IDE
FORMULASI:
1.
Sabun Cair Herbal Antiseptik
Bahan:
- Minyak Jatropha: 100 ml
- Minyak Kelapa: 50 ml
- NaOH (larutan sabun cair, disesuaikan
pH 8–9): secukupnya
- Minyak Atsiri Tea Tree: 10 tetes
- Air suling: 200 ml
Cara
Membuat:
- Campurkan minyak jatropha &
minyak kelapa.
- Tambahkan larutan NaOH perlahan
sambil diaduk (proses saponifikasi).
- Setelah mengental, tambahkan air
suling untuk menurunkan viskositas.
- Masukkan minyak esensial tea tree.
- Simpan dalam botol pompa.
2.
Hair Oil Anti-Ketombe & Pelembut Rambut
Bahan:
- Minyak Jatropha: 2 sdm
- Minyak Argan: 1 sdm
- Rosemary Essential Oil: 5 tetes
- Tea Tree Essential Oil: 3 tetes
Cara
Membuat:
- Campur semua minyak dalam botol kaca
gelap 30 ml.
- Oleskan ke kulit kepala, pijat lembut
10 menit.
- Diamkan 30–60 menit sebelum keramas.
- Gunakan 1–2 kali seminggu.
3.
Balm Kulit Kering & Pecah-Pecah
Bahan:
- Minyak Jatropha: 2 sdm
- Beeswax: 1 sdm
- Shea Butter: 1 sdm
- Vitamin E cair: 5 tetes
Cara
Membuat:
- Lelehkan beeswax & shea butter
dengan metode double boiler.
- Masukkan minyak jatropha, aduk hingga
tercampur rata.
- Tambahkan Vitamin E setelah agak
dingin.
- Tuangkan ke wadah kecil (tin jar).
- Oleskan pada area kulit kering
(tumit, siku, tangan).
4.
Massage Oil Relaksasi
Bahan:
- Minyak Jatropha: 3 sdm
- Minyak Almond: 2 sdm
- Lavender Essential Oil: 6 tetes
- Peppermint Essential Oil: 2 tetes
Cara
Membuat:
- Campur semua bahan dalam botol kaca
50 ml.
- Gunakan sebagai minyak pijat tubuh.
- Memberikan efek relaksasi,
melembapkan kulit, dan menyegarkan.
Catatan
Penting
- Gunakan botol kaca gelap untuk
mencegah oksidasi.
- Selalu lakukan uji tempel (patch
test) sebelum pemakaian luas.
- Formulasi ini untuk penggunaan
luar, bukan untuk konsumsi.
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
Sertifikat Halal: 33110034666001125
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
- PMC – Therapeutic Potential of Jatropha curcas
- PMC – Pharmacological and toxicological profile of Jatropha curcas
- PMC – Fatty Acids in Health and Disease
- PubMed – Anti-inflammatory compounds from Jatropha curcas
- PubMed – Medicinal and cosmetic soap production from Jatropha oil
- SciSpace – Comparison of oil press for Jatropha oil: A Review
- CCSENet – Comparative study on Jatropha oil properties
- Curresweb – Physicochemical properties of Jatropha oil
- Frontiers – Jatropha oil for energy research
- MDPI – Fatty acids and their role in health
- ResearchGate – In-vitro anti-inflammatory compounds from Jatropha root
- ResearchGate – Origin, distribution, ethnobotany and pharmacology of Jatropha
- ResearchGate – Physicochemical properties & fatty acid composition of Jatropha oil
- ResearchGate – Review on Herbal Cosmeceuticals
- ScienceDirect – Toxicity & medicinal uses of Jatropha
- ScienceDirect – Ethnobotany and ethnopharmacology of Jatropha curcas L.
- Sci-Hub – Cosmetic potentials of Jatropha oil
- SCIRP – Nutritional and therapeutic properties of Jatropha oil
- World Bioenergy Association – Global report on Jatropha
Industri
kosmetik & perawatan kulit
- Sebagai
carrier oil dalam formulasi skincare alami.
- Memberikan
efek emolien, melembapkan, dan membantu menjaga elastisitas kulit.
- Sering
digunakan dalam sabun alami, body lotion, dan krim herbal.
Perawatan
rambut
- Membantu
mengurangi ketombe dan iritasi kulit kepala.
- Menutrisi
batang rambut agar lebih lembut dan berkilau.
Aromaterapi
& massage oil
- Digunakan
sebagai pelarut alami untuk essential oil.
- Memberikan
tekstur lembut dan cepat meresap pada pijatan.
Aplikasi
medis tradisional
- Dalam
pengobatan tradisional, minyak jarak pagar sering digunakan sebagai salep
untuk luka ringan, nyeri sendi, serta sebagai antiinflamasi alami.
Industri
farmasi & biomedis
- Menjadi
bahan penelitian untuk pembuatan obat herbal, antimikroba, dan formulasi
salep kulit.
Industri
teknis
- Selain
untuk kosmetik, minyak jarak pagar juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan
baku biodiesel, pelumas, dan sabun keras.
Asam
Oleat
- Memberikan
kelembapan mendalam pada kulit.
