IDE FORMULASI:

1. Face Serum Anti-Aging

Bahan:

  • Minyak Biji Pepaya: 1 sdm
  • Minyak Rosehip: 2 sdt
  • Vitamin E cair: 3 tetes
  • Lavender Essential Oil: 2 tetes

Cara Membuat:

Campurkan semua bahan dalam botol kaca gelap 20 ml. Kocok perlahan. Gunakan 2–3 tetes pada wajah sebelum tidur.


2. Hair & Scalp Oil (Perawatan Rambut & Kulit Kepala)

Bahan:

  • Minyak Biji Pepaya: 2 sdm (melembutkan rambut kering)
  • Minyak Argan: 1 sdm (memperbaiki rambut rusak)
  • Rosemary Essential Oil: 5 tetes (stimulasi pertumbuhan rambut, anti-ketombe)

Cara Membuat:

Campur semua bahan dalam botol 30 ml. Pijatkan ke kulit kepala 1–2 kali seminggu, diamkan 30 menit, lalu bilas dengan sampo ringan.


3. Body Lotion Natural (Lotion Pelembap Tubuh)

Bahan:

  • Air matang/destilasi: ½ gelas
  • Gel Aloe vera: 2 sdm
  • Minyak Biji Pepaya: 1 sdm
  • Shea Butter: 1 sdt
  • Emulsifying wax: 1 sdt
  • Vitamin E cair: 3 tetes
  • Essential oil pilihan (lavender/chamomile): 2 tetes

Cara Membuat:

  1. Panaskan fase minyak (Papaya Seed Oil, Shea Butter, wax) hingga cair.
  2. Panaskan fase air (air + aloe vera).
  3. Campurkan keduanya, aduk sampai rata dan mengental.
  4. Setelah agak dingin, masukkan Vitamin E & essential oil.
  5. Simpan dalam botol pompa.

4. Eye Roll-On (Untuk Kantung Mata & Lingkar Hitam)

Bahan:

  • Minyak Biji Pepaya: 1 sdm
  • Minyak Jojoba: 1 sdt
  • Chamomile Essential Oil: 1 tetes

Cara Membuat:

Masukkan semua bahan ke botol roll-on 10 ml. Gunakan di bawah mata pagi & malam hari.


Tips Penting:

  • Gunakan botol kaca gelap agar minyak tidak cepat teroksidasi.
  • Selalu lakukan uji tempel (patch test) sebelum pemakaian luas.
  • Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung.

Perawatan Kulit (Skincare & Kosmetik):

  • Sebagai pelembap alami dengan tekstur ringan, cepat meresap, dan tidak meninggalkan rasa lengket.
  • Membantu menyeimbangkan produksi sebum, sehingga cocok untuk kulit berminyak maupun berjerawat.
  • Digunakan dalam formulasi serum wajah, lotion, cream anti-aging, sabun, dan sunscreen alami.

Perawatan Rambut:

  • Menutrisi batang rambut, menjadikan rambut lebih lembut dan berkilau.
  • Membantu mengurangi ketombe serta menenangkan kulit kepala kering/iritasi.

Aromaterapi & Massage Oil:

  • Dipakai sebagai carrier oil untuk melarutkan essential oil.
  • Memberikan rasa lembut pada pijatan dengan penetrasi cepat.
  1. Sudha, et al. Extraction and characterization of papaya seed oil. Journal of Engineering and Chemical Engineering
  2. Nakasone, H.Y. & Paull, R.E. Tropical Fruits. Springer
  3. Carica papaya: Uses, Phytochemistry, and Pharmacological Activities. Springer Chapter
  4. Small-Scale Processing of Native and Introduced Amazon Fruits and Vegetables. OTCA Report
  5. Carica papaya phytochemical and pharmacological review. PMC
  6. Marfo, E.K. et al. Chemical composition of papaya (Carica papaya) seeds. PubMed
  7. Sudha, M.L. et al. Extraction of papaya seed oil. Academic Journals
  8. Oloyede, O.I. Molecules: Phytochemical composition of papaya
  9. Carica papaya diversity study. MDPI Diversity
  10. Horticulturae journal: Carica papaya applications. MDPI
  11. Fatty acid composition of papaya seed oils. ResearchGate
  12. Agroforestree: A tree reference guide. ResearchGate
  13. Extraction and characteristics of papaya seed oil in Congo. ResearchGate
  14. Investigation on fatty acid composition of papaya seed oil. ResearchGate
  15. Molecular and morphological assessment of Carica papaya. ResearchGate
  16. Comprehensive review on papaya seed oil extraction & applications. ResearchGate
  17. Effect of carotenoid pigments from papaya epicarp. ResearchGate
  18. Review on herbal cosmeceuticals. ResearchGate
  19. Papaya (Carica papaya) oil composition. SciELO Brazil
  20. Marfo, E.K. et al. Food Chemistry: Papaya seed oil fatty acids
  21. Papaya in functional foods. ScienceDirect Book Chapter
  22. Papaya oil application in food processing. ScienceDirect
  23. Carica papaya profile. ScienceDirect Topics
  24. Plant secondary metabolism. ScienceDirect Topics
  25. Extraction and characterization of papaya seed oil. Semantic Scholar

