODUK:
Sweet
Almond Oil adalah minyak nabati murni yang diperoleh dari biji almond manis (Prunus
dulcis [Mill.] D.A. Webb, sinonim Prunus amygdalus dulcis) melalui
metode cold press. Proses pengepresan mekanis pada suhu rendah ini tidak
melibatkan pelarut kimia, sehingga menjaga stabilitas asam lemak tak jenuh,
tokoferol (vitamin E), fitosterol, dan senyawa fenolik alami. Karakter ini
menjadikannya salah satu minyak pembawa (carrier oil) yang paling populer untuk
perawatan kulit, pijat, dan formulasi kosmetik.
Secara
kimia, minyak almond manis cold-pressed kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal
dengan dominasi asam oleat dan asam linoleat, sedangkan asam palmitat dan
stearat berada dalam jumlah kecil. Kandungan vitamin E (terutama Ξ±-tokoferol)
serta fitosterol memberi aktivitas antioksidan dan membantu melindungi lipid
kulit dari oksidasi. Nilai asam (acid value) dan nilai peroksida minyak yang
diekstraksi dengan baik relatif rendah, menunjukkan stabilitas oksidatif yang
baik.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Prunus
dulcis (syn. Prunus amygdalus; famili Rosaceae)
adalah pohon buah (drup) yang dibudidayakan terutama untuk kernelnya (almond).
Almond termasuk drup β buah berdaging yang di dalamnya terdapat biji keras
(kernel) yang kita konsumsi atau tekan untuk minyak. Sejarah domestikasi almond
meliputi wilayah Asia Barat dan Mediterania; kini almond dibudidayakan luas di
daerah beriklim sedang-kering.
Morfologi:
- Tipe
tumbuhan: Pohon berkayu, biasanya 3β6 m tinggi
(bisa dipangkas lebih rendah dalam perkebunan komersial).
- Batang
& cabang: Batang berkayu, cabang bercabang; kulit
muda halus, berubah lebih retak seiring umur.
- Daun:
Daun tunggal, berbentuk lanset-ovate, bergerigi tepi (serrated).
- Bunga:
Bunga putih sampai merah muda muda, bermahkota 5 kelopak; mekar pada awal
musim semi; penyerbukan sebagian besar oleh lebah (entomophily).
- Buah
& biji: Buah berupa drupe β daging buah
tipis dan kulit luar yang mengering; di dalamnya terdapat cangkang keras
yang berisi kernel (almond) yang kaya minyak (kernel β35β55% minyak
tergantung kultivar).
- Siklus
hidup & agronomi: Pembungaan di musim semi; panen
akhir musim panas hingga awal musim gugur; kebutuhan musim dingin (chill
hours) bervariasi antar kultivar.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Asal
Usul dan Penyebaran
Pohon
almond manis (Prunus dulcis) berasal dari kawasan Asia Barat dan
Mediterania, dengan bukti domestikasi pertama kali sekitar tahun 4000 SM.
Almond kemudian menyebar ke wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa
Selatan melalui perdagangan dan migrasi. Pada abad ke-19, almond diperkenalkan
ke California, yang kini menjadi salah satu penghasil almond terbesar di dunia.
Penggunaan
dalam Pengobatan Tradisional
Minyak
almond manis telah digunakan dalam berbagai tradisi pengobatan kuno, termasuk
Tiongkok Kuno, Ayurveda, dan pengobatan Greco-Persia. Dalam pengobatan
tradisional Tiongkok, minyak almond digunakan untuk merawat kondisi kulit
kering seperti psoriasis dan eksim. Demikian pula, dalam Ayurveda, minyak
almond dianggap memiliki sifat menenangkan dan digunakan untuk merawat kulit
serta meningkatkan kualitas tidur. Penggunaan minyak almond dalam pengobatan
tradisional ini menunjukkan pentingnya minyak almond dalam perawatan kesehatan
dan kecantikan sejak zaman kuno.
Perkembangan
Teknik Ekstraksi
Teknik
ekstraksi minyak almond telah berkembang seiring waktu. Pada masa lalu, minyak
almond diekstraksi dengan metode sederhana, seperti pemanasan atau pengepresan
manual. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, metode ekstraksi modern
seperti cold pressing diperkenalkan. Cold pressing adalah metode ekstraksi
minyak tanpa pemanasan, yang membantu mempertahankan kualitas dan kandungan
nutrisi dalam minyak almond. Metode ini kini menjadi standar dalam produksi
minyak almond berkualitas tinggi.
VISIT OUR MARKETPLACE:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Biji Almond / Badam Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Asam oleat, linoleat, palmitat |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air |
| Blend well | Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 2 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Cara
Penyimpanan
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Alergi
& Tindakan Pencegahan
|