- Membantu
meningkatkan permeabilitas kulit terhadap bahan aktif kosmetik.
- Mendukung
regenerasi sel kulit.
Asam
Linoleat
- Asam
lemak esensial yang memperkuat skin barrier.
- Bersifat
antiinflamasi, membantu mengatasi jerawat dan iritasi kulit.
- Menyeimbangkan
produksi sebum pada kulit berminyak.
Asam
Palmitat
- Membantu
melindungi kulit dari kehilangan kelembapan berlebih.
- Memberi
tekstur lembut dan stabilitas pada formulasi minyak.
Asam
Stearat
- Bertindak
sebagai emolien tambahan.
- Memberikan
lapisan pelindung tipis pada kulit untuk mengurangi kekeringan.
Fitosterol
& Tokoferol (Vitamin E alami)
- Bertindak
sebagai antioksidan kuat.
- Melawan
radikal bebas yang mempercepat penuaan kulit.
- Mendukung
penyembuhan luka ringan dan meningkatkan elastisitas kulit.
JATROPHA
/ JARAK PAGAR CARRIER OIL By DDISTILLERS
Merk:
DDistillers
Botanical
name: Jatropha curcas L.
INCI
name: Jatropha Seed Oil
Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%
HS
Code: 15159099
CAS#:
-
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Cold Press
DESKRIPSI
PRODUK:
Minyak
Jatropha Carrier Oil merupakan minyak nabati yang diperoleh dari biji tanaman
Jatropha curcas L. melalui metode cold press. Proses ini dilakukan tanpa
penggunaan bahan kimia sehingga menghasilkan minyak dengan tingkat kemurnian
tinggi, serta mempertahankan komponen bioaktif penting di dalamnya. Minyak
jatropha dikenal sebagai bahan alami yang kaya akan asam lemak esensial,
terutama asam oleat dan asam linoleat, yang memiliki peranan penting dalam
mendukung kesehatan kulit, potensi terapeutik, hingga aplikasi di bidang
kosmetik dan bioindustri.
Secara
organoleptik, minyak jatropha memiliki warna kuning pucat hingga kuning keemasan,
tekstur halus dengan tingkat kekentalan sedang, serta aroma khas biji jarak
pagar yang sedikit kuat dan tajam. Meski memiliki aroma yang spesifik, minyak
ini dapat dikombinasikan dengan minyak pembawa lain untuk menyeimbangkan
karakter sensorialnya. Sifatnya yang mudah meresap ke dalam kulit menjadikan
minyak jatropha berpotensi diaplikasikan pada berbagai produk perawatan kulit,
rambut, maupun sebagai bahan dasar minyak pijat herbal.
Komposisi
asam lemak utama minyak jatropha berupa asam oleat, asam linoleat, asam
palmitat, dan asam stearat. Selain itu, minyak ini menunjukkan ketahanan
oksidatif yang relatif baik, meskipun tetap memerlukan penyimpanan pada suhu
sejuk, tempat kering, dan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah degradasi
kualitas. Selain berfungsi sebagai carrier oil dalam kosmetik alami dan
aromaterapi, minyak ini juga banyak diteliti dalam bidang farmasi,
nutraceutical, dan bioenergi. Kombinasi sifat kimia, organoleptik, dan
kestabilannya menjadikan minyak ini salah satu bahan yang semakin menarik
perhatian dalam riset dan aplikasi industri modern.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Jatropha
curcas L., dikenal di Indonesia sebagai jarak pagar, adalah tanaman
tropis dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari Amerika Tengah dan
kini tersebar luas di wilayah tropis seperti Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.
Tanaman ini memiliki nilai ekonomi tinggi karena bijinya merupakan sumber utama
minyak nabati yang dapat digunakan sebagai bahan bakar nabati (biodiesel),
kosmetik, dan obat tradisional.
Klasifikasi
Botani
- Kingdom:
Plantae
- Divisi:
Magnoliophyta
- Kelas:
Magnoliopsida
- Ordo:
Malpighiales
- Famili:
Euphorbiaceae
- Genus:
Jatropha
- Spesies:
Jatropha curcas L.
Morfologi
Utama
- Batang
- Tegak,
berkayu, dan dapat mencapai tinggi 3–6 meter.
- Berwarna
hijau muda saat muda dan menjadi cokelat keabu-abuan ketika tua.
- Mengandung
getah berwarna putih (lateks) yang bisa bersifat toksik.
- Daun
- Berbentuk
menjari (palmate) dengan 3–7 lobus.
- Ukuran
daun bervariasi, panjang 6–15 cm.
- Warna
hijau cerah pada daun muda dan hijau tua pada daun dewasa.
- Tersusun
berseling pada batang (alternate).
- Bunga
- Bunga
jantan dan betina terdapat pada satu pohon (monoecious).
- Tersusun
dalam malai (inflorescence) di ketiak daun.
- Bunga
berwarna kuning kehijauan hingga putih kekuningan.
- Buah
- Berbentuk
kapsul oval atau bulat telur, berdiameter 2–4 cm.
