MANFAAT
THERAPEUTIC:
Minyak biji kapok memiliki senyawa
bioaktif seperti fenol, flavonoid, alkaloid, tanin, dsb, yang memiliki
bioaktivitas sebagai antioksidan, antimikroba, dan potensi sebagai obat
tradisional seperti gangguan peradangan, eksim, maupun diuretic.
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
- PlantFAdb β Ceiba pentandra (Kapok)
- Ekstraksi Minyak Biji Kapuk dengan Soxhletasi
- Analisis Proksimat Biji Kapuk (Ceiba pentandra)
- Ceiba pentandra (L.) Gaertn.: Botany, Uses, Pharmacological Properties
- Morfologi dan Taksonomi Randu (Ceiba pentandra L. Gaertn.)
- Energi dari Hutan β Ceiba pentandra
- Wikipedia β KapokΓΆl (Minyak Kapuk)
- Ekstraksi Minyak Biji Kapuk β Sainspedia
- Repository IPB β Kajian Ceiba pentandra
- Studi Teknis Ekstraksi Biji Kapuk
- Mengenang Kapuk Jawa yang Pernah Menguasai Dunia
- Pemanfaatan Daun Randu (Ceiba pentandra)
- Artikel Edukasi tentang Kapuk β UKI Journal
- Phytochemistry and Bioactivity of Ceiba pentandra (PubMed)
- Ceiba pentandra β Pharmacological Review (De Gruyter)
- Evaluation of Kapok Seed Oil β Science World Journal
- Medicinal Potentials of Ceiba pentandra (PMC)
- Evaluation of Phytochemicals and Antioxidant Activities of Kapok Seed Oil
- Kapok Seed Oil Processing Plant Project Report β IMARC
- Physical and Chemical Attributes of Kapok Seed Oil
- Physicochemical Properties of Kapok Oil (AOCS Journal)
IDE FORMULASI
A. Face Oil / Facial Serum
- Kapok oil: 85β90% (sebagai basis pelembap ringan)
- Squalane (opsional): 5β10% (meningkatkan kelembutan dan
tekstur)
- Vitamin E
(Tokoferol): 0,5%
(memberi perlindungan antioksidan)
- Essential oil: β€1%, sesuai regulasi keamanan
B. Body Oil / Body Serum
- Kapok oil: 90β95%
- Minyak ringan
tambahan (mis. MCT):
4β5% (untuk meningkatkan spreadability)
- Vitamin E: 0,5%
C. Lip Balm / Salep Pelindung
- Kapok oil: 45β50%
- Beeswax: 25β30% (memberi tekstur padat)
- Shea butter: 20β25% (memberi sifat oklusif dan kandungan
emolien)
- Vitamin E: 0,5%
D. Lotion Ringan (Emulsi O/W)
- Fase minyak: Kapok oil 5β8%
- Emulsifier: Cukup untuk membentuk emulsi (contoh: glyceryl
stearate citrate)
- Air +
humektan: Gliserin
3β5% untuk hidrasi tambahan
- Vitamin E: 0,2β0,5%
Catatan Praktis (Safety & Storage)
- Patch test direkomendasikan, terutama untuk kulit sensitif.
- Penyimpanan: Simpan di botol gelap, sejuk, dan tertutup
rapat untuk mencegah oksidasi.
- Hindari
penggunaan oralβformulasi di
atas hanya untuk pemakaian topikal.
- Minyak Kapok dapat digunakan sebagai bahan baku biodiesel karena kandungan asam
lemaknya yang sesuai untuk proses transesterifikasi.
- Dapat digunakan sebagai bahan baku
kosmetik ataupun sabun karena sifat amoliennya, kadar air rendah, dan pH aman untuk
kulit.
- Minyak ini secara tradisional digunakan
untuk meredakan peradangan, pengaplikasiannya digunakan untuk salep.
- Minyak kapok memiliki bioaktivitas
antibakteri yang menghambat bakteri S. aureus dan E.
coli.
- Dalam penelitian, minyak ini memiliki manfaat untuk menurunkan kadar gula dan lemak darah.
- Dapat membantu melindungi hati dari
kerusakan akibat toksin seperti paracetamol.
KAPOK OIL
Merk: DDistillers
Nama produk: Kapok carrier oil
Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%
Kode produk: BB00811_CTS
Botanical produk: Ceiba
pentandra
INCI Name: Ceiba pentandra (Seed) Oil
Barcode: -
HS Code: 15159091
CAS#: NA
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Cold Pressed
DESKRIPSI:
Minyak biji kapuk diekstraksi dari biji tanaman kapuk dari
spesies Ceiba pentandra yang ditanam di Indonesia. Kapok Carrier Oil kami diproses dengan mengekstraksi biji tanaman kapuk setelah serat kapuk dihilangkan
dengan metode cold pressed. Minyak biji kapuk kaya akan asam linoleate, asam oleat, asam
palmitat, dan asam stearat. Minyak yang dihasilkan berupa cairan
dengan warna kuning pucat hingga kuning keemasan dengan aroma yang sangat ringan dan netral, serta tekstur yang
ringan dan mudah meresap ke dalam kulit tanpa meninggalkan rasa lengket. Kadar vitamin E dan antioksidan lainnya efektif digunakan
dalam industry kosmetik maupun perawatan pribadi.
