IDE
FORMULASI:
1)
Simple Facial Serum — Soft Moisture (30 mL)
- Soybean cold-pressed oil: 60% (18 mL)
- Jojoba oil: 30% (9 mL)
- Vitamin E (d-alpha tocopherol): 1%
(0.3 mL)
- Rosehip oil (optional, for
regeneration): 9% (2.7 mL)
Cara: Campur dalam botol
gelap. Pakai 2–3 tetes pada kulit bersih.
2)
Soothing Body Lotion (100 g) — emulsi oil-in-water
- Fase minyak (20 g): Soybean oil 5 g
(5%), sweet almond oil 7 g, shea butter 5 g, emulsifier 3 g
- Fase air (78.5 g): distilled water
78.5 g
- Additives: Vitamin E 0.5 g,
preservative 0.5 g
Cara: Panaskan fase
minyak & air ~70 °C, emulsify, dinginkan, tambahkan vitamin E &
pengawet.
3)
Mild Massage Oil (100 mL)
- Soybean oil: 50 mL (50%)
- Fractionated coconut oil: 45 mL
- Lavender essential oil: 5–10 tetes
(~0.5–1%)
Cara: Campur, simpan di
botol gelap. 4) Lipid-rich Balm for Dry Patches (50 g)
- Soybean oil: 10 g (20%)
- Beeswax: 10 g (20%)
- Shea butter: 20 g (40%)
- Vitamin E: 0.5 g (1%)
- Optional tea tree oil: 0.5 g (1%)
Cara: Lelehkan beeswax
& shea, campur soybean oil, dinginkan, tuang ke wadah.
Di
bawah adalah manfaat terapeutik yang telah didukung studi (in vitro, hewan, dan
beberapa studi klinis termasuk meta-review), terutama relevan untuk aplikasi
topikal:
- Memperkuat
skin barrier & meningkatkan hidrasi — kandungan
linoleic acid membantu pembentukan ceramide dan menurunkan TEWL,
bermanfaat untuk kulit kering dan dermatitis tertentu.
- Efek
anti-inflamasi ringan — minyak nabati kaya PUFA
(linoleat) dan tokoferol dapat menurunkan tanda peradangan kulit dan
mendukung proses penyembuhan.
- Dukungan
penyembuhan luka & regenerasi — beberapa
penelitian preklinis dan uji klinis kecil menemukan bahwa minyak nabati
(termasuk soybean oil dalam formulasi) dapat mempercepat perbaikan kulit
dan tekstur.
- Perlindungan
antioksidan — γ-tocopherol dalam soybean oil
memberikan aktivitas penangkal radikal bebas yang penting pada aplikasi
topikal.
- Manfaat
metabolik (konsumsi / seed oil) — profil asam
lemaknya (PUFA + MUFA) berkaitan dengan efek positif pada profil lipid
serum bila dikonsumsi sebagai bagian diet; relevansi ini lebih pada oil
seed/refined edible oil, bukan langsung pada aplikasi topical.
2. CropWatch – History of Soybean Management
4. Canadian Food Inspection Agency – Biology of Glycine max (L.) Merr.
5. PMC – Soy and Health: A Review (2023)
6. PMC – Health Effects of Soy Protein and Isoflavones (2023)
7. PMC – Soybean Oil in Nutrition and Health
8. PMC – Bioactive Components of Soybean Oil
9. PMC – Nutritional Quality of Soybean Oil
10. US Soy – What Is Soybean Oil
11. Cosmetics Info – Glycine Soja (Soybean) Oil
12. Missouri Botanical Garden – Glycine max
13. New Directions Aromatics – Soya Bean Organic Carrier Oil
14. ResearchGate – Soybean Oil Lipid Oxidation and Prevention Techniques
15. ResearchGate – Soybean Oil: A Versatile Asset in Pharmaceutical Drug Delivery
Produk
bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan
bisa berbeda pada tiap individu.
Aplikasi
personal / topikal:
- Carrier
oil untuk aromaterapi, pijat, dan produk perawatan kulit (emollient,
moisturizing base) berkat profil oleat/linoleat yang mendukung penghalang
lipid kulit.
- Bahan
pada produk perawatan rambut untuk kelembapan dan kilau.
Aplikasi
industri & kosmetik:
- Fase
minyak di lotion, krim, balm, scrub; bahan bantu stabilitas sensori
(skin-feel) dan penyebar bahan aktif.
- Bahan
baku nutraceuticals / food industry (edible refined soybean oil untuk
konsumsi) dan untuk formulasi farmasi/dermatologi (topikal).
Alasan
fungsional (mengapa efektif):
- Linoleic
acid (50–60%) memperbaiki barrier kulit dan mengurangi TEWL; oleic acid
membantu emolisi dan meningkatkan penetrasi bahan aktif; tokoferol
(γ-tocopherol) memberikan aktivitas antioksidan yang melindungi minyak dan
kulit.
Sertifikat Halal: 33110034666001125
Dokumen Pendukung untuk Ekspor
- Certificate of Analysis (COA)
- Material Safety Data Sheet (MSDS)
- Phytosanitary Certificate
- Sertifikat Halal
- Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)
SOYBEAN
/ KEDELAI CARRIER OIL By DDISTILLERS
Merk:
DDistillers
Botanical
name: Glycine max (L.) Merr.