Produk bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan bisa berbeda pada tiap individu.

MANFAAT TERAPEUTIK:

  • Asam Oleat
    • Memberikan sifat pelembap mendalam pada kulit.
    • Meningkatkan penetrasi zat aktif dalam formulasi kosmetik.
    • Menunjang regenerasi sel kulit dan elastisitas jaringan.
  • Asam Linoleat
    • Asam lemak esensial yang berfungsi memperkuat skin barrier.
    • Efektif untuk kulit kering, sensitif, atau mengalami dermatitis.
    • Bersifat antiinflamasi sehingga membantu meredakan kemerahan, iritasi, dan jerawat.
  • Asam Palmitat
    • Berperan sebagai pelindung kulit dari kehilangan air transepidermal.
    • Menambah stabilitas minyak serta mendukung tekstur formulasi.
  • Asam Stearat
    • Memberikan fungsi emolien tambahan.
    • Menjadi komponen penting dalam membentuk lapisan pelindung kulit.

Selain asam lemak, minyak biji pepaya juga mengandung tokoferol (Vitamin E alami) dan fitosterol, yang bertindak sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas, mempercepat penyembuhan luka kecil, serta menjaga elastisitas kulit.

Sertifikat Halal:  33110034666001125

Dokumen Pendukung untuk Ekspor

  • Certificate of Analysis (COA)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Phytosanitary Certificate
  • Sertifikat Halal 
  • Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)

PAPAYA SEED / BIJI PEPAYA CARRIER OIL By DDISTILLERS

Merk: DDistillers

Botanical name: Carica papaya L.

INCI name: Carica Papaya (Papaya) Seed Oil

Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%

HS Code: 15159099

CAS#: 84012-30-6

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Cold Press


DESKRIPSI PRODUK:

Papaya Seed Carrier Oil adalah minyak nabati murni yang diperoleh dari biji pepaya (Carica papaya L.) melalui metode cold press, yaitu teknik pengepresan mekanis tanpa pelarut kimia dan tanpa pemanasan tinggi. Metode ini dipilih karena mampu mempertahankan komponen bioaktif penting dalam minyak, seperti asam lemak tak jenuh, tokoferol (vitamin E), dan fitosterol, yang berperan besar dalam manfaat fungsional dan stabilitas minyak.

Dari sisi komposisi, minyak biji pepaya dikategorikan sebagai high-oleic oil karena kandungan asam oleatnya tinggi. Selain itu, minyak ini juga mengandung asam palmitat, asam, dan asam linoleat, menjadikannya minyak yang relatif stabil terhadap oksidasi dan bersifat non-drying. Profil asam lemak tersebut mendukung sifat emolien dan memberi manfaat melembapkan, menutrisi, serta melindungi kulit.

Secara organoleptik, minyak biji pepaya memiliki warna kuning pucat hingga keemasan, dengan aroma lembut yang sedikit nutty dan hint buah ringan. Teksturnya agak kental namun cepat meresap ke kulit, meninggalkan sensasi lembap tanpa rasa berminyak. Minyak segar berkualitas baik akan beraroma netral hingga ringan, sedangkan bau tengik biasanya menandakan oksidasi atau penyimpanan yang kurang baik. Kandungan minyak dalam biji pepaya sendiri mencapai 20–35% dari berat kering biji, yang menjadi dasar pemanfaatannya sebagai sumber minyak nabati potensial.


BOTANIKAL DAN MORFOLOGI:

Pepaya (Carica papaya L.) adalah tanaman tropis dari famili Caricaceae yang berasal dari Amerika Tengah dan kini tersebar luas di daerah tropis, termasuk Asia Tenggara. Tanaman ini dikenal memiliki pertumbuhan cepat, nilai ekonomi tinggi, dan bagian-bagian yang dapat dimanfaatkan mulai dari buah, daun, hingga bijinya. Pepaya bersifat dioecious (berumah dua), meskipun beberapa varietas hermafrodit juga ditemukan.