SEKILAS BOTANICAL:
Ceiba pentandra atau kapok randu adalah
pohon tropis besar yang termasuk dalam keluarga Malvaceae. Pohon ini dapat
tumbuh hingga mencapai ketinggian 30 meter, dengan diameter batang yang bisa
mencapai 1 hingga 3 meter. Batangnya tegak, bulat, dan sering kali dilapisi
duri-duri kerucut yang mencolok. Kulit batangnya berwarna abu-abu kecokelatan,
memberikan karakteristik unik pada pohon ini. Akar pohon kapok randu sangat
kuat dan dalam, dengan akar tunjang besar yang memberikan stabilitas pada pohon
tinggi ini di tanah tropis. Daun Ceiba pentandra adalah daun majemuk yang
memiliki 5 hingga 9 anak daun berbentuk elips atau lanset dengan ujung
meruncing. Daun ini berwarna hijau tua di permukaan atas dan hijau muda di
bagian bawah. Bunga kapok randu biasanya tumbuh soliter atau dalam kelompok
kecil di ketiak daun, dengan warna putih kekuningan atau merah muda, dan
berukuran sekitar 2 hingga 3 cm. Buah kapok berbentuk kapsul lonjong dengan
panjang 10 hingga 20 cm, berwarna hijau saat muda dan berubah cokelat saat matang.
Ketika buah matang, kapsul akan pecah dan mengeluarkan biji-biji kecil yang
dibungkus dengan serat kapuk putih keabu-abuan yang ringan. Pohon ini, selain
dikenal karena serat kapuknya, juga memiliki banyak manfaat lain, termasuk
dalam bidang obat-obatan tradisional.
SEJARAH:
Sejarah perolehan minyak kapuk (Ceiba
pentandra) berawal dari pemanfaatan biji kapuk yang secara tradisional
telah digunakan oleh masyarakat di berbagai daerah. Di Indonesia, pohon kapuk
mulai dikenal dan dibudidayakan pada awal abad ke-20, khususnya di Pulau Jawa,
selama masa penjajahan Belanda. Pada masa itu, pohon kapuk ditanam untuk
menghasilkan serat kapuk yang digunakan dalam industri tekstil dan pengisi
kasur, serta untuk minyak yang diperoleh dari bijinya.
Minyak biji kapuk, yang dikenal sebagai kapokΓΆl
dalam bahasa Jerman, diperoleh melalui proses pengepresan biji kapuk. Proses
ini melibatkan pengepresan dingin (cold press) untuk mengekstrak minyak yang
terkandung dalam biji tersebut. Minyak kapuk memiliki warna kuning terang
hingga kuning keemasan, dan rasanya lembut dengan aroma yang khas. Meskipun
kandungan minyaknya sekitar 25%, minyak kapuk ini memiliki sifat yang tidak
mudah mengering (nilai iodin antara 85-100), tetapi mudah tengik jika terpapar
udara terlalu lama. Karena sifatnya yang mudah tengik, minyak ini lebih sering
digunakan dalam industri non-pangan, seperti pembuatan sabun, pelumas, dan
bahkan sebagai bahan bakar alternatif.
Pada periode 1928 hingga 1936,
Indonesia, khususnya Pulau Jawa, menjadi penghasil utama serat kapuk yang
digunakan secara global, bahkan mencakup hingga 85% dari kebutuhan dunia.
Ekspor kapuk menjadi sangat penting pada masa itu. Namun, dengan berjalannya
waktu, penggunaan kapuk sebagai komoditas utama mulai menurun pada era 1990-an
karena penurunan permintaan serat kapuk dan berkembangnya bahan sintetis
lainnya.
Meskipun demikian, minyak biji kapuk
tetap memiliki potensi yang besar dalam bidang energi terbarukan. Penelitian di
Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Universitas Serambi Mekkah,
mengembangkan biodiesel dari minyak biji kapuk menggunakan katalis dari abu
sekam padi dan kalsium oksida (CaO), yang menunjukkan bahwa minyak kapuk dapat
digunakan sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Saat ini,
meskipun tidak lagi menjadi komoditas utama ekspor, pohon kapuk masih ditanam
di berbagai daerah sebagai tanaman peneduh dan pencegah erosi, terutama di
daerah pegunungan seperti di Pegunungan Muria, Jawa Tengah.
VISIT OUR MARKETPLACE:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Biji Kapuk Randu Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Asam linoleate, asam oleat, asam palmitat, dan asam stearat |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air |
| Blend well | Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 2 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Cara
Penyimpanan
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Alergi
& Tindakan Pencegahan
|