INCI
name: Soybean Oil
Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%
HS
Code: 15159099
CAS#: 8001-22-7
FEMA#: -
Metode ekstraksi: Cold Press
DESKRIPSI
PRODUK:
Soybean
Cold-Pressed Carrier Oil adalah minyak nabati yang diperoleh melalui proses
pengepresan dingin biji kedelai (Glycine max L. Merr.), tanpa pelarut
kimia dan dengan suhu yang dijaga rendah (< 60 °C). Proses ini
mempertahankan kandungan asam lemak esensial, tokoferol (vitamin E), serta
fitosterol yang sensitif terhadap panas, sehingga minyak yang dihasilkan lebih
murni dan kaya nutrien dibanding minyak yang melalui rafinasi berat. Minyak
kedelai cold-pressed dikenal luas sebagai bahan dasar kosmetik, aromaterapi,
dan produk perawatan kulit karena sifatnya yang lembut, mudah menyerap, dan
memiliki stabilitas oksidatif yang baik.
u
oil untuk produk pijat, serum, losion, dan campuran dengan essential oil
lainnya.
BOTANIKAL
DAN MORFOLOGI:
Kedelai
(Glycine max L. Merr.) adalah tanaman semusim dari keluarga
polong-polongan (Fabaceae) yang banyak dibudidayakan karena bijinya kaya
protein dan minyak. Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan kini tersebar luas
di daerah tropis, subtropis, hingga beriklim sedang.
Ciri
Morfologi Utama
- Batang
& Pertumbuhan
- Tanaman
berupa perdu pendek atau semak, tingginya 30–100 cm tergantung varietas
dan kondisi tanah.
- Ada
tipe batang determinate (berhenti tumbuh setelah berbunga) dan
indeterminate (terus tumbuh selama pembungaan).
- Batang
ditutupi rambut halus yang membantu melindungi dari hama atau penguapan.
- Akar
- Memiliki
akar tunggang dengan banyak cabang akar lateral.
- Akar
dapat membentuk bintil akar (nodul) yang mengandung bakteri Bradyrhizobium,
membantu mengikat nitrogen dari udara untuk menyuburkan tanah.
- Daun
- Daunnya
majemuk trifoliat: setiap tangkai memiliki tiga helai daun.
- Bentuk
helaian daun lonjong hingga bulat telur, dengan permukaan ditutupi rambut
halus.
- Bunga
- Bunga
kecil berbentuk kupu-kupu seperti bunga kacang, berwarna putih, ungu
muda, atau ungu tua.
- Biasanya
muncul di ketiak daun setelah beberapa minggu masa pertumbuhan.
(Missouri Botanical Garden) - Buah
(Polong)
- Polong
berbentuk memanjang, sedikit berbulu, panjang ±3–8 cm.
- Saat
matang, polong mengering dan pecah untuk melepaskan biji.
(Missouri Botanical Garden) - Biji
- Bentuk
biji bulat hingga oval, ukuran dan warna bervariasi (kuning, hijau,
cokelat, atau hitam) tergantung varietas.
- Kandungan
minyak dalam biji sekitar 15–25% dari berat kering.
SEJARAH
DAN PENGGUNAAN
Kedelai
(Glycine max) adalah tanaman asli Asia Timur yang sudah dibudidayakan
sejak ribuan tahun lalu. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa kedelai telah
ditanam di Tiongkok sejak sekitar abad ke-11 SM. Pada masa awal, kedelai
terutama digunakan sebagai bahan makanan, seperti tahu, tempe, kecap, dan pasta
fermentasi, sementara pemanfaatannya sebagai sumber minyak masih sangat
terbatas.
Pengolahan
kedelai menjadi minyak mulai tercatat pada abad ke-19, saat penelitian agronomi
di Eropa dan Amerika menemukan kandungan minyak cukup tinggi dalam bijinya.
Seiring meningkatnya permintaan minyak nabati, kedelai mulai diproses secara
mekanis menggunakan alat pengepres (expeller). Metode ini menjadi cikal bakal
teknologi cold press, di mana biji kedelai diperas tanpa panas berlebih agar
kandungan nutrisi tetap terjaga.
Memasuki
abad ke-20, minyak kedelai menjadi komoditas penting dalam industri pangan
dunia. Produksinya berkembang pesat di Amerika Serikat, yang kemudian menjadi
produsen utama. Minyak kedelai digunakan untuk memasak, membuat margarin, serta
bahan baku industri makanan olahan. Pada saat yang sama, penelitian mengenai
manfaat minyak kedelai untuk kesehatan dan kosmetik juga mulai berkembang.
Dalam
beberapa dekade terakhir, perhatian terhadap soybean oil cold-pressed semakin
meningkat karena dianggap lebih alami dan kaya nutrisi dibandingkan minyak
hasil ekstraksi dengan pelarut kimia. Minyak ini mengandung asam lemak tak
jenuh, vitamin E, serta senyawa minor seperti fitosterol yang bermanfaat untuk
kesehatan kulit dan sistem kardiovaskular.
Kini,
minyak kedelai tidak hanya digunakan di dapur, tetapi juga di industri
kosmetik, farmasi, dan perawatan kulit. Dalam farmasi, minyak kedelai sering
dijadikan bahan dasar untuk lotion, krim, minyak pijat, hingga formula
penghantaran obat karena sifatnya yang lembut dan aman untuk kulit.
VISIT OUR MARKETPLACE:


| Spesifikasi | |
|---|---|
| Sumber bahan baku | Sumber bahan: Kedelai Origin: Indonesia |
| Penanaman | Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan |
| Isi | Asam linoleat, oleat, alpha-linolenat, stearat |
| Organoleptik |
|
| Solubility | Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air |
| Blend well | Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya |
| Aplikasi produk hilir | Cosmetics and Personal Care Formulation |
| Umur Simpan | 2 tahun |
| Instruksi penyimpanan | Cara
Penyimpanan
|
| Alergi dan tindakan pencegahan umum | Alergi
& Tindakan Pencegahan
|