- Awalnya
berwarna hijau, berubah menjadi kuning kecokelatan saat matang.
- Saat
kering, buah akan pecah dan membelah menjadi tiga bagian yang berisi
biji.
- Biji
- Berwarna
cokelat kehitaman, berbentuk oval memanjang, panjang 1.5–2 cm.
- Kulit
biji keras, bagian dalam mengandung 30–40% minyak.
- Minyak
biji inilah yang diekstrak untuk menghasilkan Jatropha Seed Oil.
Habitat
dan Adaptasi
- Dapat
tumbuh pada tanah miskin nutrisi, kering, hingga marginal.
- Tahan
terhadap kekeringan, tetapi pertumbuhan optimal pada daerah tropis dengan
curah hujan 900–1200 mm/tahun.
- Biasanya
ditanam sebagai pagar hidup (living fence), tanaman konservasi
tanah, dan sumber bioenergi.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Tanaman
Jatropha curcas L., yang di Indonesia dikenal dengan sebutan jarak
pagar, memiliki sejarah panjang yang menarik, baik sebagai tanaman pagar maupun
sebagai sumber minyak nabati. Asal usulnya ditelusuri hingga kawasan Amerika
Tengah dan Meksiko, tempat tanaman ini tumbuh secara alami. Dari wilayah
asalnya, Jatropha menyebar ke berbagai belahan dunia melalui jalur
perdagangan kolonial. Catatan sejarah menyebutkan bahwa bangsa Portugis
memperkenalkan tanaman ini ke Afrika dan Asia pada abad ke-16, terutama karena
kemampuannya beradaptasi di lahan kering, tandus, dan marginal. Seiring waktu,
masyarakat lokal menerima Jatropha bukan hanya sebagai tanaman pagar
pelindung ladang, tetapi juga karena bijinya dapat menghasilkan minyak yang
bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Secara
tradisional, minyak jarak dihasilkan dengan cara sederhana, yaitu memeras biji
kering untuk memperoleh cairan berminyak. Minyak ini kemudian dimanfaatkan
dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di banyak desa pedesaan, minyak
jarak digunakan sebagai bahan bakar lampu minyak sebelum listrik dikenal secara
luas. Kandungan trigliserida dalam minyak jarak juga membuatnya berguna dalam
pembuatan sabun rumah tangga melalui proses saponifikasi tradisional. Dalam
bidang pengobatan, minyak jarak tercatat dalam praktik Ayurveda di India
sebagai pencahar kuat, meski penggunaannya selalu penuh kehati-hatian karena
adanya senyawa beracun. Di Afrika, minyak jarak digunakan secara topikal untuk
meredakan nyeri sendi, luka, atau masalah kulit, sedangkan di Meksiko minyak
ini dikenal sebagai insektisida alami sekaligus ramuan pengobatan tradisional.
Memasuki
abad ke-20, perhatian ilmiah terhadap minyak jarak semakin berkembang, terutama
karena potensinya sebagai bahan bakar alternatif. Kandungan minyak biji yang
tinggi, sekitar 30–40% dari bobot kering, membuatnya dianggap sebagai sumber
energi terbarukan yang menjanjikan. Melalui proses transesterifikasi, minyak
jarak dapat diubah menjadi biodiesel yang sesuai untuk mesin diesel dengan
emisi lebih ramah lingkungan. Hal ini menjadikan Jatropha masuk ke dalam
diskusi strategis mengenai energi terbarukan di berbagai negara berkembang
maupun maju.
Selain
energi, minyak jarak juga mendapat tempat dalam industri lain. Di bidang
kosmetik dan farmasi, minyak jarak hasil cold press yang melalui proses
pemurnian digunakan dalam produk herbal alami, seperti sabun, lotion, dan
salep. Di bidang industri, sifat kimia minyak jarak yang stabil pada suhu
tinggi membuatnya bermanfaat sebagai bahan baku pelumas maupun bahan kimia
tambahan tertentu. Namun, meski beragam potensi tersebut menjanjikan, kandungan
senyawa toksik seperti phorbol ester masih menjadi tantangan besar sehingga
penelitian terus dilakukan untuk mengembangkan teknik pemrosesan yang lebih
aman.
Di
era kontemporer, minyak jarak dipandang sebagai sumber daya berharga dalam
konteks green chemistry dan sustainability. Banyak negara di Asia, Afrika, dan
Amerika Latin yang memasukkan minyak jarak dalam program nasional biodiesel.
Pada saat yang sama, sektor personal care juga mulai mengeksplorasi potensi
minyak jarak hasil cold press sebagai bahan dalam formulasi perawatan kulit dan
rambut. Transformasi ini menunjukkan bagaimana minyak jarak, yang dahulu hanya
berfungsi sebagai bahan bakar lampu sederhana atau ramuan tradisional, kini
menjadi bagian dari strategi global menuju energi bersih, produk alami, dan
industri berkelanjutan.
KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Biji jarak pagar Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Asam oleat, linoleat, palmitat, stearat |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air |
| Blend well | Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 2 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Cara
Penyimpanan
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Alergi
& Tindakan Pencegahan
|