Morfologi Utama Tanaman Pepaya:

  • Batang:
    • Tegak, tunggal, tidak bercabang (kecuali jika terpangkas atau rusak).
    • Tidak berkayu, berongga, dan mengandung getah lateks.
    • Tinggi dapat mencapai 2–10 meter.
  • Daun:
    • Besar, berbentuk menjari (palmate), dengan lekukan dalam.
    • Warna hijau tua, tersusun spiral di bagian atas batang.
    • Bertangkai panjang (hingga 1 meter).
  • Bunga:
    • Bunga jantan: berbentuk tubular panjang, tersusun dalam tandan.
    • Bunga betina: berukuran lebih besar, biasanya tumbuh soliter.
    • Bunga hermafrodit: gabungan sifat jantan dan betina.
    • Penyerbukan terjadi melalui serangga dan angin.
  • Buah:
    • Bentuk lonjong hingga bulat, kulit tipis berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi kuning/oranye ketika matang.
    • Daging buah berwarna kuning hingga oranye, lembut, manis, dan berair.
  • Biji:
    • Berwarna hitam, berbentuk bulat hingga oval.
    • Terbungkus oleh lapisan gelatinous (mucilage).
    • Mengandung minyak dengan kadar 20–35% dari berat kering biji.

Biji pepaya kering merupakan sumber utama minyak nabati yang diekstrak dengan metode cold press untuk menghasilkan Papaya Seed Carrier Oil, yang banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik, farmasi, dan nutraceutical.


SEJARAH DAN PENGGUNAAN

Pepaya (Carica papaya L.) berasal dari kawasan tropis Amerika Tengah, terutama Meksiko Selatan dan Guatemala, kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui perdagangan dan kolonisasi pada abad ke-16. Buah pepaya sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat adat untuk kebutuhan pangan, kesehatan, dan pengobatan tradisional. Selain daging buahnya, bagian lain seperti daun, getah, serta bijinya juga digunakan dalam pengobatan herbal.

Minyak biji pepaya sendiri diperoleh dari biji pepaya kering melalui metode cold press. Secara historis, penggunaan biji pepaya telah tercatat dalam praktik pengobatan tradisional di Amerika Latin dan Asia Tenggara, khususnya sebagai antiparasit, antibakteri, serta pelancar pencernaan. Kandungan bioaktif utama dalam biji pepaya seperti asam lemak tak jenuh (oleat, linoleat), alkaloid, flavonoid, dan enzim papain menjadi dasar manfaat medis dan terapeutik yang kemudian dikembangkan lebih lanjut.

Dalam perkembangan modern, minyak biji pepaya mulai dikenal sebagai bahan kosmetik alami pada akhir abad ke-20 hingga sekarang. Industri kosmetik dan perawatan kulit memanfaatkan minyak ini sebagai bahan pelembap ringan, agen antioksidan, serta pendukung regenerasi kulit. Tren green beauty dan clean formulation mempercepat popularitas papaya seed oil di pasar global, karena dianggap sebagai carrier oil alami yang berkelanjutan dengan manfaat terapeutik.

Dengan demikian, sejarah minyak biji pepaya menunjukkan peralihan dari pemanfaatan tradisional dalam pengobatan rakyat menuju penggunaannya secara ilmiah dalam industri farmasi, kosmetik, dan nutraseutikal.


KUNJUNGI TOKO ONLINE KAMI:

   
Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Biji pepaya kering

Origin: Indonesia

Penanaman

Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan 

Isi

Asam oleat, linoleat, palmitat

Organoleptik
  • Warna: Kuning pucat hingga emas kehijauan
  • Aroma: Bau ringan yang khas
Solubility

Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air

Blend well

Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya

Aplikasi produk hilir

Cosmetics and Personal Care Formulation 

Umur Simpan

2 tahun

Instruksi penyimpanan

Cara Penyimpanan

  • Simpan di suhu < 25 °C, tempat gelap dan kering.
  • Gunakan wadah rapat dan higienis.
  • Setelah dibuka, idealnya dipakai dalam 12-18 bulan untuk menjaga kualitas.
Alergi dan tindakan pencegahan umum

Alergi & Tindakan Pencegahan

  • Uji patch kecil sebelum penggunaan.
  • Jangan terkena mata.
  • Hentikan jika ada kemerahan, gatal, atau iritasi.
  • Tidak untuk dikonsumsi tanpa pengawasan medis (karena aloin).

Tulis ulasan