- The Rich History and Health Benefits of Cold-Pressed Sesame Oil
- Sesame — Wikipedia
- Ancient Uses of Sesame Oil in Mesopotamia (Herodotus reference)
- Formulation Strategies for Promoting Wound Healing: Role of Sesame Oil (PMC)
- Physicochemical, Nutritional, Antioxidant & Health Benefits of Sesame Oil (PMC)
- Anti-inflammatory and Antioxidant Effects of Sesame Oil (PMC)
- Health Benefits & Bioactive Compounds in Sesame (PMC)
- Sesame in Nutraceuticals & Cosmetics (PMC)
- Sesame (Sesamum indicum L.): A Comprehensive Review (PMC)
- Clinical Evaluation of Sesame Oil in Massage/Carrier Use (PubMed)
- Sesame-Seed Carrier Oil Extra Virgin — Product Overview
- Hepatoprotective & Metabolic Actions of Sesame (ScienceDirect)
- Comprehensive Review of Bioactive Compounds & Processing of Sesame (ScienceDirect)
Sertifikat Halal: 15240067741220
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
MANFAAT
TERAPEUTIK:
- Antioksidan
& perlindungan terhadap oksidasi lipid
— lignan (sesamin, sesamolin → sesamol) dan tokoferol memberikan aktivitas
antioksidan yang dapat memperpanjang umur simpan minyak dan melindungi
jaringan biologis dari oksidasi.
- Anti-inflamasi
& kardioprotektif (data pra-klinikal dan klinis pendukung)
— studi hewan & beberapa studi manusia menunjukan efek mengurangi
markir inflamasi dan perbaikan profil lipid/metabolik.
- Penyembuhan
luka & perawatan kulit (topikal) — bukti
praklinis dan beberapa studi formulasi menunjukkan minyak wijen dan
ekstraknya mendukung penyembuhan kulit, hidrasi, dan pengurangan iritasi.
- Efek
hepatoprotektif & metabolik — ada bukti
pendukung pada model hewan untuk perlindungan hati dan perbaikan parameter
metabolik; diperlukan RCT lebih banyak pada manusia.
Catatan:
meskipun bukti preklinis kuat, klaim terapeutik spesifik memerlukan studi
klinis berkualitas lebih besar sebelum digunakan sebagai klaim kesehatan
komersial.
IDE
FORMULASI:
1.
Facial Oil untuk Kulit Kering
- Bahan:
- Minyak wijen
cold-pressed: 70%
- Minyak jojoba: 20%
- Vitamin E
(Tocopherol): 1%
- Lavender essential
oil: 2–3 tetes (opsional, untuk aroma)
- Cara membuat:
Campur semua bahan dalam botol kaca gelap, kocok perlahan hingga tercampur
rata.
- Cara pakai:
Teteskan 2–3 tetes ke telapak tangan, aplikasikan ke wajah setelah
membersihkan kulit.
2.
Massage Oil Relaksasi
- Bahan:
- Minyak wijen
cold-pressed: 80%
- Minyak kelapa
fraksinasi: 15%
- Minyak esensial
peppermint: 1%
- Minyak esensial
eucalyptus: 2%
- Cara membuat:
Campurkan semua bahan dalam wadah steril, simpan dalam botol tertutup
rapat.
- Cara pakai:
Gunakan untuk pijat tubuh agar otot lebih rileks.
3.
Hair Serum Anti-Rambut Rontok
- Bahan:
- Minyak wijen
cold-pressed: 60%
- Minyak argan: 30%
- Rosemary essential
oil: 1%
- Vitamin E: 1%
- Cara membuat:
Aduk semua bahan dalam botol pump atau dropper.
- Cara pakai:
Oleskan beberapa tetes pada kulit kepala, pijat lembut, biarkan 30 menit
lalu bilas.
4.
Natural Sunscreen Oil (Pendukung)
- Bahan:
- Minyak wijen
cold-pressed: 50%
- Minyak kelapa
virgin: 30%
- Shea butter cair:
15%
- Zinc oxide
non-nano: 5%
- Cara membuat:
Lelehkan shea butter, campur dengan minyak dan zinc oxide hingga homogen.
- Cara pakai:
Aplikasikan tipis ke kulit sebelum aktivitas luar ruangan.
Catatan: Tidak menggantikan sunscreen modern dengan SPF terstandar, hanya sebagai pelengkap.
Catatan
Umum:
- Semua formulasi wajib dibuat dalam
kondisi higienis dengan wadah steril.
- Gunakan botol kaca gelap untuk
mencegah oksidasi.
- Lakukan uji tempel (patch test)
sebelum penggunaan luas untuk mencegah alergi.
KEGUNAAN
DAN MANFAAT:
Penggunaan
Personal (personal care):
- Carrier
oil untuk pijat dan aromaterapi; emolien pada kulit.
- Pelembap
kulit & minyak rambut (nutrisi, kilau).
Penggunaan
Industri:
- Kosmetik
& personal care: lotion, krim, sabun, serum
(sebagai oil phase, emollient, antioksidan alami).
- Farmasi
& nutraceuticals: sumber asam lemak & lignan
untuk suplemen.
- Industri
lain: pelumas ringan, bahan baku kimia, bahan bakar
tradisional.
SESAME
/ WIJEN CARRIER OIL By DDISTILLERS
Merk:
DDistillers
Botanical
name: Sesamum indicum L.
INCI
name: Sesamum indicum (Sesame) Seed Oil
Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%
HS
Code: 15155090
CAS#: 8008-74-0
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Cold Press
DESKRIPSI
PRODUK:
Sesame
Cold-Pressed Carrier Oil adalah minyak nabati yang diperoleh dari biji Sesamum
indicum L. melalui proses pengepresan dingin tanpa pemanasan berlebih
maupun penggunaan pelarut kimia. Metode ini dipilih untuk mempertahankan
kualitas alami minyak, termasuk komposisi asam lemak esensial dan senyawa
bioaktif yang bernilai tinggi. Secara nutrisi, minyak wijen dikenal kaya akan
asam lemak tak jenuh ganda (terutama asam linoleat/omega-6) dan asam oleat
(omega-9), serta mengandung fraksi minor yang berperan penting seperti lignan
(sesamin, sesamolin, sesamol), tokoferol (vitamin E), dan fitosterol. Kombinasi
ini memberikan minyak wijen stabilitas oksidatif yang baik sekaligus aktivitas
biologis bermanfaat seperti antioksidan alami.
Dari
sisi spesifikasi, minyak wijen hasil cold press memiliki warna kuning pucat
hingga keemasan, dengan aroma ringan yang khas menyerupai kacang atau
biji-bijian. Teksturnya relatif ringan-sedang, mudah meresap pada kulit, tidak
terlalu berminyak, sehingga nyaman digunakan sebagai carrier oil dalam
aromaterapi maupun produk perawatan kulit.
Secara
organoleptik, minyak ini ditandai oleh kejernihan warna kuning keemasan, aroma
nutty yang lembut, dan tekstur halus yang tidak lengket. Karakteristik ini
membuatnya sangat sesuai untuk formulasi kosmetik (seperti lotion, krim, serum
wajah, minyak rambut) maupun aplikasi kesehatan (sebagai minyak pijat atau
suplemen nabati). Kehadiran lignan yang unik (sesamin dan sesamolin) juga
membedakan minyak wijen dari banyak carrier oil lainnya, karena memberikan
ketahanan oksidatif yang lebih tinggi dibandingkan minyak nabati dengan profil
serupa.
Dengan
profil sensori dan kimia tersebut, Sesame Cold-Pressed Carrier Oil tidak hanya
berfungsi sebagai bahan dasar yang stabil dalam formulasi, tetapi juga
memberikan nilai tambah berupa aktivitas antioksidan, sifat pelembap, serta
kenyamanan sensorial yang sangat diapresiasi baik di tingkat personal care
maupun industri.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Wijen
(Sesamum indicum L.) adalah tanaman semusim (annual herb) dari famili
Pedaliaceae yang dibudidayakan luas di wilayah tropis dan subtropis. Tanaman
ini dikenal sebagai salah satu tanaman penghasil minyak tertua di dunia, dengan
bijinya yang kaya akan minyak (40–60%) serta protein nabati.
Secara
botani, wijen merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena
adaptif terhadap kondisi kering, dapat tumbuh di tanah berdrainase baik, dan
memiliki ketahanan relatif terhadap hama dibanding tanaman minyak lainnya.
Taksonomi
Dasar
- Kingdom:
Plantae
- Ordo:
Lamiales
- Famili:
Pedaliaceae
- Genus:
Sesamum
- Spesies:
Sesamum indicum L.
Morfologi
Tanaman
- Tipe
Tanaman:
- Terna
semusim (annual herb), tegak, tinggi 50–150 cm tergantung varietas dan
kondisi lingkungan.
- Batang:
- Berbentuk
segi empat pada bagian muda, berubah menjadi silindris ketika tua.
- Tekstur
batang berkayu lemah dengan cabang yang jarang.
- Daun:
- Bentuk
bervariasi, dari lonjong (ovate) hingga lanset.
- Panjang
4–14 cm, lebar 2–5 cm.
- Susunan
daun berhadapan di bagian bawah, dan bergantian di bagian atas batang.
- Bunga:
- Berbentuk
tubular (tabung) menyerupai lonceng, panjang 3–5 cm.
- Warna
bervariasi: putih, merah muda, atau ungu pucat.
- Bunga
muncul di ketiak daun, tanaman bersifat self-pollinated meski
kadang ada penyerbukan silang.
- Buah:
- Kapsul
berbentuk lonjong, panjang 2–5 cm, dengan 4–8 ruang berbiji.
- Ketika
matang, kapsul mengering dan pecah (dehiscent), melepaskan biji.
- Biji:
- Berbentuk
pipih, kecil, ukuran ±3–4 mm.
- Warna
bervariasi: putih, krem, cokelat, hingga hitam.
- Kandungan
minyak berkisar 40–60% tergantung varietas.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN:
Minyak dari biji wijen
(Sesamum indicum L.) adalah salah satu minyak nabati tertua yang dikenal
manusia, dengan jejak domestikasi yang terbukti dari lebih dari 5.000 tahun
lalu. Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa wijen telah dibudidayakan sejak
peradaban Lembah Indus pada kira-kira 3.500 SM, dan mungkin telah diekspor ke
Mesopotamia pada sekitar 2.500 SM.
Herodotus menyebutkan
bahwa di Babilonia kuno, wijen merupakan satu-satunya sumber minyak yang
digunakan. Bukti tekstual dan botani mendukung keberadaan minyak wijen dalam
praktik pertanian dan kuliner kuno Mesopotamia, Yunani, dan Roma.
Di Mesir kuno, minyak
wijen juga digunakan: disebut dalam Papirus Ebers (~1550 SM) sebagai salah satu
obat herbal penting, serta ditemukan dalam makam Raja Tutankhamen, menunjukkan
nilai pentingnya dalam kebudayaan dan religi pada abad ke-14 SM.
Dalam pengobatan
tradisional Ayurveda di India, minyak wijen diolah dengan cara pemanasan ringan
atau pengepresan, digunakan sebagai ramuan pijat (abhyanga), membantu kulit,
dan memiliki sifat terapeutik yang melembapkan dan menenangkan.
Pada era modern, minyak
wijen diekstrak melalui metode pengepresan dingin (cold-press) untuk menjaga
profil nutrisi dan aktivitas biologis, dan diakui secara luas sebagai carrier
oil bernilai tinggi dalam kosmetik, kesehatan, serta industri makanan dan obat-obatan.
VISIT OUR MARKETPLACE:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Wijen Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Asam oleat, linoleat, palmitat |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air |
| Blend well | Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 2 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Cara
Penyimpanan
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Alergi
& Tindakan Pencegahan
|